Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Kawasan Sains dan Teknologi (KST) yang dikembangkan Badan Riset dan Inovasi Nasional 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Kawasan Sains dan Teknologi (KST) yang dikembangkan Badan Riset dan Inovasi Nasional
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Ilmu Pengetahuan dan Hak Paten
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Riset dan Inovasi Nasional
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Gedung B.J. Habibie, Jl. M.H. Thamrin No. 8, Jakarta Pusat 10340
| Telepon: | +62811-1933-3639 |
| Faksimile: | - |
| Email: | ppid@brin.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi |
| Eselon 2: | Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Koordinator BPK di Sesdep DIRI |
| Jabatan: | Koordinator BPK di Sesdep DIRI |
| Alamat: | Gedung B.J. Habibie Jalan M.H. Thamrin Nomor 8 Jakarta Pusat 10340 |
| Telepon: | 081110646759 |
| Faksimile: | - |
| Email: | ses-diri@brin.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBerdasarkan Peraturan BRIN nomor 1 tahun 2021 Pasal 85 poin f menyebutkan bahwa Kedeputian Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi memiliki fungsi pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengelolaan dan optimalisasi infrastruktur riset dan inovasi. Melalui fungsinya tersebut, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan pelaksanaan kebijakan di bidang infrastruktur riset dan inovasi secara menyeluruh. Kegiatan kompilasi jumlah Kawasan Sains dan Teknologi (KST) yang dikembangkan di Indonesia bertujuan untuk memetakan dan mengoptimalkan pengembangan pusat-pusat inovasi dan riset yang ada. KST menjadi penting dalam menciptakan ekosistem yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan. Dalam konteks ini, pemerintah Indonesia berfokus pada penguatan kapasitas riset dan pengembangan (R&D), serta kolaborasi antara berbagai sektor, termasuk dunia akademik, industri, dan lembaga penelitian. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan ekonomi global. Selain itu, kompilasi jumlah KST yang dikembangkan juga berkaitan dengan pemerataan pembangunan dan pengembangan wilayah di Indonesia. Pemerintah berharap KST dapat berkembang tidak hanya di kawasan perkotaan besar, tetapi juga merata ke daerah-daerah lain guna mendukung pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Pembangunan KST yang tersebar di berbagai wilayah ini juga diharapkan dapat memperkuat infrastruktur riset dan teknologi yang mendorong inovasi, serta meningkatkan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, kegiatan ini memiliki peran penting dalam memajukan ekonomi Indonesia melalui pemanfaatan sains dan teknologi yang lebih merata dan terarah.
Tujuan Kegiatan
Tujuan kegiatan kompilasi jumlah Kawasan Sains dan Teknologi (KST) yang dikembangkan di Indonesia antara lain adalah untuk: 1. Mendapatkan Data yang Akurat dan Terintegrasi Kompilasi ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyusun data yang akurat mengenai jumlah, jenis, serta lokasi Kawasan Sains dan Teknologi yang ada di Indonesia. Hal ini akan membantu pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam merencanakan dan mengelola pengembangan KST dengan lebih efektif, serta mengetahui potensi dan kendala yang ada di masing-masing kawasan. 2. Meningkatkan Kolaborasi Antara Sektor Kegiatan kompilasi ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan antara berbagai sektor, seperti akademik, industri, dan pemerintah. Dengan adanya data yang lengkap tentang KST, diharapkan kolaborasi antara lembaga penelitian, universitas, serta sektor swasta dapat lebih mudah dilakukan. Hal ini akan mendorong terciptanya inovasi dan riset yang dapat diaplikasikan di dunia industri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan. 3. Penyebaran Pengembangan Teknologi dan Inovasi ke Wilayah TerpencilTujuan lainnya adalah untuk memastikan bahwa pengembangan KST tidak terkonsentrasi hanya di kawasan-kawasan tertentu, tetapi dapat tersebar merata di seluruh Indonesia. Dengan begitu, diharapkan pembangunan dan inovasi berbasis teknologi dapat dirasakan oleh berbagai daerah, yang pada gilirannya akan mendukung pemerataan pembangunan dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah tersebut. 4. Mendukung Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan Sains dan Teknologi Kompilasi ini bertujuan untuk menyediakan informasi yang relevan bagi perencanaan dan pengambilan keputusan kebijakan di tingkat pusat maupun daerah. Dengan data yang lebih lengkap tentang KST, pemerintah dapat lebih tepat dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pengembangan riset dan teknologi di kawasan-kawasan tersebut, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi inovasi dan penelitian di Indonesia.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-12-09 s.d. 2024-12-13
Desain
2024-12-09 s.d. 2024-12-13
Pengumpulan Data
2024-12-16 s.d. 2024-12-18
Pengolahan Data
2024-12-19 s.d. 2024-12-20
Analisis
2024-12-19 s.d. 2024-12-20
Diseminasi Hasil
2024-12-23 s.d. 2024-12-23
Evaluasi
2024-12-24 s.d. 2024-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nama Kawasan Sains dan Teknologi (KST) | [K00763] Kawasan Sains dan Teknologi (Science and Technology Park) | Nama wahana/kawasan yang dikembangkan | 2024 |
| Lokasi Kawasan Sains dan Teknologi (KST) | [K01825]Provinsi [K00709]Kabupaten [K00989] Kota | Lingkungan daerah wahana/kawasan yang dibangun/dikembangkan menurut letak geografis yang mengacu pada sistem pengkodean wilayah kerja statistik. | 2024 |
| Tahun Pengembangan | Tahun Pengembangan | periode waktu ketika sebuah pekerjaan pembangunan/pengembangan wahana/kawasandilakukan | 2024 |
| Sumber Pengembangan | [K00103] Anggaran | Dana yang digunakan untuk membiayai program | 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : spreadsheet internal
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kawasan Sains dan Teknologi (KST) di Badan Riset dan Inovasi Nasional
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Rekonsiliasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Kawasan Sains dan Teknologi (KST) di Badan Riset dan Inovasi Nasional
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2024-12-23;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Dana yang digunakan untuk membiayai program
-
periode waktu ketika sebuah pekerjaan pembangunan/pengembangan wahana/kawasan dilakukan
-
Lingkungan daerah KST yang dibangun/dikembangkan menurut letak geografis yang mengacu pada sistem pengkodean wilayah kerja statistik.
-
Nama yang diberikan untuk pekerjaan pembangunan KST yang sedang atau telah dibangun
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya wahana yang dikelola secara profesional untuk mengembangkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan melalui pengembangan, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan penumbuhan perusahaan pemula berbasis teknologi.