Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Indeks Desa Membangun Kabupaten Lombok Timur 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Indeks Desa Membangun Kabupaten Lombok Timur
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perwilayahan dan Perkotaan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lombok Timur
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jln. Prof. M. Yamin, SH No. 57 Kantor Bupati Lombok Timur Blok B Lantai I Selong 83612
| Telepon: | (0376) 21055 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpmpdlotim@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Drs. Salmun Rahman,MM. |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Mustapa, S.Sos, MM |
| Jabatan: | - |
| Alamat: | Montong Gading |
| Telepon: | 081918481475 |
| Faksimile: | - |
| Email: | mustapa7112@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang Kegiatan3.1. Latar Belakang Kegiatan: Kompilasi data desa membangun merupakan proses penting dalam upaya memahami kondisi riil dan kemajuan suatu desa secara menyeluruh. Di Kabupaten Lombok Timur, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengelolaan pembangunan desa berbasis data yang akurat. Melalui proses pengumpulan, pengolahan, dan publikasi data, informasi mengenai berbagai aspek kehidupan desa dapat terdokumentasi dengan baik dan dijadikan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. Penggunaan basis data Indeks Desa Membangun (IDM) dalam kegiatan ini memberikan kerangka ukur yang komprehensif terhadap status dan perkembangan desa. IDM mengintegrasikan indikator-indikator dari tiga dimensi utama—sosial, ekonomi, dan lingkungan—yang mencerminkan sejauh mana desa mampu mandiri dan berkembang. Oleh karena itu, kompilasi data berbasis IDM tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga analitis dan strategis dalam mendukung pembangunan desa yang lebih terarah. Data yang dihasilkan dari kegiatan ini memiliki fungsi vital dalam mendukung proses perencanaan pembangunan di tingkat desa dan kabupaten. Dengan memahami kondisi aktual desa melalui data, pemerintah dapat merancang program yang sesuai dengan kebutuhan lokal, menetapkan prioritas pembangunan, serta memastikan distribusi sumber daya yang adil. Selain itu, data ini juga menjadi alat untuk mengevaluasi kinerja desa dari waktu ke waktu. Lebih jauh, publikasi data perkembangan desa turut meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan desa. Masyarakat dapat mengakses informasi mengenai kemajuan desanya dan terlibat dalam pengawasan serta pengambilan keputusan. Hal ini sejalan dengan prinsip pembangunan partisipatif yang menempatkan warga sebagai subjek pembangunan, bukan hanya sebagai penerima manfaat.
Tujuan Kegiatan
1. Untuk Mengetahui Jumlah Desa Berdasarkan Status Pembangunan Desa Per Kecamatan di Kabupaten Lombok Timur 2. Untuk Mengetahui Persentase Desa Berdasarkan Status Pembangunan Desa Per Kecamatan di Kabupaten Lombok Timur 3. Untuk Mengetahui jumlah Kecamatan Berdasarkan Status Pembangunan Desa di Kabupaten Lombok Timur.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-04-01 s.d. 2025-05-15
Desain
2025-05-15 s.d. 2025-05-18
Pengumpulan Data
2025-05-16 s.d. 2025-05-30
Pengolahan Data
2025-05-31 s.d. 2025-06-06
Analisis
2025-06-07 s.d. 2025-06-14
Diseminasi Hasil
2025-06-15 s.d. 2025-06-30
Evaluasi
2025-07-01 s.d. 2025-07-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nama Desa | Nama Desa | Nama Wilayah yang dipimpin oleh Kepala Desa yang berada dibawah Koordinasi Camat | Tahunan |
| Nama Kecamatan | Nama Kecamatan | Nama Wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah | Tahunan |
| Status Pembangunan Desa | Status Pembangunan Desa | klasifikasi tingkat kemajuan suatu desa yang ditentukan berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), yang mengelompokkan desa ke dalam kategori tertinggal, berkembang, maju, atau mandiri | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK TIMUR |
Pengumpulan data sekunder, Lainnya : =
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : -
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Desa
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Lainnya : -
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Desa
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-06-15;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Nama Wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah
-
Nama Wilayah yang dipimpin oleh Kepala Desa yang berada dibawah Koordinasi Camat
-
Klasifikasi tingkat kemajuan suatu desa yang ditentukan berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), yang mengelompokkan desa ke dalam kategori tertinggal, berkembang, maju, atau mandiri.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya desa yang mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi, infrastruktur yang memadai, aksesibilitas transportasi yang tidak sulit, pelayanan umum yang bagus, serta penyelenggaraan pemerintahan yang sudah sangat baik.
-
Banyaknya desa yang setara dengan desa seperti Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT), desa persiapan, nagari, pemukiman suku pedalaman, dll
-
Desa potensial menjadi Desa Maju, yang memiliki potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi tetapi belum mengelolanya secara optimal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa, kualitas hidup manusia dan menanggulangi kemiskinan.
-
Desa yang memiliki potensi sumber daya sosial, ekonomi dan ekologi, serta kemampuan mengelolanya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa, kualitas hidup manusia, dan menanggulangi kemiskinan.