Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Data Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Kota Tangerang 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Data Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Kota Tangerang
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Sektor Publik Perpajakan dan Regulasi Pasar
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Penanggulangan Bencana Daerah
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Raya Daan Mogot No.67, RT.001/RW.001, Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15112 No. Telepon : 021 - 5582144
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpbd@tangerangkota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ahmad Rizal Efendi, ST |
| Jabatan: | Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi |
| Alamat: | Jl. Daan Mogot No.67, RT.001/RW.001, Sukarasa, Tangerang, Kota Tangerang, Banten |
| Telepon: | 0215582144 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpbd@tangerangkota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanRehabilitasi adalah perbaikan dan pemulihan semua aspek pelayanan publik atau masyarakat sampai tingkat yang memadai pada wilayah pascabencana dengan sasaran utama untuk normalisasi atau berjalannya secara wajar semua aspek pemerintahan dan kehidupan masyarakat pada wilayah pascabencana Rekonstruksi adalah pembangunan kembali semua prasarana dan sarana, kelembagaan pada wilayah pascabencana, baik pada tingkat pemerintahan maupun masyarakat dengan sasaran utama tumbuh dan berkembangnya kegiatan perekonomian, sosial dan budaya, tegaknya hukum dan ketertiban, dan bangkitnya peran serta masyarakat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat pada wilayah pascabencana
Tujuan Kegiatan
Mengumpulkan data yang berkaitan dengan sarana dan prasarana bencana sebagai dasar evaluasi pelaksanaan dan rehabilitasi bencana yang terjadi di Kota Tangerang.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-10-02 s.d. 2024-11-30
Desain
2024-10-02 s.d. 2024-11-30
Pengumpulan Data
2025-01-01 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-11-01 s.d. 2025-11-30
Analisis
2025-12-02 s.d. 2025-12-16
Diseminasi Hasil
2025-12-17 s.d. 2026-01-17
Evaluasi
2026-01-20 s.d. 2026-03-14
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Kerusakan Rumah yang diakibatkan Bencana Alam | Kerusakan Rumah yang diakibatkan Bencana Alam | Banyaknya rumah penduduk yang mengalamim kerusakan berat, sedang, dan ringan akibat dampak peristiwa bencana alam | 6 bulan |
| Gempa Bumi | Bencana Gempa Bumi | Getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Penyebab utama gempa bumi adalah pergerakan lempeng tektonik, aktivitas vulkanik, atau akibat runtuhan bawah tanah | 6 bulan |
| Tsunami | Bencana Tsunami | Serangkaian gelombang yang terbentuk akibat gangguan impulsif di dasar laut, seperti gempa bumi bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, tanah longsor bawah laut, atau bahkan hantaman benda luar angkasa. Gangguan ini menyebabkan perpindahan air laut yang besar dan mendadak, menciptakan gelombang besar yang bisa sangat merusak saat mencapai daratan | 6 bulan |
| Gunung Meletus | Bencana Gunung Meletus | Peristiwa di mana material dari dalam bumi berupa magma, gas, dan abu dikeluarkan ke permukaan melalui rekahan atau lubang pada kerak bumi. Letusan gunung berapi dapat terjadi karena tekanan gas yang sangat tinggi di dalam magma, menyebabkan material vulkanik tersebut terlontar keluar dengan kekuatan yang besar. Letusan ini dapat mengakibatkan dampak signifikan terhadap lingkungan sekitar, termasuk kerusakan infrastruktur dan ancaman bagi keselamatan manusia | 6 bulan |
| Banjir | Bencana Banjir | Kejadian alam di mana air menutupi lahan yang biasanya kering, yang disebabkan oleh tingginya curah hujan, meluapnya sungai, rusaknya tanggul, atau kombinasi faktor-faktor tersebut. Banjir juga dapat terjadi karena faktor lain seperti pasang surut laut (rob) dan banjir bandang | 6 bulan |
| Kekeringan | Bencana Kekeringan | Kondisi di mana suatu wilayah mengalami defisit curah hujan yang berkepanjangan sehingga mengakibatkan kekurangan air untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, dan aktivitas lainnya. Kekeringan dapat menyebabkan berkurangnya persediaan air, kerusakan tanaman, dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan | 6 bulan |
| Angin Topan | Bencana Angin Topan | Fenomena cuaca ekstrem yang ditandai oleh sistem tekanan udara rendah dengan angin berputar kencang. Angin ini berkecepatan minimal 63 km/jam dan dapat mencapai lebih dari 118 km/jam. Angin topan sering kali terbentuk di atas lautan tropis dan dapat menimbulkan kerusakan signifikan ketika mencapai daratan | 6 bulan |
| Tanah Longsor | Bencana Tanah Longsor | Peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Tanah longsor terjadi akibat gravitasi yang mempengaruhi lereng yang curam, serta dapat dipicu oleh berbagai faktor lain seperti erosi, gempa bumi, hujan lebat, dan aktivitas manusia | 6 bulan |
| Kerugian Akibat Bencana Banjir | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir. | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir. | 6 bulan |
| Kecamatan | Kecamatan | Perangkat daerah kabupaten atau kota sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang memiliki wilayah kerja tertentu. | 6 bulan |
| Kerugian Akibat Bencana Longsor | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsor | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsor | 6 bulan |
| Kerugian Akibat Bencana Gempa Bumi | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumi | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumi | 6 bulan |
| Kerugian Akibat Bencana Kebakaran | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakaran | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakaran | 6 bulan |
| Kerugian Akibat Bencana | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana | kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana | 6 bulan |
| Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) | Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) | Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) | 6 bulan |
| Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana | Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana | Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana | 6 bulan |
| Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana | Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana | Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana | 6 bulan |
| Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana | Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana | Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana | 6 bulan |
| Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni | Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni | Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni | 6 bulan |
| Indeks pemulihan pascabencana | Capaian indeks pemulihan pascabencana | Capaian indeks pemulihan pascabencana | 6 bulan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| BANTEN | KOTA TANGERANG |
Wawancara, Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
QUOTA_SAMPLING
Unit Sampel
Rumah tangga terdampak bencana
Unit Observasi
Rumah tangga terdampak bencana
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2026-04-01;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana
-
Perangkat daerah kabupaten atau kota sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang memiliki wilayah kerja tertentu.
-
Kejadian alam di mana air menutupi lahan yang biasanya kering, yang disebabkan oleh tingginya curah hujan, meluapnya sungai, rusaknya tanggul, atau kombinasi faktor-faktor tersebut. Banjir juga dapat terjadi karena faktor lain seperti pasang surut laut (rob) dan banjir bandang?
-
Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana
-
kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir.
-
Peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Tanah longsor terjadi akibat gravitasi yang mempengaruhi lereng yang curam, serta dapat dipicu oleh berbagai faktor lain seperti erosi, gempa bumi,....
-
Kondisi di mana suatu wilayah mengalami defisit curah hujan yang berkepanjangan sehingga mengakibatkan kekurangan air untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, dan aktivitas lainnya. Kekeringan dapat menyebabkan berkurangnya persediaan air, kerusakan tanaman, dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan?
-
Fenomena cuaca ekstrem yang ditandai oleh sistem tekanan udara rendah dengan angin berputar kencang. Angin ini berkecepatan minimal 63 km/jam dan dapat mencapai lebih dari 118 km/jam. Angin topan sering kali terbentuk di atas lautan tropis dan dapat menimbulkan kerusakan signifikan ketika mencapai daratan?
-
Getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Penyebab utama gempa bumi adalah pergerakan lempeng tektonik, aktivitas vulkanik, atau akibat runtuhan bawah tanah?
-
Peristiwa di mana material dari dalam bumi berupa magma, gas, dan abu dikeluarkan ke permukaan melalui rekahan atau lubang pada kerak bumi. Letusan gunung berapi dapat terjadi karena tekanan gas yang sangat tinggi di dalam magma, menyebabkan material vulkanik tersebut terlontar keluar dengan kekuatan....
-
Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni
-
kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumi
-
kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakaran
-
Serangkaian gelombang yang terbentuk akibat gangguan impulsif di dasar laut, seperti gempa bumi bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, tanah longsor bawah laut, atau bahkan hantaman benda luar angkasa. Gangguan ini menyebabkan perpindahan air laut yang besar dan mendadak, menciptakan gelombang....
-
Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana
-
Capaian indeks pemulihan pascabencana
-
Banyaknya rumah penduduk yang mengalamim kerusakan berat, sedang, dan ringan akibat dampak peristiwa bencana alam
-
Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana
-
Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)
-
kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsor
Indikator Kegiatan
-
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir.
-
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsor
-
Jumlah Capaian indeks pemulihan pascabencana
-
Jumlah Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana
-
Jumlah Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana
-
Jumlah rumah penduduk yang mengalamim kerusakan berat, sedang, dan ringan akibat dampak peristiwa bencana alam
-
Jumlah Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)
-
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumi
-
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana
-
Jumlah Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni
-
Jumlah Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana
-
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakaran