Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.3500.127
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Ahmad Yani 118 Surabaya 60231
| Telepon: | (031) 8280910 |
| Faksimile: | (031) 8290423 |
| Email: | ppid@dinkes.jatimprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Kesehatan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Mohamad Yoto, SKM., M.Kes |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi jawa Timur |
| Alamat: | Jl. Ahmad Yani 118 Surabaya 60231 |
| Telepon: | 0318280910 |
| Faksimile: | (031) 8280910 |
| Email: | ppid@dinkes.jatimprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanProfil Kesehatan merupakan dokumen penting yang menggambarkan situasi dan kondisi kesehatan di suatu wilayah secara komprehensif. Dokumen ini berfungsi sebagai sumber data dan informasi yang strategis untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program pembangunan kesehatan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan keseragaman data serta informasi kesehatan yang disajikan dalam dokumen Profil Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: HK.02.02/III/9190/2022 tentang Standar Instrumen Profil Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Surat edaran ini bertujuan untuk memberikan panduan teknis mengenai standar penyusunan profil kesehatan, termasuk indikator-indikator kesehatan yang harus dimuat, format pelaporan, serta sumber data yang digunakan. Menindaklanjuti surat edaran tersebut, penyusunan Profil Kesehatan menjadi kewajiban bagi setiap provinsi dan kabupaten/kota sebagai bentuk implementasi instrumen standar yang telah ditetapkan. Kewajiban ini bertujuan untuk memastikan tersedianya data kesehatan yang valid, akurat, dan dapat dibandingkan antar wilayah, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan kesehatan yang lebih efektif dan efisien.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan Data dan Informasi Kesehatan yang Akurat dan Komprehensif Meningkatkan Kapasitas SDM dalam Penyusunan Profil Kesehatan Menyeragamkan Format dan Isi Profil Kesehatan antar Daerah Mendukung Perumusan Kebijakan dan Perencanaan Program Kesehatan yang Tepat Sasaran Memenuhi Kewajiban Pelaporan kepada Pemerintah Pusat
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-11-01 s.d. 2025-12-31
Desain
2025-12-31 s.d. 2026-01-01
Pengumpulan Data
2026-01-01 s.d. 2026-03-31
Pengolahan Data
2026-04-01 s.d. 2026-04-30
Analisis
2026-05-01 s.d. 2026-05-31
Diseminasi Hasil
2026-06-01 s.d. 2026-06-30
Evaluasi
2026-11-01 s.d. 2026-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup | Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 - 11 terhadap kelahiran hidup pada waktu dan wilayah tertentu bayi (usia <1 tahun) terhadap kelahiran hidup pada waktu dan wilayah tertentu | Rasio jumlah bayi (usia 0–11 bulan) yang meninggal terhadap jumlah kelahiran hidup pada waktu dan wilayah yang sama | 1 tahun |
| Angka Kematian Ibu | Kematian Ibu | Angka Kematian Ibu adalah jumlah kematian perempuan selama masa kehamilan, persalinan, dan dalam 42 hari setelah berakhirnya kehamilan per 100.000 kelahiran hidup, akibat semua penyebab terkait atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kekerasan). | 1 tahun |
| Persentase orang terduga TBC mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM | Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeriksaan klinis (tanda dan gejala tuberculosis), pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang lainnya, edukasi perilaku berisiko dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut serta dilakukan pengobatan sesuai standar jika dinyatakan tuberkulosis (Register Terduga Tuberkulosis-TBC.06) yang mendapatkan pelayanan ssesuai standar. | 1 tahun |
| Angka pengobatan lengkap semua kasus TBC | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Pasien tuberkulosis sensitif obat (SO) yang telah menyelesaikan pengobatan secara lengkap dimana pada salah satu pemeriksaan sebelum akhir pengobatan hasilnya negatif namun tanpa ada bukti hasil pemeriksaan bakteriologis pada akhir pengobatan. | 1 tahun |
| Jumlah kematian selama pengobatan tuberkulosis | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Jumlah semua kasus TBC sensitif obat (SO) diobati yang memiliki hasil akhir pengobatan meninggal dan pengobatan lengkap diantara jumlah semua kasus TBC SO yang diobati dan dilaporkan | 1 tahun |
| Persentase ODHIV Baru Mendapat Pengobatan ARV | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | ODHIV baru yang ditemukan (terdiagnosa) diberikan pengobatan ARV | 1 tahun |
| Angka Kematian Balita per 1.000 Kelahiran Hidup | Rasio kematian balita (0-59 bulan) terhadap kelahiran hidup dalam populasi yang sama | Jumlah balita meninggal dari suatu kohort kelahiran tertentu per 1.000 kelahiran hidup di wilayah dan periode waktu yang sama | 1 tahun |
| Penderita hipertensi mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar | Pelayanan Kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) | Persentase penderita hipertensi usia =15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun terhadap estimasi jumlah penderita hipertensi usia =15 tahun berdasarkan angka prevalensi kab/kota. | 1 tahun |
| Penyandang DM mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar | Pelayanan Kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) | Persentase penderita Diabetes Mellitus (DM) usia =15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun dibandingkan dengan estimasi jumlah penderita DM usia =15 tahun berdasarkan angka prevalensi kab/kota | 1 tahun |
| Jumlah Bayi Mati | Kematian Bayi | Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 - 11 bulan tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 1 tahun |
| Jumlah Lahir Hidup | Kelahiran Hidup | Suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misal: bernafas, ada denyut jantung atau gerakan otot | 1 tahun |
| Jumlah Kematian Ibu | Kematian Ibu | Kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri. | 1 tahun |
| Jumlah Kasus HIV | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | (Human Immunodeficiency Virus) seseorang yang hasil pemeriksaannya HIV positif dengan pemeriksaan 3 reagen rapid test. | 1 tahun |
| Jumlah orang terduga tuberkulosis yang dilakukan pemeriksaan penunjang dalam kurun waktu satu tahun | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeriksaan klinis (tanda dan gejala tuberculosis), pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang lainnya, edukasi perilaku berisiko dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut serta dilakukan pengobatan sesuai standar jika dinyatakan tuberkulosis (Register Terduga Tuberkulosis-TBC.06) yang mendapatkan pelayanan sesuai standar. | 1 tahun |
| Jumlah perkiraan orang yang terduga tuberkulosis dalam kurun waktu satu tahun yang sama | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Terduga tuberkulosis Orang yang mempunyai gejala utama pasien TB paru adalah batuk selama 2 minggu atau lebih dimana yang dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, malaise, berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik, demam meriang lebih dari satu bulan. Pada pasien dengan HIV positif, batuk sering kali bukan merupakan gejala TB yang khas, sehingga gejala batuk tidak harus selalu selama 2 minggu atau lebih | 1 tahun |
| Jumlah kasus tuberkulosis sensitif obat (SO) yang memiliki hasil pengobatan lengkap | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Pasien tuberkulosis sensitif obat (SO) yang telah menyelesaikan pengobatan secara lengkap dimana pada salah satu pemeriksaan sebelum akhir pengobatan hasilnya negatif namun tanpa ada bukti hasil pemeriksaan bakteriologispada akhir pengobatan. | 1 tahun |
| Jumlah semua kasus tuberkulosis sensitif obat (SO) yang diobati dan dilaporkan pada kohort yang sama | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Jumlah absolut pasien TBC-SO yang secara resmi terdaftar dalam sistem pelaporan dan menerima pengobatan pada periode waktu yang sama (biasanya per tahun atau per kohort). | 1 tahun |
| Jumlah pasien tuberkulosis yang meninggal sensitif obat (SO) oleh sebab apapun selama masa pengobatan tuberkulosis | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Jumlah pasien adalah seluruh pasien Tuberkulosis yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di RS, BBKPM/BPKPM/BP4, Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan, Dokter Praktek Mandiri, Klinik dll | 1 tahun |
| Jumlah semua kasus tuberkulosis yang diobati dan dilaporkan pada kohort yang sama | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Kasus Tuberkulosis ditemukan dan diobati berdasarkan kohort yang sama dari kasus penemuan kasus yang dinilai kesembuhan dan pengobatan lengkap | 1 tahun |
| Jumlah ODHIV baru ditemukan dan mendapat pengobatan | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Subset dari ODHIV baru yang telah menerima resep ARV pertama dan tercatat dalam sistem pengobatan | 1 tahun |
| Jumlah ODHIV baru ditemukan | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Jumlah individu dengan hasil tes HIV positif (melalui 3 reagen rapid test) yang tercatat sebagai kasus baru atau tanpa riwayat diagnosis sebelumnya | 1 tahun |
| Jumlah balita Mati | Kematian yang terjadi pada bayi/anak usia 0- 59 bulan (bayi + anak balita) tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | Kematian yang terjadi pada bayi/anak usia 0- 59 bulan (bayi + anak balita) tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 1 tahun |
| Jumlah penderita hipertensi | Pelayanan kesehatan penyakit tidak menula | Jumlah penderita hipertensi usia =15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun | 1 tahun |
| Jumlah penderita diabetes melitus | Pelayanan kesehatan penyakit tidak menular | Jumlah penderita DM usia =15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun | 1 tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | PACITAN |
| JAWA TIMUR | PONOROGO |
| JAWA TIMUR | TRENGGALEK |
| JAWA TIMUR | TULUNGAGUNG |
| JAWA TIMUR | BLITAR |
| JAWA TIMUR | KEDIRI |
| JAWA TIMUR | MALANG |
| JAWA TIMUR | LUMAJANG |
| JAWA TIMUR | JEMBER |
| JAWA TIMUR | BANYUWANGI |
| JAWA TIMUR | BONDOWOSO |
| JAWA TIMUR | SITUBONDO |
| JAWA TIMUR | PROBOLINGGO |
| JAWA TIMUR | PASURUAN |
| JAWA TIMUR | SIDOARJO |
| JAWA TIMUR | MOJOKERTO |
| JAWA TIMUR | JOMBANG |
| JAWA TIMUR | NGANJUK |
| JAWA TIMUR | MADIUN |
| JAWA TIMUR | MAGETAN |
| JAWA TIMUR | NGAWI |
| JAWA TIMUR | BOJONEGORO |
| JAWA TIMUR | TUBAN |
| JAWA TIMUR | LAMONGAN |
| JAWA TIMUR | GRESIK |
| JAWA TIMUR | BANGKALAN |
| JAWA TIMUR | SAMPANG |
| JAWA TIMUR | PAMEKASAN |
| JAWA TIMUR | SUMENEP |
| JAWA TIMUR | KOTA KEDIRI |
| JAWA TIMUR | KOTA BLITAR |
| JAWA TIMUR | KOTA MALANG |
| JAWA TIMUR | KOTA PROBOLINGGO |
| JAWA TIMUR | KOTA PASURUAN |
| JAWA TIMUR | KOTA MOJOKERTO |
| JAWA TIMUR | KOTA MADIUN |
| JAWA TIMUR | KOTA SURABAYA |
| JAWA TIMUR | KOTA BATU |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Spreadsheet
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Validasi data melalui desk dengan kabupaten/kota
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : OPD
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-06-30;
Digital (softcopy): 2026-06-30;
Data Mikro: 2026-06-30;
Variabel Kegiatan
-
Terduga tuberkulosis Orang yang mempunyai gejala utama pasien TB paru adalah batuk selama 2 minggu atau lebih dimana yang dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, malaise, berkeringat malam hari....
-
Jumlah penderita hipertensi usia >=15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun
-
Jumlah penderita DM usia >=15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun
-
Jumlah absolut pasien TBC-SO yang secara resmi terdaftar dalam sistem pelaporan dan menerima pengobatan pada periode waktu yang sama (biasanya per tahun atau per kohort).
-
Suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misal: bernafas, ada denyut jantung atau gerakan otot
-
Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeriksaan klinis (tanda dan gejala tuberculosis), pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang lainnya, edukasi perilaku berisiko dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan....
-
Pasien tuberkulosis sensitif obat (SO) yang telah menyelesaikan pengobatan secara lengkap dimana pada salah satu pemeriksaan sebelum akhir pengobatan hasilnya negatif namun tanpa ada bukti hasil pemeriksaan bakteriologispada akhir pengobatan.
-
(Human Immunodeficiency Virus) seseorang yang hasil pemeriksaannya HIV positif dengan pemeriksaan 3 reagen rapid test.
-
Kematian yang terjadi pada bayi/anak usia 0- 59 bulan (bayi + anak balita) tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri
-
Jumlah individu dengan hasil tes HIV positif (melalui 3 reagen rapid test) yang tercatat sebagai kasus baru atau tanpa riwayat diagnosis sebelumnya
-
Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 - 11 bulan tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri
-
Jumlah pasien adalah seluruh pasien Tuberkulosis yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di RS, BBKPM/BPKPM/BP4, Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan, Dokter Praktek Mandiri, Klinik dll
-
Kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri.
-
Suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misal: bernafas, ada denyut jantung atau gerakan otot
-
Subset dari ODHIV baru yang telah menerima resep ARV pertama dan tercatat dalam sistem pengobatan
-
Kasus Tuberkulosis ditemukan dan diobati berdasarkan kohort yang sama dari kasus penemuan kasus yang dinilai kesembuhan dan pengobatan lengkap
Indikator Kegiatan
-
Jumlah semua kasus TBC sensitif obat (SO) diobati yang memiliki hasil akhir pengobatan meninggal dan pengobatan lengkap diantara jumlah semua kasus TBC SO yang diobati dan dilaporkan
-
ODHIV baru yang ditemukan (terdiagnosa) diberikan pengobatan ARV
-
Pasien tuberkulosis sensitif obat (SO) yang telah menyelesaikan pengobatan secara lengkap dimana pada salah satu pemeriksaan sebelum akhir pengobatan hasilnya negatif namun tanpa ada bukti hasil pemeriksaan bakteriologis pada akhir pengobatan.
-
Angka Kematian Ibu adalah jumlah kematian perempuan selama masa kehamilan, persalinan, dan dalam 42 hari setelah berakhirnya kehamilan per 100.000 kelahiran hidup, akibat semua penyebab terkait atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kekerasan).
-
Rasio jumlah bayi (usia 0–11 bulan) yang meninggal terhadap jumlah kelahiran hidup pada waktu dan wilayah yang sama
-
Persentase penderita hipertensi usia >=15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun terhadap estimasi jumlah penderita hipertensi usia >=15 tahun berdasarkan angka prevalensi kab/kota.
-
Jumlah balita meninggal dari suatu kohort kelahiran tertentu per 1.000 kelahiran hidup di wilayah dan periode waktu yang sama
-
Persentase penderita Diabetes Mellitus (DM) usia >=15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun dibandingkan dengan estimasi jumlah penderita DM usia >=15 tahun berdasarkan angka prevalensi kab/kota
-
Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeriksaan klinis (tanda dan gejala tuberculosis), pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang lainnya, edukasi perilaku berisiko dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan....