Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Ekonomi Perikanan dan Kelautan Provinsi Kepulauan Riau 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Ekonomi Perikanan dan Kelautan Provinsi Kepulauan Riau
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.2100.004
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Istana Kota Piring Gedung B2 Lantai I dan II Pulau Dompak
| Telepon: | 082284097974 | Laode M. Faisal, S. Pi |
| Faksimile: | - |
| Email: | dkp@kepriprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau |
| Eselon 2: | Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | La Ode M. Faisal, S.Pi, M.Ling |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas |
| Alamat: | Pusat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau “Bandar Seri Kota Piring” Gedung B2 Lantai I dan II Pulau Dompak |
| Telepon: | 082284097974 |
| Faksimile: | - |
| Email: | renva.dkpkepri@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKekayaan maritim yang besar di Provinsi Kepulauan Riau menjadi peluang strategis bagi pengembangan ekonomi biru (blue economy). Kawasan perikanan di wilayah ini mencakup seluruh zona laut dan perairan yang terdiri dari Kawasan Perikanan Tangkap dan Kawasan Perikanan Budidaya. Komoditas unggulan yang dihasilkan meliputi rumput laut (seaweed), ikan, serta biota laut bernilai ekonomi tinggi lainnya. Namun, tantangan pembangunan ekonomi perikanan menuntut dukungan arah kebijakan dan strategi pemberdayaan sumber daya yang tepat sasaran. Seringkali, pembuat kebijakan mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan akibat keterbatasan akses terhadap data dan informasi yang akurat, tepat, dan cepat.Data merupakan faktor krusial sebagai acuan kegiatan, dasar perencanaan, instrumen pengambilan keputusan, serta bahan evaluasi. Sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, diperlukan suatu kompilasi data yang terstruktur, sistematis, dan komprehensif agar data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal lintas sektor. Hal ini juga diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam yang mewajibkan pemerintah menyediakan sistem informasi perikanan yang terintegrasi.Secara regional, penyusunan kompilasi data ini merupakan langkah konkret dalam mendukung Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 3 Tahun 2021 tentang RPJMD Tahun 2021-2026. Ketersediaan data statistik perikanan yang berkualitas akan menjadi fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui penyediaan informasi yang valid, Provinsi Kepulauan Riau dapat mewujudkan visi transformasi ekonomi yang dicanangkan, yaitu "Merajut Permata Biru Ekonomi Gerbang Utara Indonesia", sekaligus memperkokoh posisi daerah sebagai pilar ekonomi maritim nasional.
Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan dalam kegiatan Kompilasi Data Ekonomi Perikanan Provinsi Kepulauan Riau adalah untuk memperoleh gambaran umum tentang ekonomi perikanan di Provinsi Kepulauan Riau, diantaranya, yaitu :Mengetahui Jumlah volume dan nilai produksi perikanan di Provinsi Kepulauan Riau; Mengetahui Jumlah Volume Produksi Olahan Perikanan di Provinsi Kepulauan Riau;Mengetahui Jumlah volume dan nilai ekpor perikanan di Provinsi Kepulauan Riau;Mengetahui Jumlah cold storage di Provinsi Kepulauan Riau;Mengetahui Jumlah perahu/kapal penangkap ikan di Provinsi Kepulauan RiauMengetahui Jumlah Ketersediaan Stok Ikan di Provinsi Kepulauan RiauMengetahui Luas Kawasan Konservasi Peraiaran di Provinsi Kepulauan Riau.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-12-22 s.d. 2025-12-23
Desain
2025-12-24 s.d. 2025-12-29
Pengumpulan Data
2025-12-30 s.d. 2026-01-23
Pengolahan Data
2026-01-26 s.d. 2026-02-09
Analisis
2026-02-10 s.d. 2026-03-06
Diseminasi Hasil
2026-03-06 s.d. 2026-03-13
Evaluasi
2026-03-09 s.d. 2026-04-13
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Volume produksi Perikanan Tangkap | Produksi; Perikanan Tangkap | Banyaknya hasil tangkapan ikan (dan biota laut lainnya yang bernilai ekonomis) yang diperoleh nelayan dalam kurun waktu tertentu | 2025 |
| Volume produksi budidaya laut | Produksi; Budidaya; Air Laut | Banyaknya hasil panen dari kegiatan budidaya organisme laut (seperti ikan, kerang, rumput laut, udang, teripang, dll). | 2025 |
| Volume produksi budidaya payau | Produksi; Budidaya; Air Payau | Banyaknya hasil panen dari kegiatan budidaya perikanan yang dilakukan di perairan payau (campuran air tawar dan air laut, biasanya di tambak atau muara) | 2025 |
| Volume produksi budidaya tawar | Produksi; Budidaya; Air Tawar | Banyaknya hasil panen dari kegiatan budidaya perikanan yang dilakukan di perairan tawar (misalnya kolam, danau, waduk, sungai, atau keramba jaring apung di air tawar) | 2025 |
| Volume produksi budidaya rumput laut | Produksi; Budidaya; Rumput Laut | Banyaknya hasil panen rumput laut dari kegiatan budidaya di laut atau perairan payau dalam periode waktu tertentu | 2025 |
| Volume produksi olahan Perikanan | Olahan Perikanan | Banyaknya produk dari proses pengolahan hasil perikanan. | 2025 |
| Volume ekspor perikanan | Ekspor Perikanan | Banyaknya ikan dan/atau produk perikanan yang dikirim ke luar negeri dalam periode tertentu | 2025 |
| Jumlah perahu/kapal penangkap ikan | Kapal Perikanan | Banyaknya unit perahu atau kapal yang digunakan untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan dalam periode tertentu di suatu wilayah, baik milik perorangan maupun kelompok/korporasi | 2025 |
| Jumlah Ketersediaan Stok Ikan | Stok Ikan | Banyaknya potensi sumber daya ikan yang tersedia di suatu wilayah perairan pada periode tertentu, yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kegiatan penangkapan maupun budidaya, tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem | 2025 |
| Jumlah Cold Storage | Cold Storage | Banyaknya unit fasilitas penyimpanan berpendingin (cold storage) yang digunakan untuk menyimpan hasil perikanan agar tetap segar, dalam kondisi beku atau dingin, yang tercatat atau tersedia di suatu wilayah pada periode tertentu. | 2025 |
| Luas Kawasan Konservasi Perairan | Kawasan Konservasi Perairan | Besaran Kawasan Konservasi Perairan laut | 2025 |
| Nilai Produksi Perikanan Tangkap | Perikanan Tangkap | Nilai hasil tangkapan ikan (dan biota laut lainnya yang bernilai ekonomis) yang diperoleh nelayan dalam kurun waktu tertentu | 2025 |
| Nilai Ekspor Hasil Kelautan dan Perikanan | Ekspor Perikanan | Nilai penjualan dan pengiriman produk perikanan ke luar negeri. | 2025 |
| Kapasitas Total Cold Storage | Kapasitas; Cold Strorage | Kemampuan maksimum dari penyimpanan berpendingin (cold storage) yang digunakan untuk menyimpan hasil perikanan agar tetap segar, dalam kondisi beku atau dingin, yang tercatat atau tersedia di suatu wilayah pada periode tertentu. | 2025 |
| Luasan Ekosistem Pesisir | Ekosistem Pesisir | Daerah peralihan antara Ekosistem darat dan laut yang dipengaruhi oleh perubahan di darat dan laut | 2025 |
| Jumlah Benih Ikan Bermutu | Benih Ikan Bermutu | Banyaknya Ikan dalam umur, bentuk, dan ukuran tertentu yang belum dewasa, termasuk larva yang memenuhi spesifikasi teknis ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI), harus bebas dari patogen (penyakit ikan berbahaya), tidak cacat fisik, memiliki keseragaman ukuran yang tinggi (biasanya di atas 80%), dan memiliki respon (vigor) yang kuat terhadap rangsangan | 2025 |
| Jumlah Induk Unggul Ikan | Induk Unggul | Banyaknya ikan pada tahapan perkembangan tertentu yang memiliki nilai genetik tinggi dan memenuhi standar fenotipe | 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KEPULAUAN RIAU | KARIMUN |
| KEPULAUAN RIAU | BINTAN |
| KEPULAUAN RIAU | NATUNA |
| KEPULAUAN RIAU | LINGGA |
| KEPULAUAN RIAU | KEPULAUAN ANAMBAS |
| KEPULAUAN RIAU | KOTA B A T A M |
| KEPULAUAN RIAU | KOTA TANJUNG PINANG |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Aplikasi
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Pelaku Usaha Perikanan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : Pemeriksaan Data
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Provinsi dan Kabupaten/Kota
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2026-03-13;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banyaknya Ikan dalam umur, bentuk, dan ukuran tertentu yang belum dewasa, termasuk larva yang memenuhi spesifikasi teknis ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI), harus bebas dari patogen (penyakit ikan berbahaya), tidak cacat fisik, memiliki keseragaman ukuran yang tinggi (biasanya di atas....
-
Daerah peralihan antara Ekosistem darat dan laut yang dipengaruhi oleh perubahan di darat dan laut.
-
Banyaknya ikan pada tahapan perkembangan tertentu yang memiliki nilai genetik tinggi dan memenuhi standar fenotipe.
-
Banyaknya unit perahu atau kapal yang digunakan untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan dalam periode tertentu di suatu wilayah, baik milik perorangan maupun kelompok/korporasi.
-
Nilai hasil tangkapan ikan (dan biota laut lainnya yang bernilai ekonomis) yang diperoleh nelayan dalam kurun waktu tertentu.
-
Banyaknya hasil panen dari kegiatan budidaya perikanan yang dilakukan di perairan tawar (misalnya kolam, danau, waduk, sungai, atau keramba jaring apung di air tawar).
-
Banyaknya hasil panen dari kegiatan budidaya perikanan yang dilakukan di perairan payau (campuran air tawar dan air laut, biasanya di tambak atau muara).
-
Nilai penjualan dan pengiriman produk perikanan ke luar negeri.
-
Banyaknya unit fasilitas penyimpanan berpendingin (cold storage) yang digunakan untuk menyimpan hasil perikanan agar tetap segar, dalam kondisi beku atau dingin, yang tercatat atau tersedia di suatu wilayah pada periode tertentu.
-
Banyaknya hasil tangkapan ikan (dan biota laut lainnya yang bernilai ekonomis) yang diperoleh nelayan dalam kurun waktu tertentu.
-
Besaran Kawasan Konservasi Perairan laut.
-
Kemampuan maksimum dari penyimpanan berpendingin (cold storage) yang digunakan untuk menyimpan hasil perikanan agar tetap segar, dalam kondisi beku atau dingin, yang tercatat atau tersedia di suatu wilayah pada periode tertentu.
-
Banyaknya potensi sumber daya ikan yang tersedia di suatu wilayah perairan pada periode tertentu, yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kegiatan penangkapan maupun budidaya, tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem.
-
Banyaknya produk dari proses pengolahan hasil perikanan.
-
Banyaknya ikan dan/atau produk perikanan yang dikirim ke luar negeri dalam periode tertentu.
-
Banyaknya hasil panen rumput laut dari kegiatan budidaya di laut atau perairan payau dalam periode waktu tertentu.
-
Banyaknya hasil panen dari kegiatan budidaya organisme laut (seperti ikan, kerang, rumput laut, udang, teripang, dll).
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya nilai uang jumlah induk ungguk ikan yang tersedia wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
-
Banyaknya nilai uang jumlah benih ikan bermutu yang tersedia wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
-
Banyaknya potensi sumber daya ikan yang tersedia di suatu wilayah perairan pada periode tertentu, yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kegiatan penangkapan maupun budidaya, tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem.
-
Banyaknya Unit Armada Penangkapan Ikan yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.
-
Besaran Kawasan Ekosistem Pesisir.
-
Besaran Kawasan Konservasi Perairan laut.
-
Banyaknya unit fasilitas penyimpanan berpendingin (cold storage) yang digunakan untuk menyimpan hasil perikanan agar tetap segar, dalam kondisi beku atau dingin, yang tercatat atau tersedia di suatu wilayah pada periode tertentu.
-
Banyaknya produksi perikanan.
-
Banyaknya ikan dan/atau produk perikanan yang dikirim ke luar negeri.
-
Banyaknya Hasil Olahan Perikanan.
-
Banyaknya nilai hasil tangkapan ikan (dan biota laut lainnya yang bernilai ekonomis) yang diperoleh nelayan dalam kurun waktu tertentu.
-
Banyaknya nilai penjualan dan pengiriman produk perikanan ke luar negeri.