Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Ksa Padi (pendataan Statistik Pertanian Tanaman Pangan Terintegrasi Dengan Metode Kerangka Sampel Area Komoditas Padi) 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Ksa Padi (pendataan Statistik Pertanian Tanaman Pangan Terintegrasi Dengan Metode Kerangka Sampel Area Komoditas Padi)
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDirektorat Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia
| Telepon: | Telp (62-21) 3841195, 3842508, 3810291 |
| Faksimile: | Faks (62-21) 3857046 |
| Email: | stphp@bps.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Statistik Produksi |
| Eselon 2: | Direktorat Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura, Dan Perkebunan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Widyo Pura Buana, S.si, Mmg., Mt. |
| Jabatan: | Statistisi Ahli Madya Tim Statistik Tanaman Pangan |
| Alamat: | Jl. Dr. Sutomo No.6-8 Jakarta 10710 (gd.4 Lt. 4) |
| Telepon: | 0213857048 |
| Faksimile: | - |
| Email: | padi@bps.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPendataan Statistik Tanaman Pangan Terintegrasi Dengan Metode Kerangka Sampel Area (ksa) Komoditas Padi Merupakan Kegiatan Yang Dilaksanakan Melalui Kolaborasi Antara Bps Dengan Brin (bppt Dan Lapan), Kementerian Atr/bpn, Serta Badan Informasi Geospasial (big) Dalam Rangka Memperbaiki Metode Pengumpulan Data Luas Panen Padi Yang Sebelumnya Didasarkan Pada Hasil Pandangan Mata Petugas Pengumpul Data (eye Estimate). Metode Ini Dilakukan Dengan Cara Yang Lebih Objektif Dan Modern Dengan Melibatkan Perangkat Teknologi Di Dalamnya. Sehingga Data Pertanian Yang Dikumpulkan Menjadi Lebih Akurat Dan Tepat Waktu.
Tujuan Kegiatan
1. Memperbaiki Metode Pengumpulan Data Menjadi Lebih Objektif Dan Modern Dengan Melibatkan Peranan Teknologi Di Dalamnya, Sehingga Data Pertanian (terutama Komoditas Padi) Yang Dikumpulkan Menjadi Lebih Akurat Dan Tepat Waktu. 2. Mengumpulkan Data Luas Fase Tanaman Padi (terutama Luas Panen Padi), Sebagai Salah Satu Komponen Penghitungan Produksi Padi Dan Beras Di Indonesia.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-10-01 s.d. 2024-12-31
Desain
2024-10-01 s.d. 2024-12-31
Pengumpulan Data
2025-01-25 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-02-15 s.d. 2026-01-15
Analisis
2025-02-15 s.d. 2026-01-31
Diseminasi Hasil
2025-03-03 s.d. 2026-02-03
Evaluasi
2025-03-03 s.d. 2026-02-28
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Fase amatan padi | Amatan | Fase amatan padi adalah fase yang menunjukkan pertumbuhan padi secara fisik yang digunakan dalam pendataan survei KSA Padi. Fase tersebut terdiri dari Vegetatif Awal, Vegetatif Akhir, Generatif, Panen, Persiapan Lahan, Puso, Lahan pertanian bukan padi | Pada saat pengamatan (7 hari terakhir di setiap bulan) |
| Produktivitas tanaman padi | Produktivitas | Volume produksi yang dihasilkan dari tanaman padi untuk setiap hektare luas tanaman | Subround (4 bulanan) |
| Angka konversi GKG ke Beras | Konversi | Hasil pembagian antara berat bersih beras terhadap berat bersih gabah kering giling dikali 100% | Pada saat pengamatan |
| Angka konversi susut/tercecer gabah/beras | Konversi | Hasil pembagian antara berat bersih gabah/beras susut/tercecer terhadap berat bersih gabah/beras dikali 100% | - |
| Angka konversi penggunaan beras untuk non pangan | Konversi | Hasil pembagian antara berat bersih beras untuk nonpangan terhadap berat bersih beras dikali 100% | - |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Segmen sawah dan ladang
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelMULTI_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_PROBABILITAS
Metode yang Digunakan
STRATIFIED_RANDOM_SAMPLING
Kerangka Sampel Tahap Terakhir
AREA_FRAME
Fraksi Sampel Keseluruhan
Tahap 1: 5% Tahap 2: 20% Fraksi Sampel Keseluruhan: 1%
Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama
1-20%
Unit Sampel
Segmen Sawah Dan Ladang
Unit Observasi
Subsegmen Sawah Dan Ladang
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2310
Pengumpul data/enumerator: 5289
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataCoding, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Lahan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-03-03; 2025-04-08; 2025-05-02; 2025-06-02; 2025-07-01; 2025-08-01; 2025-09-01; 2025-10-01; 2025-11-03; 2025-12-01; 2026-01-05; 2026-02-02; 2026-08-03;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Hasil pembagian antara berat bersih beras yang dihasilkan terhadap berat bersih bahan baku berupa gabah kering giling (GKG) dikali 100%
-
Volume produksi yang dihasilkan dari tanaman jagung untuk setiap hektare luas tanaman
-
Hasil pembagian antara berat bersih beras untuk non pangan terhadap berat bersih beras dikali 100%
-
Hasil pembagian antara berat bersih gabah/beras susut/tercecer terhadap berat bersih gabah/beras dikali 100%
-
Fase amatan padi adalah fase yang menunjukkan pertumbuhan padi secara fisik yang digunakan dalam pendataan survei KSA Padi. Fase tersebut terdiri dari Vegetatif Awal, Vegetatif Akhir, Generatif, Panen, Persiapan Lahan, Puso, Lahan pertanian bukan padi
-
Strata adalah pembagian lahan pertanian menjadi bagian-bagian yang lebih homogen dimana setiap strata lahan pertanian terdapat sampel segmen. S1: strata sawah irigasi, S2: strata sawah non irigasi, dan S3: strata tegalan/ladang.
Indikator Kegiatan
-
Volume produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk setelah dikurangi dengan susut/tercecer dan penggunaan selain pangan. Produksi beras dihasilkan dari volume produksi padi dikalikan dengan angka konversi dari gabah (GKG) ke beras dan konversi susut/tercecer dan penggunaan selain pangan
-
Luas tanaman padi yang dipungut hasilnya setelah tanaman tersebut cukup umur dan hasilnya paling sedikit 11% dari keadaan normal. Dinyatakan dalam satuan hektare (ha)
-
Volume padi/gabah yang dihasilkan oleh petani di lahan pertanian. Dinyatakan dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) dan dalam satuan Ton