Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas) Kabupaten Bengkayang 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas) Kabupaten Bengkayang
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bengkayang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Guna Baru Trans Rangkang
| Telepon: | (0562) 4442057 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dispangperbun.bky@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dr. YULIANUS, S.Hut.,M.Si |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Anna Maria Yenni, S.P |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan |
| Alamat: | Jalan Guna Baru Trans Rangkang, Bengkayang |
| Telepon: | 05624442057 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinpangperbun.bky@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPerekonomian Kabupaten Bengkayang tergantung pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang masih mempunyai peranan tinggi terhadap PDRB atas dasar harga berlaku menurut lapangan usaha. Sektor ini pada tahun 2023 menurun dibandingkan tahun sebelumnya, di mana tahun 2022 perannya 33,4 % menjadi 33,0 %. Penurunan ini disebabkan semua sub sektor yang ada dalam sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mengalami kenaikan peranan. Selain sektor sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sebagian besar sektor lainnya mengalami penurunan. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih sangat banyak hal yang harus dilakukan oleh pemerintah dan para pemegang kepentingan (stakeholder) dalam melakukan pembangunan. Informasi tentang ketahanan dan kerentanan pangan penting untuk memberikan informasi kepada para pembuat keputusan dalam pembuatan program dan kebijakan, baik di tingkat pusat maupun tingkat lokal, untuk lebih memprioritaskan intervensi dan program berdasarkan kebutuhan dan potensi dampak kerawanan pangan yang tinggi. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu instrumen untuk mengelola krisis pangan dalam rangka upaya perlindungan/penghindaran dari krisis pangan dan gizi baik jangka pendek, menengah maupun panjang. Dalam rangka menyediakan informasi ketahanan pangan yang yang akurat dan komprehensif, disusunlah Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/ Food Security and Vulnerability Atlas-FSVA sebagai instrumen untuk monitoring ketahanan pangan wilayah. Di tingkat nasional FSVA disusun sejak tahun 2002 bekerja sama dengan World Food Programme (WFP). Kerjasama tersebut telah menghasilkan Peta Kerawanan Pangan (Food Insecurity Atlas - FIA) pada tahun 2005. Pada tahun 2009, 2015, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022, dan 2023 disusun Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA). Sebagai tindak lanjut penyusunan FSVA Nasional disusun pula FSVA Provinsi dengan analisis sampai tingkat kecamatan dan FSVA Kabupaten dengan analisis sampai tingkat desa. Dengan demikian, permasalahan pangan dapat dideteksi secara cepat sampai level yang paling bawah. FSVA kabupaten telah disusun sejak tahun 2012 dan dimutakhirkan pada tahun 2016. Untuk mengakomodir perkembangan situasi ketahanan pangan dan pemekaran wilayah desa, maka dilakukan pemutakhiran FSVA Kabupaten pada tahun 2024.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan informasi ketahanan pangan yang yang akurat dan komprehensif Menyajikan informasi tentang ketahanan dan kerentanan pangan penting untuk memberikan informasi kepada para pembuat keputusan dalam pembuatan program dan kebijakan Mengakomodir perkembangan situasi ketahanan pangan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-05-01 s.d. 2024-06-30
Desain
2024-05-01 s.d. 2024-06-30
Pengumpulan Data
2024-07-01 s.d. 2024-10-31
Pengolahan Data
2024-11-01 s.d. 2024-11-15
Analisis
2024-11-16 s.d. 2024-11-30
Diseminasi Hasil
2024-12-01 s.d. 2024-12-31
Evaluasi
2024-12-01 s.d. 2024-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Aspek ketersediaan pangan | Ketersediaan Pangan | - Rasio luas baku lahan sawah terhadap luas wilayah desa - Rasio jumlah sarana dan prasarana ekonomi terhadap jumlah rumah tangga | 1 Tahun |
| Akses Pangan | Aspek Akses Terhadap Pangan | - Rasio jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah terhadap jumlah penduduk desa. - Desa yang tidak memiliki akses penghubung memadai melalui darat atau air atau udara | 1 Tahun |
| Aspek Pemanfaatan Pangan | Ketersediaan Pangan | - Rasio jumlah rumah tangga tanpa akses air bersih terhadap jumlah rumah tangga desa - Rasio jumlah tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk desa | 1 Tahun |
| Indeks Ketahanan Pangan | Ketersediaan Pangan | Kondisi kerentanan terhadap kerawanan pangan kronis secara komposit ditentukan berdasarkan 6 indikator yang berhubungan dengan ketersediaan pangan, akses pangan dan penghidupan, serta pemanfaatan pangan dan gizi | 1 Tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN BARAT | BENGKAYANG |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Desa/ Kelurahan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Desa/ Kelurahan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-31;
Digital (softcopy): 2024-12-31;
Data Mikro: -