Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Khusus Perusahaan Swasta Non-Finansial (SKPS) 2022
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Khusus Perusahaan Swasta Non-Finansial (SKPS)
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Neraca Nasional
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi Penyelenggara-
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | - |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik |
| Eselon 2: | Direktorat Neraca Pengeluaran |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Hadi Susanto MA |
| Jabatan: | Koordinator Fungsi Neraca Pemerintah dan Badan Usaha |
| Alamat: | Badan Pusat Statistik Jl. dr Sutomo 6 – 8, Gedung 5 lantai 7 |
| Telepon: | (021) 3841195 ext 7221 |
| Faksimile: | (021) 3857046 |
| Email: | hsusanto@bps.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSystem of National Accounts (SNA) 2008 yang diterbitkan oleh United Nations (PBB) menyebutkan bahwa unit institusi domestik (residen) sebagai pelaku aktivitas ekonomi dikelompokkan menjadi lima institusi (sektor) yaitu sektor korporasi non-finansial, sektor korporasi finansial, sektor pemerintahan umum, sektor Lembaga Non-profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT), dan sektor rumah tangga. Salah satu sektor domestik yakni korporasi non-finansial mencakup korporasi swasta non-finansial dan Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/D) Non-finansial. Jika dilihat lebih rinci, korporasi swasta non-finansial dibedakan menjadi korporasi swasta non-finansial berbadan hukum (seperti PT, PT Terbuka, Yayasan, Koperasi) dan korporasi non-finansial swasta tidak berbadan hukum (CV, Firma, UD, PD, dan lain-lain). Dari sisi investasi non-finansial di Indonesia, kegiatan sektor korporasi swasta non-finansial merupakan bagian terbesar dan memegang peranan penting dalam perekonomian nasional. Korporasi non-finansial tetap memegang peranan terbesar sebagai pelaku investasi nasional pada tahun 2020 dibandingkan dengan keempat institusi lainnya, yakni sebesar 72,67 persen dari total investasi. Oleh karena itu, perlu disusun suatu laporan perusahaan swasta non-finansial yang akan sangat bermanfaat bagi banyak pihak baik pemerintah, pengusaha maupun pihak lain yang peduli terhadap perkembangan dunia bisnis Indonesia pada tahun 2020 dan 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga pemerintah yang salah satu fungsinya adalah penyedia data ekonomi makro, telah melakukan upaya kompilasi data statistik korporasi/perusahaan swasta non-finansial melalui Survei Khusus Perusahaan Swasta Non-finansial (SKPS). Agar kesinambungan proses pemantauan dan pengumpulan data terjaga, BPS melalui Fungsi Neraca Pemerintah dan Badan Usaha akan melaksanakan kembali SKPS pada tahun 2022, yang mencakup data laporan keuangan perusahaan swasta non-finansial tahun 2020 dan 2021.
Tujuan Kegiatan
1. Karakteristik Korporasi/Perusahaan Swasta Non-finansial, antara lain tentang jenis usaha, struktur permodalan, jumlah tenaga kerja, dan sebagainya. 2. Hasil transaksi usaha Korporasi/Perusahaan Swasta Non-finansial melalui laporan keuangan perusahaan yang terdiri dari Laporan Posisi Keuangan (Balance Sheet) dan Laporan Laba/Rugi (Income Statement), sehingga dapat diketahui struktur aset/harta/kekayaan, struktur pasiva (kewajiban dan modal), output, input (biaya), dan sebagainya. Data yang diperoleh dari informasi-informasi di atas akan digunakan untuk menyusun: a. Struktur neraca-neraca pokok Korporasi/Perusahaan Swasta Non- finansial. b. Analisis deskriptif mengenai karakteristik usaha, struktur aset, struktur pasiva, output, dan struktur biaya perusahaan sampel.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2022-01-03 s.d. 2022-04-29
Desain
2022-05-02 s.d. 2022-05-31
Pengumpulan Data
2022-06-02 s.d. 2022-10-31
Pengolahan Data
2022-07-01 s.d. 2022-10-31
Analisis
2022-11-01 s.d. 2022-11-30
Diseminasi Hasil
2022-12-09 s.d. 2022-12-09
Evaluasi
2022-12-12 s.d. 2022-12-16
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Struktur modal | Struktur modal | Persentase besarnya modal perusahaan tahun 2020. Status permodalannya yakni modal pemerintah, korporasi, luar negeri, dan lainnya pada tempat yang tersedia. Jumlah struktur modal harus sama dengan 100%. | 2021 |
| Lapangan Usaha dari Kegiatan Utama | Lapangan Usaha dari Kegiatan Utama | Usaha/perusahaan yang mempunyai kegiatan lebih dari satu, penentuan kegiatan utamanya berdasarkan: Kegiatan dengan nilai produksi/pendapatan terbesar; jika nilai produksi/pendapatan besarnya sama, kegiatan utama ditentukan dari volume produksi/penjualan terbesar; Jika nilai produksi/pendapatan dan volume produksi/penjualan sama, kegiatan utama ditentukan dari waktu terbanyak yang digunakan; atau jika nilai produksi/pendapatan, volume, dan waktunya sama, kegiatan utama ditentukan dari pernyataan responden. | 2021 |
| Produk (barang/jasa) utama | Produk (barang/jasa) utama | Jenis produk perusahaan yang paling besar nilainya. | 2021 |
| Bentuk badan usaha | Bentuk badan usaha | Bentuk badan usaha adalah status yang dimiliki oleh suatu kegiatan ekonomi berdasarkan akta pendiriannya yang dikeluarkan oleh notaris, berupa akta notaris atau berdasarkan suatu keputusan dari pejabat instansi yang berwenang. | 2021 |
| Pendapatan usaha | Pendapatan usaha | Pendapatan usaha merupakan pendapatan (utama dan usaha lainnya) dikurangi dengan retur penjualan dan potongan harga. Pendapatan utama merupakan pendapatan dari hasil penjualan dengan kriteria nilai yang paling tinggi atau volume fisik maupun waktu pengerjaannya yang paling besar. Pendapatan usaha lainnya merupakan pendapatan dari hasil penjualan produk sekunder (produk ikutan + produk sampingan) yang dihasilkan selain produk utama. | 2020-2021 |
| Total aset/harta | Total aset/harta | Aset/harta adalah seluruh kepemilikan perusahaan baik berwujud maupun tidak berwujud yang mempunyai nilai uang dan memberikan manfaat bagi pemiliknya di masa mendatang. Aset terdiri dari aset lancar dan aset tidak lancar. | 2020-2021 |
| Jumlah tenaga kerja | Jumlah tenaga kerja | Jumlah tenaga kerja adalah banyaknya tenaga kerja tetap dan tidak tetap yang biasanya bekerja setiap harinya di perusahaan ini. | 2020-2021 |
| Aset lancar | Aset lancar | Aset lancar adalah bagian harta bagian harta yang dimiliki oleh perusahaan berupa uang tunai dan harta lain yang dapat ditukarkan ke dalam uang tunai dalam jangka waktu kurang atau sama dengan satu tahun ( = 1 tahun). Aset lancar meliputi Kas dan Setara Kas, Investasi Jangka Pendek, Piutang Jangka Pendek, Penyisihan Piutang Ragu-ragu, Persediaan, Pembayaran Dibayar di Muka, dan Aset Lancar lainnya. | 2020-2021 |
| Aset tidak lancar | Aset tidak lancar | Bagian harta yang dimiliki oleh perusahaan yang jangka waktu pemakaiannya lama (> 1 tahun). Aset tidak lancar meliputi investasi jangka panjang; piutang tidak lancar; aset tetap berwujud; aset tetap tidak berwujud; akumulasi penyusutan, deplesi, dan amortisasi; aset tidak lancar lainnya. | 2020-2021 |
| Liabilitas/kewajiban | Liabilitas/kewajiban | Liabilitas adalah kewajiban perusahaan untuk melunasi suatu jumlah utang atau melaksanakan suatu kewajiban kepada pihak lain jika telah jatuh tempo. Liabilitas terdiri dari liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang. Liabilitas jangka pendek adalah utang jangka pendek yang diperkirakan harus dilunasi kurang atau sama dengan 1 tahun (= 1 tahun). Liabilitas jangka panjang adalah kewajiban atau utang perusahaan kepada pihak lain yang jangka waktu pelunasannya lebih dari satu tahun. | 2020-2021 |
| Ekuitas/modal | Ekuitas/modal | Ekuitas/modal adalah sumber dana perusahaan baik yang berasal dari pemilik maupun kreditor. Sumber dana ini digunakan untuk membeli harta-harta yang digunakan dalam operasi perusahaan. Modal meliputi modal saham ditempatkan dan disetor; tambahan modal disetor; saldo laba (rugi) yang ditahan; modal lainnya; kepentingan non-pengendali. | 2020-2021 |
| Biaya pokok penjualan | Biaya pokok penjualan | Biaya pokok penjualan (cost of goods sold/cost of sales) adalah seluruh biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh dan mempersiapkan barang sampai siap dijual. Biaya pokok penjualan adalah penjumlahan dari biaya pokok produksi, persediaan awal barang jadi, dan pembelian barang jadi dikurangi dengan persediaan akhir barang jadi, dan pemakaian sendiri. | 2020-2021 |
| Laba (rugi) bruto usaha | Laba (rugi) bruto usaha | Pengurangan pendapatan usaha dengan biaya pokok penjualan. | 2020-2021 |
| Biaya administrasi dan penjualan | Biaya administrasi dan penjualan | Penjumlahan biaya administrasi umum dan biaya penjualan. Biaya administrasi adalah biaya yang bersifat umum dalam perusahaan, misalnya upah dan gaji tenaga kerja tak langsung, biaya utilitas (listrik, air, dan telepon), pemeliharaan, iuran, sumbangan, dan lain-lain. Biaya Penjualan adalah semua biaya yang terjadi yang berhubungan dengan menjual dan memasarkan barang dan jasa seperti biaya promosi dan iklan, pajak atas lainnya atas produksi, dan lain-lain. | 2020-2021 |
| Laba (rugi) neto usaha | Laba (rugi) neto usaha | Pengurangan Laba/Rugi Bruto Usaha dengan Biaya Usaha | 2020-2021 |
| Selisih pendapatan dengan biaya | Selisih pendapatan dengan biaya | Pendapatan di luar usaha dikurangi dengan biaya di luar usaha. Pendapatan di luar usaha adalah pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan utama perusahaan. Termasuk dalam kelompok pendapatan ini antara lain: jasa giro, laba selisih kurs, penjualan aktiva tetap dan suku cadang, pendapatan sewa, dan lain-lain. Biaya di Luar Usaha adalah biaya-biaya yang tidak berhubungan secara langsung dengan kegiatan utama perusahaan | 2020-2021 |
| Laba (rugi) sebelum pajak | Laba (rugi) sebelum pajak | Penjumlahan laba (rugi) neto usaha & selisih pendapatan dan biaya di luar usaha. | 2020-2021 |
| Pajak penghasilan | Pajak penghasilan | Pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diperoleh perusahaan. | 2020-2021 |
| Laba (rugi) tahun berjalan | Laba (rugi) tahun berjalan | Pengurangan laba (rugi) sebelum pajak dengan pajak penghasilan | 2020-2021 |
| Penambahan aset baru dan perbaikan besar | Penambahan aset baru dan perbaikan besar | Nilai penambahan barang modal adalah biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka memiliki dan menggunakan barang modal atau aset tetap pada suatu periode akuntansi. | 2020-2021 |
| Jumlah biaya jaminan kesehatan tenaga kerja | Jumlah biaya jaminan kesehatan tenaga kerja | Jaminan yang dicakup yakni jaminan kesehatan, bukan jaminan ketenagakerjaan. Suatu perusahaan dapat memberikan jaminan kesehatan bagi karyawannya melalui berbagai bentuk/mekanisme yaitu BPJS kesehatan, asuransi kesehatan swasta, kontrak RS, diselenggarakan sendiri, reimburse kepada karyawan, dan lainnya. | 2020-2021 |
| Persentase biaya jaminan kesehatan tenaga kerja | Persentase biaya jaminan kesehatan tenaga kerja | Persentase biaya masing-masing bentuk jaminan kesehatan terhadap total biaya jaminan kesehatan pada perusahaan tersebut. | 2020-2021 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Wawancara, Mengisi Kuesioner Sendiri
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelMULTI_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
korporasi swasta non finansial
Unit Observasi
Korporasi swasta non-finansial induk atau tunggal, berbadan hukum dan tidak berbadan hukum yang memiliki laporan keuangan berupa laporan posisi keuangan dan laporan laba/rugi yang disusun secara berkala dan teratur
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 34
Pengumpul data/enumerator: 473
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Pengurangan pendapatan usaha dengan biaya pokok penjualan.