Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Produk Administrasi Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Karangasem 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Produk Administrasi Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Karangasem
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.5107.001
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Karangasem
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Ahmad Yani Subagan Karangasem – Bali
| Telepon: | 0363-21065 |
| Faksimile: | 0363-21065 |
| Email: | promkeskarangsem@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | I Ketut Putra Kumara Jaya, SKM |
| Jabatan: | Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem |
| Alamat: | Jalan Ahmad Yani Subagan Karangasem – Bali |
| Telepon: | 08123618373 |
| Faksimile: | - |
| Email: | yankeskarangasem@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanUndang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Pasal 17 Ayat 1 menyebutkan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas ketersediaan akses terhadap informasi, edukasi dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Berikutnya, pada Pasal 168 menyebutkan bahwa untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan informasi kesehatan yang dilakukan melalui sistem informasi dan melalui kerjasama lintas sektor dengan ketentuan lebih lanjut akan diatur dengan Peraturan Pemerintah. Akses masyarakat terhadap informasi kesehatan dituangkan dalam Pasal 169, yang menyebutkan bahwa pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh akses terhadap informasi kesehatan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu keluaran dari penyelenggaraan sistem informasi kesehatan adalah Profil Kesehatan, yang merupakan paket penyajian data/informasi kesehatan yang relatif lengkap, berisi data/informasi derajat kesehatan, upaya kesehatan, sumber daya kesehatan dan data/informasi terkait lainnya yang terbit setiap tahun
Tujuan Kegiatan
Profil Kesehatan Kabupaten Karangasem merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan untuk melaporkan hasil pemantauan dan evaluasi terhadap pencapaian hasil pembangunan kesehatan, termasuk kinerja dari penyelenggaraan standar pelayanan minimal di bidang kesehatan, serta berbagai upaya terkait dengan pembangunan kesehatan yang diselenggarakan lintas sektor seperti Badan Pusat Statistik.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-02 s.d. 2025-01-25
Desain
2025-01-25 s.d. 2025-01-31
Pengumpulan Data
2025-02-01 s.d. 2025-03-26
Pengolahan Data
2025-03-27 s.d. 2025-04-13
Analisis
2025-04-14 s.d. 2025-04-30
Diseminasi Hasil
2025-04-29 s.d. 2025-05-30
Evaluasi
2025-04-29 s.d. 2025-05-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Sarana Kesehatan | Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) | Gambaran mengenai sarana kesehatan, akses dan mutu pelayanan kesehatan, serta upaya kesehatan bersumber daya masyarakat. | Satu tahun yang lalu |
| Sumber Daya Manusia Kesehatan | Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) | Jumlah dan rasio sumber daya manusia kesehatan. | Satu tahun yang lalu |
| Pembiayaan Kesehatan | Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) | Cakupan pembiayaan kesehatan yang bersumber APBN maupun APBD. | Satu tahun yang lalu |
| Kesehatan Keluarga | Lanjut Usia (Lansia) | Cakupan kesehatan ibu, kesehatan anak serta kesehatan usia produktif dan usia lanjut. | Satu tahun yang lalu |
| Pengendalian Penyakit | Penggolongan tenaga yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan. | Cakupan pengendalian penyakit menular langsung, pengendalian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, pengendalian penyakit tular vektor dan zoonotik, pengendalian penyakit tidak menular. | Satu tahun yang lalu |
| Kesehatan Lingkungan | Tenaga Kesehatan | Cakupan kemajuan program kesehatan lingkungan. | Satu tahun yang lalu |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| BALI | KARANGASEM |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Tautan Google Sheet
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : -
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-04-29;
Digital (softcopy): 2025-05-30;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Kematian Anak
-
Berat badan kurang dari 2.500 gram yang ditimbang pada saat lahir sampai dengan 24 jam pertama setelah lahir.
-
Banyaknya bidan yang ada di desa/kelurahan dan memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas, Rumah Sakit, dan Sarana Pelayanan Lain
-
Banyaknya Balita usia 0-59 bulan yang ditimbang dan diukur di mana kegiatan ini disebut kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak dengan menggunakan alat antropometri (antropometri kit) dan alat deteksi dini perkembangan anak (Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh kembang (SDIDTK Kit)).
-
Kematian ibu merupakan kematian yang terjadi pada ibu karena peristiwa kehamilan, persalinan dan masa nifas.
-
Kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh....
-
Imunisasi dasar diberikan pada bayi sebelum umur 1 (satu) tahun. Seorang anak telah menerima imunisasi lengkap apabila telah menerima: – 1 (satu) kali imunisasi BCG; – 3 (tiga) kali imunisasi DPT; – 3 (tiga) kali imunisasi HB; – 3 (tiga) kali imunisasi Polio; dan – 1 (satu) kali imunisasi Campak
-
Banyaknya kematian Bayi pada masa neonatal di mana Masa neonatal adalah usia antara 0-28 hari. Masa neonatal terbagi menjadi: Neonatal dini (perinatal) = 0-7 hari dan Neonatal lanjut = 8-28 hari
-
Klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik
-
Banyaknya kematian yang terjadi pada suatu tahun tertentu dalam setiap 1000 penduduk.
-
Jumlah balita usia sampai 59 bulan yang meninggal di mana Balita adalah anak umur 12 bulan sampai dengan 59 bulan
-
Banyaknya Balita umur 0-59 bulan dengan status gizi kurang di mana gizi kurang adalah kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) dengan z-score kurang dari -2 SD.
-
Anak kandung lahir hidup adalah anak kandung yang pada waktu dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan, walaupun mungkin hanya beberapa saat saja, seperti jantung berdenyut, bernafas, dan menangis.
-
Jenis perlindungan kesehatan yang dikuti peserta dengan cara membayar iuran agar memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan
-
Bagian dari populasi perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang pernah melahirkan anak lahir hidup dalam dua tahun terakhir, yang proses melahirkan terakhirnya ditolong oleh tenaga kesehatan lain.
-
Bagian dari populasi keluarga yang menerima manfaat program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
-
Jumlah wadah peran serta masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan dasar dan memantau pertumbuhan balita dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara dini.
-
Bagian dari populasi lansia yang mendapatkan pelayanan skrining kesehatan usia lanjut sesuai standar minimal 1 kali dalam kurun waktu satu tahun untuk penyakit menular dan penyakit tidak menular meliputi: (1) pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar perut; (2)pengukuran tekanan darah; (3) pemeriksaan....
-
Penggolongan tenaga yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.
-
Bagian dari populasi penduduk yang mendapatkan perlindungan kesejahteraan.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya kematian perempuan pada saat hamil atau kematian dalam kurun waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lamanya kehamilan atau tempat persalinan, yakni kematian yang disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, tetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan, terjatuh, dll.
-
Banyaknya kasus kusta baru yang ditemukan pada periode tertentu pada setiap 100.000 penduduk.
-
Banyaknya keluarga yang memiliki fasilitas sanitasi yang memenuhi syarat kesehatan, antara lain klosetnya menggunakan leher angsa, tempat pembuangan akhir tinjanya menggunakan tanki septik (septic tank) atau Sistem Pengolahan Air Limbah (SPAL), dan fasilitas sanitasi tersebut digunakan oleh keluarga....
-
Bagian dari populasi rumah tangga yang masih melakukan praktik membuang kotoran/berak di tempat terbuka karena tidak memiliki fasilitas sanitasi atau memiliki fasilitas sanitasi tetapi tidak menggunakannya.
-
Bagian dari populasi anak umur 0-59 bulan, yang menerima imunisasi dasar lengkap yaitu berupa DPT (3 kali), Polio (4 kali), campak (1 kali), BCG (1 kali), dan hepatitis B (4 kali).
-
Angka yang menggambarkan banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan....
-
Banyaknya desa/kelurahan yang di wilayahnya terdapat sarana untuk praktik kefarmasian, dan penyaluran/penjualan obat/bahan farmasi oleh apoteker.
-
Persentase Pasangan Usia Subur 15-49 tahun yang pada saat pengumpulan data sedang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang terhadap semua peserta KB modern yang disajikan dalam bentuk geospasial . (kurang pengajuan konsep Peserta KB)
-
persentase balita usia 0 – 59 bulan yang memiliki tanda klinis gizi buruk dan atau Indeks Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) dengan nilai z-score kurang dari -3 SD atau Lingkar Lengan Atas (LiLA) <11.5 cm pada balita usia 6-59 bulan yang dirawat....
-
Bagian dari perkiraan semua kasus TBC (insiden), yang ditemukan dan diobati.
-
Banyaknya rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit.
-
Angka yang menggambarkan banyaknya kematian anak berusia 0—4 tahun selama satu tahun tertentu pada setiap 1.000 anak dengan kelompok umur yang sama.
-
Pelayanan kepada ibu nifas sesuai standar pada 6 - 48 jam setelah persalinan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu
-
Bagian dari populasi ibu hamil yang mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) sesuai standar, yaitu minimal 90 tablet selama masa kehamilan. TTD sekurang-kurangnya mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dalam terapi fisik, mencakup fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, dan akupunktur.
-
Banyaknya kasus baru terinfeksinya seseorang oleh virus hepatitis B untuk setiap 100.000 penduduk.
-
Banyaknya ahli teknologi laboratorium medik pada wilayah dan periode waktu tertentu.
-
Banyaknya kasus positif (dengan pemeriksaan sediaan darah) dalam setiap 1000 penduduk.
-
Banyaknya kejadian kematian yang terjadi pada penduduk berumur di bawah 5 tahun di suatu wilayah.
-
Banyaknya rumah sakit yang memberikan pelayanan utama pada satu bidang atau satu jenis penyakit tertentu berdasarkan disiplin ilmu, golongan umur, organ, jenis penyakit, atau kekhususan lainnya.
-
Banyaknya puskesmas yang tidak menyelenggarakan pelayanan rawat inap, kecuali pertolongan persalinan normal.
-
Angka yang menggambarkan banyaknya kematian bayi berumur di bawah satu tahun pada setiap 1000 kelahiran hidup.
-
Bagian dari populasi pemuda perempuan yang pernah melahirkan, yang melahirkan hidup bayi dengan berat badan kurang dari 2500 gram.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang teknik biomedika yang terdiri atas radiografer, elektromedis, ahli teknologi laboratorium medik, fisikawan medik, radioterapis dan ortotik prostetik.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang gizi yang terdiri dari nutrisionis dan dietisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
-
Banyaknya posyandu aktif yang meliputi posyandu dengan kegiatan pelayanan sebulan sekali atau lebih dan posyandu dengan kegiatan pelayanan dua bulan sekali atau lebih.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang melakukan pekerjaan kefarmasian yang terdiri atas apoteker dan tenaga teknis kefarmasian pada wilayah dan periode waktu tertentu.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang memenuhi kualifikasi bidang kesehatan lingkungan, mencakup tenaga lingkungan, entomolog kesehatan, dan mikrobiolog kesehatan.
-
Banyaknya kasus TB baru dan kambuh (termasuk kasus TB pada orang yang hidup dengan HIV) yang muncul selama periode waktu tertentu per 100.000 penduduk.
-
Banyaknya kematian yang terjadi pada suatu tahun tertentu dalam setiap 1000 penduduk.
-
Banyaknya klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar.
-
Bagian dari seluruh rumah tangga yang melakukan pengelolaan sampah dengan cara diangkut petugas, dibuang ke tempat pembuangan sampah (TPS), dibuat kompos, dan/atau didaur ulang.
-
Banyaknya kabupaten/kota yang telah mencapai pengurangan kasus penyakit filariasis/kaki gajah menjadi di bawah 1% pada tahun tertentu.
-
Banyaknya puskesmas yang diberi tambahan sumber daya untuk menyelenggarakan pelayanan rawat inap, sesuai pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan.
-
Bagian dari seluruh balita (anak berusia 0-59 bulan) yang ditimbang sedikitnya 8x dalam satu tahun, diukur panjang badan atau tinggi badannya sedikitnya 2 kali dalam satu tahun, dan dipantau perkembangannya (motorik kasar, motorik halus, bicara-bahasa, sosialisasi kemandirian) sedikitnya 2 kali dalam....
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi keteknisian medis, mencakup perekam medis dan informasi kesehatan, teknik kardiovaskuler, tenisi pelayanan darah, refraksionis optisien/optometris, teknisi gigi, penata anestesi, terapis gigi dan mullut, dan audiologis.
-
Banyaknya keluarga yang memiliki akses untuk mendapatkan air minum layak yang berasal dari sumber yang terlindung seperti leding, sumur bor/pompa, sumur terlindung, mata air terlindung, air hujan.
-
Bagian dari populasi anak balita pada waktu tertentu, yang bertubuh pendek dan sangat pendek ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kewenangan berdasarkan kompetensi untuk melakukan pelayanan kesehatan ibu, pelayanan kesehatan anak, dan pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana.
-
Bagian dari populasi rumah tangga, yang memiliki fasilitas mencuci tangan menggunakan sabun.
-
Angka yang menggambarkan bagian dari seluruh kasus TBC yang ditemukan dan diobati, yang mendapat pengobatan lengkap dan sembuh.
-
Banyaknya desa/kelurahan yang memiliki sarana kesehatan yang berfungsi menunjang dan membantu memperluas jangkauan puskesmas dalam lingkup wilayah yang lebih kecil.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan....
-
Bagian dari populasi keluarga yang memiliki anak berumur 0-4 tahun dengan kondisi kurang gizi.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kewenangan berdasarkan kompetensi untuk melakukan asuhan keperawatan serta tindakan kolaborasi keperawatan dengan tenaga kesehatan lain sesuai kualifikasinya. Perawat mencakup perawat kesehatan masyarakat, perawat kesehatan anak, perawat maternitas, perawat medikal....
-
Banyaknya kasus baru demam berdarah dengue pada kurun waktu tertentu dalam setiap 100.000 penduduk pada kurun waktu yang sama.
-
Banyaknya dokter gigi, termasuk dokter spesialis gigi dan dokter gigi di fasilitas kesehatan pada wilayah dan periode waktu tertentu.
-
Bagian dari populasi kabupaten/kota yang memiliki atau menyediakan vaksin imunisasi dasar lengkap yang terdiri dari vaksin hepatitis B, vaksin tuberkulosis (BCG), vaksin difteri, pertusis, dan tetanus (DPT), vaksin polio, dan vaksin campak/campak rubela.
-
Angka yang menggambarkan banyaknya anak yang meninggal dalam periode 28 hari pertama kehidupan, pada setiap 1.000 kelahiran hidup.
-
Bagian dari populasi kabupaten/kota yang memiliki ketersediaan minimal 85% dari 40 item obat esensial.
-
Bagian dari populasi lansia yang mendapatkan pelayanan skrining kesehatan usia lanjut sesuai standar minimal 1 kali dalam kurun waktu satu tahun untuk penyakit menular dan penyakit tidak menular meliputi: (1) pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar perut; (2)pengukuran tekanan darah; (3) pemeriksaan....
-
Bagian dari populasi perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang pernah melahirkan anak lahir hidup dalam dua tahun terakhir, yang proses melahirkan terakhirnya ditolong oleh tenaga kesehatan lain.
-
Penggolongan tenaga yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.
-
Bagian dari populasi keluarga yang menerima manfaat program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
-
Bagian dari populasi penduduk yang mendapatkan perlindungan kesejahteraan.