Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Profil Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Profil Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Produktivitas
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.3578.018
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Surabaya
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Kedungsari No. 18 Surabaya
| Telepon: | 0315346317 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dp5a@surabaya.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | LILIK ARIJANTO, ST, MT |
| Eselon 2: | Dra. IDA WIDAYATI, MM |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | dr. ATIEK TRI ARINI M.Kes |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera |
| Alamat: | Jl. Kedungsari no. 18 |
| Telepon: | 5345689 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dp3appkb@surabaya.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanDalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera serta pengendalian pertambahan penduduk disuatu negara dan pelayanan Keluarga Berencana merupakan salah satu program sosial dasar yang sangat penting dan merupakan rangkaian pembangunan kependudukan dan keluarga yang berkualitas sebagai langkah penting dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan ini diarahkan sebagai upaya pengendalian kualitas penduduk melalui Keluarga Berencana, serta pengembangan dan peningkatan kualitas penduduk melalui perwujudan keluarga yang berkualitas.Metode Kontrasepsi adalah pemilihan alat atau cara yang digunakan untuk dapat mengatur atau menghentikan suatu kehamilan. Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mengatur jumlah kelahiran di suatu wilayah maka dicanangkan program KB secara gratis bagi masyarakat. Melalui program KB pemerintah berharap banyak masyarakat yang dapat ikut serta dalam program pengaturan jumlah anak. Pemerintah juga menyediakan berbagai metode yang dapat digunakan sesuai dengan keingininan calon akseptor, antara lain yaitu IUD, Implant, dan Tubektomi (MOW). Selain itu penggunaan KB bukan hanya dapat digunakan oleh Wanita saja, tetapi pria dapat melakukan KB MKJP melalui Vasektomi dan dapat difasilitasi oleh Pemerintah. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 87 tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga bahwa Pemerintah Daerah menyediakan sarana dan prasarana perkembangan kependudukan, pembangunan keluarga dan pelayanan Keluarga Berencana, maka Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen untuk dapat menjalankan program KB dengan kualitas yang baik dan maksimal.Guna mengetahui sejauh mana keberhasilan program KB di Kota Surabaya, maka dirasa perlu untuk memperhatikan data peserta KB aktif guna meningkatkan keberhasilan program melalui langkah-langkah yang dikembangkan berdasarkan hasil evaluasi dari data yang telah didapatkan.
Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu :1. Pemetaan peserta KB aktif sesuai dengan metode yang digunakan di wilayah Kota Surabaya2. Meningkatkan pelayanan KB melalui evaluasi yang telah dilakukan berdasarkan hasil data peserta KB aktif3. Mencegah Pasangan Usia Subur terhindar dari 4T. (Terlalu Tua, Terlalu Muda, Terlalu dekat, Terlalu Banyak)4. Menjadikan Kota Surabaya Zero Stunting
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-12-01 s.d. 2025-02-10
Desain
2024-12-01 s.d. 2025-02-10
Pengumpulan Data
2025-02-11 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-02-12 s.d. 2025-12-31
Analisis
2025-02-13 s.d. 2025-12-31
Diseminasi Hasil
2025-02-14 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2025-02-14 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Kecamatan | Nama Kecamatan di Kota Surabaya. Terdapat 31 Kecamatan di Kota Surabaya. | Kecamatan adalah bagian wilayah daerah provinsi yang dipimpin oleh camat | Tahunan |
| Pasangan Usia Subur yang menggunakan kontrasepsi | Pasangan Usia Subur (PUS) yang menggunakan kontrasepsi (baik metode modern maupun alami) untuk mencegah/menunda kehamilan | Pasangan Usia Subur adalah pasangan suami istri yang istrinya berusia 15-49 tahun, berusia kurang dari 15 tahun dan sudah haid, dan/atau berusia lebih dari 50 tahun dan masih haid. Kontrasepsi adalah cara mencegah kehamilan dengan menggunakan alat/obat pencegah kehamilan seperti spiral, kondom, pil anti hamil, dll atau dengan metode alami yang dipercaya dapat mencegah kehamilan seperti pantang berkala, senggama terputus, metode menyusui alami, dan lainnya | Tahunan |
| Pasangan Usia Subur yang menggunakan kontrasepsi modern | Pasangan Usia Subur (PUS) yang menggunakan kontrasepsi modern untuk mencegah/menunda kehamilan | Metode Kontrasepsi Modern meliputi metode operasi pria (MOP) atau sterilisasi pria, metode operasi wanita (MOW) atau dan sterilisasi wanita, IUD, implant KB, suntik KB, pil, kondom, diafragma, Metode Amenorrhea Laktasi (MAL) dan kontrasepsi darurat | Tahunan |
| Pasangan Usia Subur yang menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) | Pasangan Usia Subur (PUS) yang menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) untuk mencegah/menunda kehamilan | Metode Kontrasepsi Jangka Panjang meliputi metode operasi pria (MOP) atau sterilisasi pria, metode operasi wanita (MOW) atau dan sterilisasi wanita, IUD, implant KB | Tahunan |
| Pasangan Usia Subur yang tidak terpenuhi kebutuhan ber KB | Pasangan Usia Subur (PUS) yang tidak terpenuhi kebutuhan ber KB adalah Pasangan Usia Subur yang tidak ingin memiliki anak lagi atau ingin menunda anak tetapi tidak menggunakan metode kontrasepsi (unmet need) | Kebutuhan Keluarga Berencana yang Tidak Terpenuhi (Unmet Need KB) meliputi (1) perempuan yang tidak sedang hamil atau tidak sedang amenore postpartum, dalam keadaan subur, dan ingin menunda kehamilan dalam waktu 2 tahun yang akan datang atau tidak ingin anak lagi, tetapi tidak menggunakan alat/cara KB; (2) sedang hamil tetapi kehamilannya tidak tepat waktu atau tidak diinginkan; atau (3) sedang amenore postpartum tetapi kehamilannya yang terjadi dalam 2 tahun terakhir tidak tepat waktu atau tidak diinginkan | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | KOTA SURABAYA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAWI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 3
Pengumpul data/enumerator: 6
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-12-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Metode Kontrasepsi Jangka Panjang meliputi metode operasi pria (MOP) / Vasektomi, metode operasi wanita (MOW) / Tubektomi, intra uterine device (IUD), dan implant
-
Pasangan Usia Subur adalah pasangan suami istri yang istrinya berusia 15-49 tahun, berusia mulai dari 15 tahun dan sudah haid, sampai berusia 49 tahun dan masih haid. Kontrasepsi adalah cara mencegah kehamilan dengan menggunakan alat/obat pencegah kehamilan seperti intra uterine device (IUD), Implant,....
-
Kecamatan adalah wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah.
-
Metode Kontrasepsi Modern meliputi metode operasi pria (MOP)/Vasektomi, metode operasi wanita (MOW)/Tubektomi, intra uterine device (IUD), implant, suntik, pil,dan kondom
Indikator Kegiatan
-
Metode Prevalensi Kontrasepsi Modern / mCPR adalah Jumlah akseptor KB yang mengikuti atau menjadi peserta KB seluruh jenis alat kontrasepsi modern(Metode Operasi Wanita (MOW)/steril wanita, Metode Operasi Pria (MOP)/steril pria, IUD/spiral/Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), implant/susuk, suntik, pil,....