Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Pertanian Kota Tangerang 2023
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Pertanian Kota Tangerang
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Gedung Cisadane Lt. 1 Jl. K.S. Tubun No.1 Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Karawaci
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dkp@tangerangkota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretaris Daerah Kota Tangerang |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Ketahanan Pangan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | drh. Ibnu Ariefyanto |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pertanian |
| Alamat: | Gedung Cisadane Lt. 1 Jl. K.S. Tubun No.1 Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Karawaci |
| Telepon: | 021 5573315 |
| Faksimile: | 021 5573315 |
| Email: | dkp@tangerangkota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPertanian adalah salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam perekonomian dan ketahanan pangan suatu daerah. Kota Tangerang, meskipun dikenal sebagai kota yang urban, juga memiliki wilayah pertanian yang berkontribusi terhadap penyediaan pangan lokal dan penghidupan bagi sebagian penduduknya. Untuk mengoptimalkan potensi ini, diperlukan data yang akurat dan komprehensif mengenai kondisi pertanian di kota ini. Kompilasi data pertanian adalah langkah strategis dalam memahami dan mengelola sektor pertanian secara efektif. Data yang terkumpul dapat digunakan untuk merencanakan program peningkatan produktivitas, distribusi hasil pertanian, serta pengembangan infrastruktur pertanian. Selain itu, data yang terstruktur dan terintegrasi akan mempermudah pemerintah daerah dalam mengambil keputusan yang berbasis bukti untuk mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Tujuan Kegiatan
Tujuan utama dari kegiatan kompilasi data pertanian di Kota Tangerang adalah untuk menyediakan data pertanian yang akurat dan terpadu, sehingga dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan. Data ini sangat penting untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait dalam merumuskan kebijakan, strategi, dan program pembangunan pertanian yang efektif. Selain itu, data yang terkumpul akan digunakan untuk memantau dan mengevaluasi kondisi pertanian secara periodik, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi oleh petani guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Dengan adanya data yang lengkap, dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian dapat dianalisis, sehingga strategi adaptasi yang tepat dapat dikembangkan untuk mengurangi risiko dan kerugian. Kegiatan ini juga mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan dengan mendorong praktik-praktik pertanian yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-01-02 s.d. 2023-01-15
Desain
2023-01-16 s.d. 2023-01-31
Pengumpulan Data
2023-02-01 s.d. 2023-12-31
Pengolahan Data
2023-02-01 s.d. 2023-12-31
Analisis
2023-02-01 s.d. 2023-12-31
Diseminasi Hasil
2023-02-01 s.d. 2023-12-31
Evaluasi
2023-02-01 s.d. 2023-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Bangunan Irigasi | Infrastruktur | Bangunan yang digunakan untuk sistem irigasi, seperti bendungan, waduk, saluran air, dan pompa air. | 1 Tahun |
| Sawah Beririgasi Teknis | Lahan | Sawah yang diairi menggunakan sistem irigasi teknis, diukur dalam satuan hektar (ha). | 1 Tahun |
| Produksi Komoditas Pangan Nabati | Hasil Panen | Produk tanaman pangan nabati yang dihasilkan dari sawah beririgasi teknis, diukur dalam satuan ton (ton). | 1 Tahun |
| Luas areal Tanaman Pangan | Lahan | Area yang ditanami dengan tanaman pangan, baik sawah maupun lahan kering, diukur dalam satuan hektar (ha). | 1 Tahun |
| Produksi Tanaman Pangan | Hasil Panen | Produk tanaman pangan yang dihasilkan dari seluruh area tanam, diukur dalam satuan ton (ton). | 1 Tahun |
| Areal Holtikultura | Lahan | Area yang ditanami dengan tanaman holtikultura, seperti sayur, buah, dan bunga, diukur dalam satuan hektar (ha). | 1 Tahun |
| Produksi Hortikultura | Hasil Panen | Produk tanaman holtikultura yang dihasilkan dari seluruh area tanam, diukur dalam satuan ton (ton). | 1 Tahun |
| Areal Florikultura | Lahan | Area yang ditanami dengan tanaman florikultura, seperti bunga potong dan tanaman hias, diukur dalam satuan hektar (ha). | 1 Tahun |
| Produksi Florikultura | Hasil Panen | Produk tanaman florikultura yang dihasilkan dari seluruh area tanam, diukur dalam satuan ton (ton) atau batang/potong. | 1 Tahun |
| Ketersediaan Pupuk Subsidi | Distribusi Pupuk | Pupuk bersubsidi yang dialokasikan dan didistribusikan kepada petani di wilayah tertentu, diukur dalam satuan ton (ton). | 1 Tahun |
| Ketersediaan Alat dan mesin Pertanian | Sarana Produksi | Alat dan mesin pertanian yang tersedia dan dapat diakses oleh petani di wilayah tertentu, dihitung dalam satuan unit. | 1 Tahun |
| Ketersediaan Alat dan Mesin Pertanian Pasca Panen Tanaman Pangan | Sarana Produksi | Alat dan mesin pascapanen tanaman pangan yang tersedia dan dapat diakses oleh petani di wilayah tertentu, dihitung dalam satuan unit. | 1 Tahun |
| Pengairan | Lahan | Area lahan yang diairi dengan berbagai sistem pengairan, seperti irigasi, tadah hujan, dan lain-lain, diukur dalam satuan hektar (ha). | 1 Tahun |
| Kelompok Tani | Kelembagaan | Kelompok tani yang terdaftar dan aktif di wilayah tertentu. | 1 Tahun |
| Petani (Orang) | Demografi | Orang yang bekerja sebagai petani di wilayah tertentu. | 1 Tahun |
| Lahan kering menurut Jenis Pengairan di Kota Tangerang | Lahan | Lahan kering di Kota Tangerang yang diklasifikasikan berdasarkan jenis pengairan yang digunakan, seperti tadah hujan, irigasi tetes, dan lain-lain, diukur dalam satuan hektar (ha). | 1 Tahun |
| Perkarangan/Tanah untuk Bangunan, Halaman dan Lainnya | Lahan | Area perkarangan atau tanah yang digunakan untuk bangunan, halaman, dan keperluan lainnya, diukur dalam satuan hektar (ha). | 1 Tahun |
| Panen Tanaman Pangan di Kota Tangerang | Lahan | Area panen tanaman pangan di Kota Tangerang, diukur dalam | 1 Tahun |
| Panen Padi Sawah di Kota Tangerang | Lahan | Area panen padi sawah di Kota Tangerang dalam satu tahun, diukur dalam satuan hektar (ha). | 1 Tahun |
| Padi Sawah di Kota Tangerang | Hasil Panen Per Hektar | Hasil panen padi sawah per hektar di Kota Tangerang dalam satu tahun, diukur dalam satuan ton per hektar (ton/ha). | 1 Tahun |
| Padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar | Hasil Panen Per Hektar | Hasil panen padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar di Kota Tangerang dalam satu tahun, diukur dalam satuan ton per hektar (ton/ha). | 1 Tahun |
| Bina kelompok petani | Pembinaan Kelembagaan | Kelompok tani di Kota Tangerang yang mendapatkan pembinaan dari dinas terkait dalam satu tahun. | 1 Tahun |
| Sawah yang ditetapkan sebagai LPB | Lahan | Lahan baku sawah di Kota Tangerang yang ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Berkelanjutan (LPB) dalam satu tahun, diukur dalam satuan hektar (ha). | 1 Tahun |
| Pembinaan kelompok pekarangan pangan lestari | Pembinaan Kelembagaan | Kelompok pekarangan pangan lestari di Kota Tangerang yang mendapatkan pembinaan dari dinas terkait dalam satu tahun. | 1 Tahun |
| Pertanian Keluarga/Family Farming | Sistem Pertanian | Usaha tani yang dikelola dan dijalankan oleh keluarga, di mana anggota keluarga berperan aktif dalam kegiatan produksi, pengolahan, dan pemasaran hasil pertanian dalam satu tahun. | 1 Tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| BANTEN | KOTA TANGERANG |
Wawancara, Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Petani
Unit Observasi
Sawah, Pekarangan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 13
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Kelompok pekarangan pangan lestari di Kota Tangerang yang mendapatkan pembinaan dari dinas terkait dalam satu tahun.
-
Usaha tani yang dikelola dan dijalankan oleh keluarga, di mana anggota keluarga berperan aktif dalam kegiatan produksi, pengolahan, dan pemasaran hasil pertanian dalam satu tahun.
-
Kelompok tani di Kota Tangerang yang mendapatkan pembinaan dari dinas terkait dalam satu tahun.
-
Lahan baku sawah di Kota Tangerang yang ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Berkelanjutan (LPB) dalam satu tahun, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Area panen padi sawah di Kota Tangerang dalam satu tahun, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Alat dan mesin pascapanen tanaman pangan yang tersedia dan dapat diakses oleh petani di wilayah tertentu, dihitung dalam satuan unit.
-
Area lahan yang diairi dengan berbagai sistem pengairan, seperti irigasi, tadah hujan, dan lain-lain, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Lahan kering di Kota Tangerang yang diklasifikasikan berdasarkan jenis pengairan yang digunakan, seperti tadah hujan, irigasi tetes, dan lain-lain, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Hasil panen padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar di Kota Tangerang dalam satu tahun, diukur dalam satuan ton per hektar (ton/ha).
-
Area panen tanaman pangan di Kota Tangerang, diukur dalam satuan hektar
-
Hasil panen padi sawah per hektar di Kota Tangerang dalam satu tahun, diukur dalam satuan ton per hektar (ton/ha).
-
Kelompok tani yang terdaftar dan aktif di wilayah tertentu.
-
Orang yang bekerja sebagai petani di wilayah tertentu.
-
Area perkarangan atau tanah yang digunakan untuk bangunan, halaman, dan keperluan lainnya, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Area yang ditanami dengan tanaman florikultura, seperti bunga potong dan tanaman hias, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Area yang ditanami dengan tanaman pangan, baik sawah maupun lahan kering, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Pupuk bersubsidi yang dialokasikan dan didistribusikan kepada petani di wilayah tertentu, diukur dalam satuan ton (ton).
-
Produk tanaman pangan yang dihasilkan dari seluruh area tanam, diukur dalam satuan ton (ton).
-
Alat dan mesin pertanian yang tersedia dan dapat diakses oleh petani di wilayah tertentu, dihitung dalam satuan unit.
-
Produk tanaman pangan nabati yang dihasilkan dari sawah beririgasi teknis, diukur dalam satuan ton (ton).
-
Produk tanaman florikultura yang dihasilkan dari seluruh area tanam, diukur dalam satuan ton (ton) atau batang/potong.
-
Produk tanaman holtikultura yang dihasilkan dari seluruh area tanam, diukur dalam satuan ton (ton).
-
Bangunan yang digunakan untuk sistem irigasi, seperti bendungan, waduk, saluran air, dan pompa air.
-
Luasan total area yang ditanami dengan tanaman holtikultura, seperti sayur, buah, dan bunga, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Sawah yang diairi menggunakan sistem irigasi teknis, diukur dalam satuan hektar (ha).
Indikator Kegiatan
-
Luasan total lahan baku sawah di Kota Tangerang yang ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Berkelanjutan (LPB) dalam satu tahun, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Persentase kelompok pekarangan pangan lestari di Kota Tangerang yang mendapatkan pembinaan dari dinas terkait dalam satu tahun.
-
Persentase kelompok tani di Kota Tangerang yang mendapatkan pembinaan dari dinas terkait dalam satu tahun.
-
Rata-rata hasil panen padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar di Kota Tangerang dalam satu tahun, diukur dalam satuan kwintal per hektar (kwintal/ha).
-
Total jumlah orang yang bekerja sebagai petani di wilayah tertentu.
-
Luasan total area panen tanaman pangan di Kota Tangerang, diukur dalam satuan hektar
-
Luasan total area perkarangan atau tanah yang digunakan untuk bangunan, halaman, dan keperluan lainnya, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Luasan total lahan kering di Kota Tangerang yang diklasifikasikan berdasarkan jenis pengairan yang digunakan, seperti tadah hujan, irigasi tetes, dan lain-lain, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Banyaknya kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk oleh para petani atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan sumberdaya, kesamaan komoditas, dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota .
-
Rata-rata hasil panen padi sawah per hektar di Kota Tangerang dalam satu tahun, diukur dalam satuan kwintal per hektar (kwintal/ha).
-
Luasan total area lahan yang diairi dengan berbagai sistem pengairan, seperti irigasi, tadah hujan, dan lain-lain, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Luasan total area panen padi sawah di Kota Tangerang dalam satu tahun, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Total jumlah alat dan mesin pascapanen tanaman pangan yang tersedia dan dapat diakses oleh petani di wilayah tertentu, dihitung dalam satuan unit.
-
Total kuantitas produk tanaman florikultura yang dihasilkan dari seluruh area tanam, diukur dalam satuan ton (ton) atau batang/potong.
-
Luasan total area yang ditanami dengan tanaman florikultura, seperti bunga potong dan tanaman hias, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Luasan total area yang ditanami dengan tanaman pangan, baik sawah maupun lahan kering, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Total kuantitas produk tanaman pangan nabati yang dihasilkan dari sawah beririgasi teknis, diukur dalam satuan ton (ton).
-
Luasan total sawah yang diairi menggunakan sistem irigasi teknis, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Total kuantitas produk tanaman pangan yang dihasilkan dari seluruh area tanam, diukur dalam satuan ton (ton).
-
Total jumlah bangunan yang digunakan untuk sistem irigasi, seperti bendungan, waduk, saluran air, dan pompa air.
-
Luasan total area yang ditanami dengan tanaman holtikultura, seperti sayur, buah, dan bunga, diukur dalam satuan hektar (ha).
-
Total jumlah pupuk bersubsidi yang dialokasikan dan didistribusikan kepada petani di wilayah tertentu, diukur dalam satuan ton (ton).
-
Total jumlah alat dan mesin pertanian yang tersedia dan dapat diakses oleh petani di wilayah tertentu, dihitung dalam satuan unit.
-
Total kuantitas produk tanaman holtikultura yang dihasilkan dari seluruh area tanam, diukur dalam satuan ton (ton).