Detail Metadata Kegiatan Statistik
KOMPILASI PEMETAAN KAWASAN RAWAN BENCANA 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKOMPILASI PEMETAAN KAWASAN RAWAN BENCANA
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.3511.015
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan penanggulangan Bencana Daerah
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Mastrip No.237, Griyakembang Permai, Kembang, Kec. Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur 68219
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpbdbondowoso06@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Yuliono Triandana, S.E. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan |
| Alamat: | Jl. Mastrip No. 237 Bondowoso |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpbdbondowoso06@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang Kegiatanperistiwa atau rangkaian peristiwa yang menyebabkan gangguan serius terhadap kehidupan masyarakat, baik oleh faktor alam, non-alam, maupun manusia, yang mengakibatkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Bencana akibat peristiwa alam diantaranya gempabumi, banjir bandang, kekeringan, cuaca ekstrim, dan tanah longsor. Selain itu, bencana dapat juga terjadi karena peristiwa non alam atau disebabkan karena ulah tangan manusia seperti kebakaran hutan dan lahan serta turunan tanah (land sliding) akibat beban pembangunan terhadap kondisi lahan. Serangkaian bencana yang terjadi pada dasarnya membawa dampak kerugian terhadap sejumlah aspek kehidupan diantaranya kerusakan lingkungan, kerugian materil/non materil, dan dampak psikologis hingga korban jiwa. Dalam rentang januari 2024 hingga desember 2024 setidaknya beberapa jenis kejadian bencana yang tercatat sebanyak 182 kejadian bencana seperti banjir, angin puting beliung longsor, dan kebakaran hutan. Memang kejadian tersebut tidak sampai terjadinya korban jiwa namun kerusakan rumah, properti, jembatan, jalan yang tertutup pohon tumbang yang jika di totalkan kerugiannya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Rendah tingginya dampak kerugian dari suatu bencana dipengaruhi oleh penerapan mitigasi bencana di wilayah tersebut.Mitigasi Bencana merupakan upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak yang diakibatkan oleh bencana terhadap masyarakat di kawasan rawan bencana, baik itu bencana alam, bencana ulah manusia maupun gabungan dari keduanya dalam suatu negara atau masyarakat.Ada empat hal penting yang perlu diperhatikan dalam mitigasi bencana, diantaranya tersedianya informasi dan peta kawasan rawan bencana untuk tiap kategori bencana, sosialisasi dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana, mengetahui apa yang perlu dilakukan dan dihindari serta cara penyelamatan diri jika bencana terjadi sewaktu-waktu dan pengaturan, penataan kawasan rawan bencana untuk mengurangi ancaman bencana. Salah satu bentuk mitigasi awal adalah tersedianya informasi mengenai wilayah mana saja yang memiliki risiko tinggi terhadap kejadian bencana yang melanda yang terus dilakukan updating.Didalam kajian ini difokuskan sebagai penyediaan inormasi lokasi mana saja yang memiliki risiko yang tinggi terhadap kejadian bencana. Konsep risiko bencana yang dikaji meliputi bahaya (hazard), kerentanan (vulnerability), dan kapasitas (capacity).
Tujuan Kegiatan
tersedianya dokumen informasi tingkat risiko bencana di Kabupaten Bondowoso
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-05-01 s.d. 2025-05-31
Desain
2025-05-01 s.d. 2025-05-31
Pengumpulan Data
2025-06-01 s.d. 2025-08-31
Pengolahan Data
2025-06-01 s.d. 2025-08-31
Analisis
2025-06-01 s.d. 2025-08-31
Diseminasi Hasil
2025-10-01 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2025-12-01 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Bahaya | Bahaya | potensi atau ancaman yang berasal dari berbagai faktor seperti alam (hidrometeorologis, geofisika), non-alam, atau tindakan manusia yang dapat menyebabkan kerusakan, hilangnya nyawa, cedera, gangguan sosial, ekonomi, atau kerusakan lingkungan | 1-2 tahun yang lalu |
| Kerentanan | Kerentanan | keadaan atau kondisi yang membuat suatu wilayah, komunitas, atau individu lebih mudah mengalami dampak negatif dari suatu bencana | 1-2 tahun yang lalu |
| Kapasitas | Kapasitas | kemampuan suatu daerah atau masyarakat untuk mengurangi tingkat ancaman dan kerugian akibat bencana | 1-2 tahun yang lalu |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | BONDOWOSO |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Unit Pengumpulan Data
Individu, Rumah Tangga, Lainnya : Wilayah
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi, Lainnya : Asistensi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga, Lainnya : Wilayah
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Kecamatan, Lainnya : Desa
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-31;
Digital (softcopy): 2025-12-31;
Data Mikro: -