Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Kondisi Jalan Kabupaten dan Jembatan di Kabupaten Solok 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Kondisi Jalan Kabupaten dan Jembatan di Kabupaten Solok
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Solok
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Raya Solok - Padang Km. 20 Arosuka
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dpuprsolokkab@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas PUPR |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | ISWANDI, ST, MT |
| Jabatan: | Kepala Bidang Bina Marga |
| Alamat: | Koto Baru |
| Telepon: | 085274788393 |
| Faksimile: | - |
| Email: | iswandi007is@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanAdanya Permintaan Data Jalan Dan Jembatan Untuk Penyusunan Kebijakan Pembangunan sehingga perlu dilakukan Pengumpulan Data Jalan Dan Jembatan yang dikelompokkan pada beberapa Klasifikasi Sesuai Kebutuhan Pengguna Data.
Tujuan Kegiatan
Untuk Memenuhi Permintaan Data Jalan Dan Jembatan Yang Sudah Terhimpun
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-01 s.d. 2024-01-31
Desain
2024-02-01 s.d. 2024-02-28
Pengumpulan Data
2024-02-01 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2024-11-01 s.d. 2024-12-31
Analisis
2024-12-20 s.d. 2025-01-10
Diseminasi Hasil
2025-01-17 s.d. 2025-02-07
Evaluasi
2025-02-15 s.d. 2025-02-28
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Panjang Jalan | Panjang | Panjang prasarana transportasi yang digunakan untuk lalu lintas orang (kendaraan dan sebagainya) | 1 Tahun |
| Kondisi Jalan | Kondisi | Merupakan Kondisi Jalan mulai dari Baik, Sedang, Rusak ringan dan Rusak Berat | 1 Tahun |
| Banyaknya Jembatan | Jembatan | Banyaknya jalan atau titian besar yang berada di atas permukaan air dan/atau tanah | 1 Tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | SOLOK |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Jalan dan Jembatan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Pemeriksaan Manual
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Jalan dan Jembatan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-02-28;
Digital (softcopy): 2025-02-28;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Aspal adalah bahan hidro Karbon yang bersifat melekat (adhesive), berwarna hitam kecoklatan, tahan terhadap air, dan Viskoelastis. Aspal sering disebut bitumen, bitumen merupakan bahan pengikat pada Campuran beraspal yang dimanfaatkan sebagai lapis perkerasan lentur.
-
Jalan tanah adalah jalan yang belum diaspal dan permukaannya lebih lunak, yang dibuat dengan penambahan material seperti batu dan kerikil. Jalan tanah juga dikenal sebagai jalan musim kering karena mudah dibanjiri lumpur dan tidak bisa dilalui setelah hujan
-
jalan dengan permukaan perkerasan yang benar- benar rata, tidak ada gelombang dan tidak ada kerusakan permukaan
-
Lapis Penetrasi Makadam (LAPEN) merupakan lapis perkerasan yang terdiri atas agregat pokok dan agregat pengunci bergradasi seragam yang diikat oleh aspal dengan cara disemprotkan di atas agregat pokok dan pemadatannya dilakukan lapis demi lapis
-
menerapkan sistem perkerasan kaku yang terdiri atas lapis pondasi dan lapis pondasi bawah. Karena memiliki modulus elastisitas yang tinggi, perkerasan beton akan meneruskan beban ke bidang tanah dasar yang luas.
-
jalan dengan kondisi rusak ringan adalah jalan yang masih bisa dilalui kendaraan dengan aman, tetapi sudah mulai menunjukkan kerusakan kecil pada permukaannya.seperti: 1.Rusak ringan berarti permukaan jalan mengalami keretakan halus, lubang kecil, atau gelombang ringan, namun struktur dasar jalan masih....
-
Jalan dengan kondisi sedang adalah jalan dengan kerataan permukaan perkerasan sedang, mulai ada gelombang tetapi tidak ada kerusakan permukaan.
-
Merupakanj alan yang permukaannya terbuat dari kerikil yang dibawa dari tambang atau dasar sungai. Jalan kerikil sering disebut sebagai jalan tak beraspal, tetapi sebenarnya merupakan jalan permukaan alami yang direkayasa
Indikator Kegiatan
-
Jumlah Panjang Jalan yang berkondisi Baik + Panjang Jalan yang berkondisi Sedang