Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pencacahan Lengkap Survei Kondisi Jalan 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanPencacahan Lengkap Survei Kondisi Jalan
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Perwilayahan dan Perkotaan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sibolga
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Kom .Yos Sudarso No. 42
| Telepon: | 0631-21132 |
| Faksimile: | 0631-21132 |
| Email: | pupr.kotasibolga@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Arif Rahman, ST, MM |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ahmad Azwar, ST, MM |
| Jabatan: | Kepala Bidang Bina Marga |
| Alamat: | Jl. Com Yos Sudarso No. 42 |
| Telepon: | 063121132 |
| Faksimile: | 063121132 |
| Email: | ahmadazwar@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanInfrastruktur Jalan Merupakan Hal Yang Sangat Vital Dalam Masyarakat Dan Wilayah Suatu Daerah. Adapun Manfaat Infrastruktur Jalan Antara Lain: 1. Membuka Keterisolasian Wilayah 2. Meningkatkan Akitivitas Dan Mendukung Kelancaran Roda Ekonomi Wilayah 3. Mempermudah Akses Penggunaan Teknologi Dan Pemanfaatan Sosial, Seperti Pendidikan, Kesehatan, Pemerintahan, Perdagangan Dan Jasa Dan Lain-lain 4. Peningkatan Mobilitas Dan Kontak Sosial Antara Penduduk 5. Solusi Dalam Sistem Lalu Lintas. Peningkatan Keandalan Sarana Jalan Sebagai Sarana Penunjang Kelancaran Transportasi Dianggap Penting. Survei Kondisi Jalan Pada Kota Sibolga Merupakan Hal Yang Sangat Penting Karena Dapat Memberikan Informasi Yang Relevan, Up Todate, Akurat Dan Lebih Lengkap Ketersediaan Data Yang Up To Date Merupakan Kebutuhan Utama Untuk Menunjang Informasi Dalam Rangka Pelaksanaan Kegiatan Perencanaan Dan Pembangunan Yang Berkelanjutan Dan Terarah. Oleh Karena Itu, Untuk Mengoptimalkan Pembangunan Perlu Didukung Dengan Data Dan Informasi Mengenai Kondisi Jalan Di Kota Sibolga Dalam Bentuk Database Yang Akan Menjadi Dasar Acuan Dalam Perencanaan Jalan Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Sibolga
Tujuan Kegiatan
1. Menyediakan Database Kondisi Eksisting Jalan Di Kota Sibolga Meliputi Panjang, Lebar Dan Kondisi Jalan 2. Menyediakan Database Jalan Sesuai Dengan Kondisi Eksisting Sehingga Dapat Menjadi Acuan Untuk Penanganan Selanjutnya.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-03-03 s.d. 2025-03-07
Desain
2025-03-03 s.d. 2025-03-14
Pengumpulan Data
2025-03-10 s.d. 2025-03-21
Pengolahan Data
2025-05-23 s.d. 2025-08-14
Analisis
2025-05-23 s.d. 2025-08-14
Diseminasi Hasil
2025-05-23 s.d. 2025-08-14
Evaluasi
2025-05-23 s.d. 2025-08-14
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Luas Area Kerusakan | Luas Area Kerusakan | Luas Area Kerusakan Jalan didefenisikan total kerusakan pada permukaan jalan yang dapat menyebabkan terganggunya fungsi jalan. Kondisi ini dinilai dari kondisi permukaan perkerasan, dan kondisi retak pada permukaan jalan | 2024 |
| Lebar Rata-Rata Area Kerusakan | Lebar Rata-Rata Area Kerusakan | Lebar Rata-Rata Area Kerusakan jalan didefenisikan sebagai rata-rata lebar kerusakan pada permukaan yang dapat meyebabkan terganggunya fungsi jalan tersebut Lebar rata-rata ini kemudian dibagi menjadi empat kategori yaitu: Tiak ada, halus <1 mm, sedang 1-5 mm, dan Lebar >5 mm | 2024 |
| Jumlah Lubang pada Jalan | Jumlah Lubang pada Jalan | Jumlah Lubang (Potholes) adalah jumlah kerusakan berbentuk seperti mangkok pada permukaan perkerasan yang dapat menanmpung dan meresapkan air Kondisi ini dilihat dari 2 hal yaitu jumlah lubang dan ukuran lubang pada ruas jalan. | 2024 |
| Kedalaman Rata- Rata dari Keadalaman Bekas Roda (Rutting) | Kedalaman Rata- Rata dari Keadalaman Bekas Roda (Rutting) | Kedalaman Rata-rata dari kedalaman bekas roda (rutting) merupakan kedalaman dari kerusakan penurunan memanjang pada jalur jejak roda kiri (JRKI) dan kanan (JKRA) akibat deformasi lapis perkerasan akibat beban kendaraan. Rutting dinilai berdasarkan empat kategori yaitu: Tidak ada, <1 cm dalam, 1-3 cm dalam, 3 dalam | 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA UTARA | KOTA SIBOLGA |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Jalan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Jalan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-08-14;
Digital (softcopy): 2025-08-14;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Luas area kerusakan jalan didefinisikan total kerusakan pada permukaan jalan yang dapat menyebabkan terganggunya fungsi jalan tersebut. Kerusakan ini dinilai dari kondisi permukaan perkerasan, dan kondisi retak pada penmukaan jalan pada permukaan jalan
-
Kedalaman rata-rata dari kedalaman bekas roda (rutting) merupakan kedalaman dari kerusakan berupa penurunan memanjang pada jalur jejak roda kiri (JKRI) dan kanan (JKRA) akibat deformasi lapis perkerasan permanen yang disebabkan oleh pergerakan lateral bahan perkerasan akibat beban kendaraan. Rutting....
-
Jumlah lubang (potholes) adalah jumlah kerusakan berbentuk seperti mangkok pada permukaan perkerasan yang dapat menampung dan meresapkan air Kondisi ini lihat dari dua hal, yaitu jumlah lubang dan ukuran lubang pada ruas jalan
-
Lebar rata-rata area kerusakan jalan didefinisikan sebagai rata-rata lebar kerusakan pada permukaan jalan yang dapat menyebabkan terganggunya fungsi jalan tersebut. Lebar rata-rata ini kemudian dibagi menjadi ernpat kategori yaitu tidak ada, halus <1 mm, sedang 1- 5 mm, dan lebar >5 mm
Indikator Kegiatan
-
Surface Distress Index (SDI) adalah skala kinerja jalan yang diperoleh dari hasil pengamatan secara visual terhadap kerusakan jalan yang terjadi di lapangan. Dimana jalan yang dilakukan penilaian adalah sepanjang 100 meter yang kemudian akan dikonversi dalam km