Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Kabupaten Sumbawa 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Kabupaten Sumbawa
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.5204.010
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Bungur No. 7 Sernu, Kel. Lempeh, Kec. Sumbawa, Kab. Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
| Telepon: | 0371-2629208 |
| Faksimile: | - |
| Email: | ketahananpangan@sumbawakab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Nur Isna Sitoresmi, S.Sos., M.Si. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Keamanan dan Konsumsi Pangan |
| Alamat: | Jalan Bungur No. 7, Labuhan Badas, Sernu, Sumbawa |
| Telepon: | 03712629208 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspangan.sumbawakab@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKonsumsi pangan merupakan salah satu pilar ketahanan pangan yang berperan penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia. Status gizi yang baik, yang ditentukan oleh asupan pangan bergizi seimbang dan beragam, menjadi kunci untuk hidup sehat, aktif, dan produktif. Tidak ada satu jenis pangan yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan gizi, sehingga diperlukan keragaman dan keseimbangan konsumsi pangan.Untuk mengukur tingkat keragaman dan keseimbangan konsumsi pangan masyarakat, digunakan indikator Pola Pangan Harapan (PPH). Menurut FAO-RAPA (1989), PPH adalah susunan beragam pangan berdasarkan proporsi keseimbangan energi dari sembilan kelompok pangan dengan mempertimbangkan aspek daya terima, ketersediaan, ekonomi, budaya, dan agama.Pemerintah Indonesia telah menetapkan kebijakan penganekaragaman konsumsi pangan melalui Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2009, yang mendorong terciptanya pola konsumsi pangan beragam, seimbang, dan aman berbasis sumber daya lokal. Di tingkat daerah, skor PPH menjadi indikator penting dalam perencanaan dan evaluasi program pangan, termasuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.Kegiatan kompilasi produk administrasi data skor PPH Kabupaten Sumbawa bertujuan menyediakan data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar perumusan kebijakan dan intervensi untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat.
Tujuan Kegiatan
Menyampaikan data dan informasi konsumsi energi, protein, dan skor Pola Pangan Harapan (PPH) penduduk Kabupaten Sumbawa.Menyajikan data konsumsi pangan penduduk menurut jenis pangan utama di Kabupaten Sumbawa.Menyediakan data konsumsi pangan Kabupaten Sumbawa secara komprehensif.Menyajikan proporsi penduduk yang mengonsumsi berbagai komoditas pangan.Menyajikan target dan capaian kebutuhan konsumsi pangan Kabupaten Sumbawa.Menghasilkan komposisi norma (standar) pangan yang memenuhi kebutuhan gizi penduduk, dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi (nutritional balance), cita rasa (palatability), daya cerna (digestibility), daya terima masyarakat (acceptability), serta keterjangkauan daya beli (affordability).
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-08-01 s.d. 2025-08-14
Desain
2025-08-01 s.d. 2025-08-14
Pengumpulan Data
2025-08-20 s.d. 2025-09-01
Pengolahan Data
2025-09-02 s.d. 2025-12-01
Analisis
2025-10-01 s.d. 2025-12-01
Diseminasi Hasil
2025-12-15 s.d. 2025-12-19
Evaluasi
2025-12-22 s.d. 2025-12-26
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Pola Pangan Harapan (PPH) | Pola Pangan Harapan (PPH) | Susunan beragam pangan yang didasarkan atas proporsi keseimbangan energi dari berbagai kelompok pangan untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi lainnya, baik dalam jumlah maupun mutu dengan mempertimbangkan segi daya terima, ketersediaan pangan, ekonomi, budaya dan agama. | Tahunan |
| Angka Kecukupan Gizi (AKG) | Angka Kecukupan Gizi (AKG) | Suatu nilai yang menunjukkan kebutuhan ratarata zat gizi tertentu yang harus dipenuhi setiap hari bagi hampir semua orang dengan karakteristik tertentu yang meliputi umur, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik dan kondisi fisiologis untuk hidup sehat. | Tahunan |
| Angka Kecukupan Energi (AKE) | Angka Kecukupan Energi (AKE) | Rata-rata angka kecukupan energi masyarakat Indonesia per orang per hari pada tingkat konsumsi, mengacu pada standar yang ditetapkan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan. | Tahunan |
| Konsumsi Pangan | Konsumsi Pangan | Jenis dan jumlah makanan dan minuman yang dikonsumsi seseorang, kelompok, atau penduduk untuk memenuhi kebutuhan gizi. | Tahunan |
| Tingkat Konsumsi Energi | Tingkat Konsumsi Energi | Perbandingan antara banyaknya energi yang dikonsumsi (kalori) terhadap kecukupan energi, dalam satuan %AKG. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| NUSA TENGGARA BARAT | SUMBAWA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Mail, Lainnya : WhatsApp
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Konsumsi Pangan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Rekonsiliasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Konsumsi Pangan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-15;
Digital (softcopy): 2025-12-15;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Rata-rata angka kecukupan energi masyarakat Indonesia per orang per hari pada tingkat konsumsi, mengacu pada standar yang ditetapkan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.
-
Perbandingan antara banyaknya energi yang dikonsumsi (kalori) terhadap kecukupan energi, dalam satuan %AKG.
-
Jenis dan jumlah makanan dan minuman yang dikonsumsi seseorang, kelompok, atau penduduk untuk memenuhi kebutuhan gizi.
-
Suatu nilai yang menunjukkan kebutuhan ratarata zat gizi tertentu yang harus dipenuhi setiap hari bagi hampir semua orang dengan karakteristik tertentu yang meliputi umur, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik dan kondisi fisiologis untuk hidup sehat.
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100, maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.