Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyusunan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyusunan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDirektorat Statistik Keuangan, Teknologi Informasi, dan Pariwisata
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta
| Telepon: | (62-21) 3841195, 3842508, 3810291 |
| Faksimile: | (62-21) 3857046 |
| Email: | bpshq@bps.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa |
| Eselon 2: | Direktorat Statistik Keuangan, Teknologi Informasi, dan Pariwisata |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Rifa Rufiadi |
| Jabatan: | Statistisi Ahli Madya |
| Alamat: | Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia |
| Telepon: | 3841195 |
| Faksimile: | (62-21) 3857046 |
| Email: | dir.ktip@bps.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanDalam beberapa dekade terakhir, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membantu pesatnya pertumbuhan industri, mendorong efisiensi dalam pemerintahan, dan operasional bisnis, serta mengembangkan landasan penting menuju perekonomian berbasis teknologi. TIK memiliki kemampuan untuk mengubah cara masyarakat melakukan sesuatu, seperti akses yang lebih cepat terhadap informasi yang relevan, sarana komunikasi yang efisien, peningkatan kemampuan untuk berkomunikasi, serta membuat keputusan berdasarkan informasi. Mengacu pada metodologi yang digunakan oleh International Telecommunication Union (ITU), BPS menyusun indeks yang menggambarkan perkembangan TIK Indonesia dengan nama Indeks Pembangunan TIK. Indeks ini berskala 0-10 dimana semakin tinggi nilai indeks menunjukkan pembangunan TIK yang semakin baik di suatu daerah.
Tujuan Kegiatan
Kompilasi data penyusunan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia sangat penting sebagai ukuran standar tingkat pembangunan TIK di suatu wilayah yang dapat diperbandingkan antarwaktu dan antarwilayah. Selain itu, Indeks Pembangunan TIK juga mampu mengukur pertumbuhan pembangunan TIK, mengukur gap digital atau kesenjangan digital antarwilayah, serta mengukur potensi pembangunan TIK.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-05-01 s.d. 2024-05-08
Desain
2024-05-15 s.d. 2024-05-23
Pengumpulan Data
2024-06-01 s.d. 2024-06-30
Pengolahan Data
2024-06-01 s.d. 2024-07-30
Analisis
2024-09-01 s.d. 2024-09-30
Diseminasi Hasil
2024-09-18 s.d. 2024-09-30
Evaluasi
2024-10-01 s.d. 2024-10-10
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Pelanggan telepon seluler | Pelanggan telepon seluler | Jumlah pelanggan ke layanan telepon seluler publik yang menyediakan akses ke jaringan telepon umum yang menggunakan teknologi seluler. Ini mencakup jumlah pelanggan pascabayar dan prabayar aktif selama tiga bulan sebelumnya. Tidak termasuk langganan melalui kartu data atau modem USB, langganan ke layanan data seluler publik, radio seluler trunked pribadi, telepoint, paging radio, M2M (machine-to-machine) dan layanan telemetri. Pelanggan telepon seluler per 100 penduduk. | 2023 |
| Pelanggan telepon tetap | Pelanggan telepon tetap | Jumlah saluran telepon tetap analog yang aktif, langganan Voice-over-Internet Protocol (VoIP), pelanggan lokal tetap nirkabel, Integrated Services Digital Network setara dengan saluran suara dan telepon umum. Pelanggan telepon tetap per 100 penduduk. | 2023 |
| Bandwidth internet internasional | Bandwidth internet internasional | Penggunaan rata-rata semua tautan internasional, yang digunakan oleh semua jenis operator. Bandwidth internet internasional (bit/s) per pengguna internet dihitung dengan membagi bandwidth internet internasional dengan jumlah total pengguna Internet. | 2023 |
| Kepemilikan Komputer | Komputer | Komputer desktop, laptop (portabel), tablet atau komputer genggam sejenis. Tidak termasuk peralatan dengan beberapa kemampuan komputasi tertanam, seperti perangkat televisi pintar, atau perangkat dengan fungsi utama telepon, seperti ponsel atau smartphone. | 2023 |
| Rumah tangga yang Memiliki Akses Internet | Rumah tangga yang Memiliki Akses Internet | Rumah tangga yang minimal terdapat satu anggota rumah tangga yang mengakses internet, baik melalui jaringan tetap atau seluler. Rumah tangga dengan akses Internet berarti bahwa internet tersedia untuk digunakan oleh semua anggota rumah tangga kapan saja. | 2023 |
| Akses Internet individu | Akses Internet individu | Individu berusia lima tahun ke atas yang menggunakan internet tanpa mempertimbangkan lokasi, tujuan, serta perangkat dan jaringan yang digunakan, dalam tiga bulan terakhir. Mengakses internet adalah waktu yang digunakan seseorang untuk mengakses internet, sehingga ia dapat memanfaatkan atau menikmati fasilitas internet seperti: mencari literatur/referensi, mencari/mengirim informasi /berita, komunikasi, e-mail/chatting, dll. | 2023 |
| Pelanggan internet broadband tetap kabel | Pelanggan internet broadband tetap kabel | Pelanggan modem kabel, DSL, fiber ke rumah/bangunan, langganan bandwidth (kabel) tetap lainnya, broadband satelit dan broadband nirkabel tetap terestrial. Pelanggan internet broadband tetap kabel per 100 penduduk. | 2023 |
| Pelanggan internet broadband tanpa kabel (mobile broadband) | Pelanggan internet broadband tanpa kabel (mobile broadband) | Jumlah pelanggan yang pernah mengakses internet melalui mobile broadband dalam tiga bulan terakhir, termasuk langganan ke jaringan broadband seluler yang menyediakan kecepatan unduhan minimal 256 kbit/s (misalnya WCDMA, HSPA, CDMA2000 1x EV-DO, WiMAX IEEE 802.16e dan LTE), dan tidak termasuk langganan yang hanya memiliki akses ke GPRS, EDGE dan CDMA 1xRTT. Pelanggan internet broadband tanpa kabel per 100 penduduk. | 2023 |
| Rata-rata Lama Sekolah | Rata-rata Lama Sekolah | Jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal. | 2023 |
| Angka partisipasi kasar sekunder | Angka partisipasi kasar sekunder | Perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat (tanpa memandang usia penduduk tersebut) dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah di jenjang pendidikan yang sama (13-18 tahun). | 2023 |
| Angka partisipasi kasar tersier | Angka partisipasi kasar tersier | Perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan D1 sampai dengan S1 (tanpa memandang usia penduduk tersebut) dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah di jenjang pendidikan yang sama (19-23 tahun). | 2023 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : mengumpulkan data dari pihak terkait (K/L dan unit kerja lain di BPS)
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : K/L dan unit kerja lain di BPS
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : desk study dan konfirmasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan Data-
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Nasional, provinsi
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional, Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2024-09-30;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Angka partisipasi kasar tersier (D1 s/d S1) Angka Partisipasi Kasar (APK) Tersier adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan D1 sampai dengan S1 (tanpa memandang usia penduduk tersebut) dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah....
-
Pelanggan mobile broadband internet aktif merupakan jumlah pelanggan yang pernah mengakses internet melalui mobile broadband dalam tiga bulan terakhir, termasuk langganan ke jaringan broadband seluler yang menyediakan kecepatan unduhan minimal 256 kbit/s (misalnya WCDMA, HSPA, CDMA2000 1x EV-DO, WiMAX....
-
Rumah tangga dengan akses internet merupakan rumah tangga yang minimal terdapat satu anggota rumah tangga yang mengakses internet, baik melalui jaringan tetap atau seluler. Rumah tangga dengan akses Internet berarti bahwa internet tersedia untuk digunakan oleh semua anggota rumah tangga kapan saja.
-
Pelanggan internet broadband tetap kabel (fixed broadband) meliputi pelanggan modem kabel, DSL, fiber ke rumah/bangunan, langganan bandwidth (kabel) tetap lainnya, broadband satelit dan broadband nirkabel tetap terestrial.
-
Angka partisipasi kasar sekunder (SMP sederajat & SMA sederajat) Angka Partisipasi Kasar (APK) Sekunder adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat (tanpa memandang....
-
Mengakses internet adalah waktu yang digunakan seseorang untuk mengakses internet, sehingga ia dapat memanfaatkan atau menikmati fasilitas internet seperti: mencari literatur/referensi, mencari/mengirim informasi /berita, komunikasi, e-mail/chatting, dll. Individu yang menggunakan internet mengacu pada....
-
Rata-rata Lama Sekolah (RLS) didefinisikan sebagai jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal.
Indikator Kegiatan
-
Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) adalah Indeks komposit yang digunakan untuk mengukur dan membandingkan hasil pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) antar negara/wilayah.