Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Analisis Konsumsi Pangan Wilayah Berbasis Pola Pangan Harapan 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Analisis Konsumsi Pangan Wilayah Berbasis Pola Pangan Harapan
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Neraca Nasional
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.3505.023
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. A.Yani No 25, Kabupaten Blitar-Jawa Timur
| Telepon: | 342801592 |
| Faksimile: | 342801592 |
| Email: | dinas.pertanian@blitarkab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Ir. Setiyana, MM |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ir. WITA TRIWARDHANI, M.Agr. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketahanan Pangan |
| Alamat: | Jalan A. Yani No. 25 Kota Blitar |
| Telepon: | 081556428405 |
| Faksimile: | - |
| Email: | purwantoantok8690@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKetahanan Pangan merupakan suatu sistem yang terdiri dari subsistem ketersedian, distribusi dan konsumsi. Subsistem ketersedian pangan menjamin pasokan pangan untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk, baik dari segi kuantitas, kualitas, keragaman, dan keamanannya. Subsistem Distribusi berfungsi mewujudkan sistem distribusi yang efektif dan efisien untuk menjamin agar seluruh rumah tangga dapat memperoleh pangan dalam jumlah dan kualitas yang cukup sepanjang waktu dengan harga yang terjangkau. Sedangkan subsistem konsumsi berfungsi mengarahkan agar pola pemanfaatan pangan secara nasional memenuhi kaidah mutu, keragaman, kandungan gizi, keamanan dan kehalalannya.Sementara ketahanan pangan pada tingkat rumah tangga, akan ditentukan pula oleh daya beli, kesukaan/selera, pendidikan, sosial budaya gizi yang berlaku dalam masyarakat. Pangan untuk dikonsumsi baik jumlah maupun mutunya, bergizi, beragam dan aman sesuai pola budaya makan bagi masyarakat. Tujuan akhir pembangunan ketahanan pangan adalah menjamin konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, bergizi, dan berimbang baik pada tingkat individu maupun rumah tangga. Dengan demikian, kebutuhan konsumsi pangan penduduk harus dipenuhi secara merata sepanjang waktu dengan memanfaatkan sumberdaya, kelembagaan, dan budaya lokal.Pemanfaatan data konsumsi pangan dalam perencanaan pangan menjadi sangat penting, mengingat data tersebut dapat digunakan untuk mengestimasi permintaan pangan sebagai cerminan preferensi, ketersediaan dan daya beli aktualnya. Disamping itu, data konsumsi pangan dapat digunakan sebagai instrumen evaluasi pencapaian ketahanan pangan dari sisi konsumsi (tingkat konsumsi, dan skor PPH) serta evaluasi kemampuan produksi domestic untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pangan masyarakat.Dengan demikian perlu dilakukan penilaian terhadap situasikonsumsi pangan penduduk yang sesuai dengan norma gizi untuk hidup sehat dan produktif. Dalam rangka menyusun kebijakan dan perencanaan pembangunan di bidang pangan dan gizi, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang, diperlukan ketersediaan data, khususnya data yang terkait dengan pola konsumsi dan kebutuhan pangan yang akurat dan up to date ditingkat kabupaten. Salah satu parameter yang digunakan untuk mengetahui jumlah, mutu, gizi dan keberagaman pangan adalah dengan pendekatan pola pangan harapan (PPH). Semakin tinggi skor PPH, menunjukan konsumsi pangan yang semakin beragam dan bergizi seimbang. Melalui pendekatan pola pangan harapan (PPH) kualitas konsumsi pangan penduduk dapat dicerminkan dari besaran skor pola pangan harapan.
Tujuan Kegiatan
Mendapatkan gambaran mengenai besarnya Skor Pola Pangan Harapan di Wilayah Kabupaten Blitar;Mengetahui Capaian konsumsi pangan penduduk dan tingkat kecukupan gizi;Mengetahui estimasi kebutuhan pangan penduduk diwilayah Kabupaten Blitar;Perumusan kebijakan strategis ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Blitar.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-04-08 s.d. 2025-05-05
Desain
2025-05-06 s.d. 2025-05-16
Pengumpulan Data
2025-05-19 s.d. 2025-12-01
Pengolahan Data
2025-12-08 s.d. 2025-12-15
Analisis
2025-12-16 s.d. 2025-12-19
Diseminasi Hasil
2025-12-22 s.d. 2025-12-22
Evaluasi
2025-12-23 s.d. 2025-12-26
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Konsumsi pangan Penduduk | Pangan | Konsumsi pangan penduduk dihitung dengan menjumlahkan bahan pangan per jenis komoditas, baik bentuk asal maupun olahannya. Untuk bahan pangan olahan, sebelum dijumlahkan, terlebih dahulu dikonversikan ke bentuk asalnya menggunakan angka konversi yang telah ditetapkan | Bulanan |
| Pengelompokan Konsumsi Pangan | Pengelompokan | Besarnya konsumsi pangan penduduk dihitung dengan menjumlahkan konsumsi pangan yang disiapkan/dimasak di rumah tangga dan konsumsi yang berasal dari makanan jadi/makanan jajanan serta konsumsi lainnya. | Bulanan |
| Konsumsi Energi Penduduk | Energi | Total konsumsi energi penduduk diperoleh dari penjumlahan konsumsi energi dari sembilan kelompok pangan. | Bulanan |
| Konsumsi Protein Penduduk | Protein | Total konsumsi protein penduduk diperoleh dari penjumlahan konsumsi protein dari sembilan kelompok pangan | Bulanan |
| Skor Pola Pangan Harapan | Pola | Skor PPH merupakan indikator mutu gizi dan keragaman konsumsi pangan sehingga dapat digunakan untuk merencanakan kebutuhan konsumsi pangan. | Tahun |
| Jumlah penduduk Kabupaten Blitar | Penduduk | Penduduk Kabupaten Blitar Per Kecamatan | Tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | BLITAR |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-31;
Digital (softcopy): 2025-12-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Total konsumsi energi penduduk diperoleh dari penjumlahan konsumsi energi dari sembilan kelompok pangan.
-
Besarnya konsumsi pangan penduduk dihitung dengan menjumlahkan konsumsi pangan yang disiapkan/dimasak di rumah tangga dan konsumsi yang berasal dari makanan jadi/makanan jajanan serta konsumsi lainnya.
-
Total konsumsi protein penduduk diperoleh dari penjumlahan konsumsi protein dari sembilan kelompok pangan
-
Konsumsi pangan penduduk dihitung dengan menjumlahkan bahan pangan per jenis komoditas, baik bentuk asal maupun olahannya. Untuk bahan pangan olahan, sebelum dijumlahkan, terlebih dahulu dikonversikan ke bentuk asalnya menggunakan angka konversi yang telah ditetapkan
-
Penduduk Kabupaten Blitar Per Kecamatan
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100, maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.