Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survey Indeks Kualitas Air Kabupaten Kulon Progo 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvey Indeks Kualitas Air Kabupaten Kulon Progo
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Sagiman, Margosari, Pengasih
| Telepon: | 0274 774638 |
| Faksimile: | 0274 774638 |
| Email: | dlh@kulonprogokab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | - |
| Jabatan: | Kepala UPT Laboratorium Lingkungan |
| Alamat: | Margosari, Pengasih, Kulon Progo |
| Telepon: | 0274774638 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dlh@kulonprogokab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanCapaian Indeks Kualitas Air dan Indeks Kualitas Udara ini akan mendukung capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang merupakan Indikator Kinerja Utama Daerah. Bila Indeks Kualitas Air dan Indeks Kualitas Udara meningkat maka diharapkan dapat meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama Daerah.
Tujuan Kegiatan
Mengetahui Kualitas Lingkungan Setiap Semester dalam satu tahun (Indeks Kualitas Air)
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-02-20 s.d. 2024-08-05
Desain
2024-02-21 s.d. 2024-08-06
Pengumpulan Data
2024-03-19 s.d. 2024-09-02
Pengolahan Data
2024-03-20 s.d. 2024-09-03
Analisis
2024-05-20 s.d. 2024-10-14
Diseminasi Hasil
2024-12-09 s.d. 2024-12-10
Evaluasi
2024-12-16 s.d. 2024-12-17
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Derajat Keasaman (pH) | Parameter dalam Pemantauan Indeks Kualitas Air (IKA) | Derajat Keasaman (pH) adalah ukuran kuantitatif keasaman atau kebasaan suatu larutan berair atau larutan cair lainnya. | Satu Tahun 2 Kali |
| Oksigen Terlarut (DO) | Parameter dalam Pemantauan Indeks Kualitas Air (IKA) | Oksigen Terlarut (DO) merupakan nilai konsentrasi oksigen terlarut di dalam air yang berasal dari proses transfer oksigen dari keadaan fasa liquid. | Satu Tahun 2 Kali |
| Kebutuhan Oksigen Biokimiawi (BOD) | Parameter dalam Pemantauan Indeks Kualitas Air (IKA) | Kebutuhan Oksigen Biokimiawi (BOD) adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk mengoksidasi bahan organik yang terurai secara biologi dalam suatu sampel air di bawah kondisi aerobik tertentu. | Satu Tahun 2 Kali |
| Kebutuhan Oksigen Kimiawi (COD) | Parameter dalam Pemantauan Indeks Kualitas Air (IKA) | Kebutuhan Oksigen Kimiawi (COD) adalah parameter yang merepresentasikan jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi seluruh polutan limbah dalam air limbah secara kimiawi. | Satu Tahun 2 Kali |
| Padatan Tersuspensi Total (TSS) | Parameter dalam Pemantauan Indeks Kualitas Air (IKA) | Padatan Tersuspensi Total (TSS) adalah semua zat padat (pasir, lumpur, dan tanah liat) atau partikel-partikel yang tersuspensi dalam air dan dapat berupa komponen hidup (biotik), seperti fitoplankton, zooplankton, bakteri, fungi ataupun komponen mati (abiotik), seperti detitrus dan partikel-partikel anorganik. | Satu Tahun 2 Kali |
| Nitrat (sebagai N) | Parameter dalam Pemantauan Indeks Kualitas Air (IKA) | Nitrat (sebagai N) di badan air disebabkan oleh akumulasi nitrogen di lingkungan oleh sumber antropogenik dan geogenik. Sejumlah besar limbah anorganik, organik dan limbah cair yang kaya akan senyawa nitrogen anorganik atau nitrogen yang terikat secara organik dihasilkan oleh ternak, rumah tangga, idustri makanan, pabrik pupuk, dll. | Satu Tahun 2 Kali |
| Total Fosfat (sebagai P) | Parameter dalam Pemantauan Indeks Kualitas Air (IKA) | Total Fosfat (sebagai P) merupakan unsur hara (nutrien) yang beraasal dari komponen limbah yang dapat ditemukan di perairan yang berdampak positif dan pada tingkat tertentu dapat berdampak negatif dan merugikan ekosistem akuatik, salah satu dampaknya yaitu terjadinya eutrofikasi. | Satu Tahun 2 Kali |
| Fecal Coliform | Parameter dalam Pemantauan Indeks Kualitas Air (IKA) | Fecal Coliform adalah jenis bakteri yang dapat digunakan sebagai indikator adanya interaksi antara bakteri satu dengan bakteri lainnya. Fecal Coliform mencakup semua bakteri berbentuk batang yang tidak membentuk spora, Gram-negatif, fermentasi laktosa dalam 24 jam pada suhu 44,5°C, dan yang dapat tumbuh dengan atau tanpa oksigen. | Satu Tahun 2 Kali |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| DI YOGYAKARTA | KULON PROGO |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Lainnya : Pengujian Laboratorium
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Air Sungai
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Air Sungai
Unit Observasi
Air Permukaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Uji Laboratorium
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Air Sungai
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-31;
Digital (softcopy): 2024-12-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Total Fosfat (sebagai P) merupakan unsur hara (nutrien) yang beraasal dari komponen limbah yang dapat ditemukan di perairan yang berdampak positif dan pada tingkat tertentu dapat berdampak negatif dan merugikan ekosistem akuatik, salah satu dampaknya yaitu terjadinya eutrofikasi.
-
Oksigen Terlarut (DO) merupakan nilai konsentrasi oksigen terlarut di dalam air yang berasal dari proses transfer oksigen dari keadaan fasa liquid.
-
Derajat Keasaman (pH) adalah ukuran kuantitatif keasaman atau kebasaan suatu larutan berair atau larutan cair lainnya.
-
Nitrat (sebagai N) di badan air disebabkan oleh akumulasi nitrogen di lingkungan oleh sumber antropogenik dan geogenik. Sejumlah besar limbah anorganik, organik dan limbah cair yang kaya akan senyawa nitrogen anorganik atau nitrogen yang terikat secara organik dihasilkan oleh ternak, rumah tangga, idustri....
-
Kebutuhan Oksigen Kimiawi (COD) adalah parameter yang merepresentasikan jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi seluruh polutan limbah dalam air limbah secara kimiawi.
-
Padatan Tersuspensi Total (TSS) adalah semua zat padat (pasir, lumpur, dan tanah liat) atau partikel-partikel yang tersuspensi dalam air dan dapat berupa komponen hidup (biotik), seperti fitoplankton, zooplankton, bakteri, fungi ataupun komponen mati (abiotik), seperti detitrus dan partikel-partikel anorganik.
-
Fecal Coliform adalah jenis bakteri yang dapat digunakan sebagai indikator adanya interaksi antara bakteri satu dengan bakteri lainnya. Fecal Coliform mencakup semua bakteri berbentuk batang yang tidak membentuk spora, Gram-negatif, fermentasi laktosa dalam 24 jam pada suhu 44,5°C, dan yang dapat tumbuh....
-
Kebutuhan Oksigen Biokimiawi (BOD) adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk mengoksidasi bahan organik yang terurai secara biologi dalam suatu sampel air di bawah kondisi aerobik tertentu.
Indikator Kegiatan
-
Indeks Kualitas Air yang selanjutnya disingkat (IKA) adalah nilai yang menggambarkan status dan kondisi mutu air di lokasi tertentu pada waktu tertentu.