Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Penyusunan Peta Kerentanan Dan Ketahanan Pangan Kecamatan 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Penyusunan Peta Kerentanan Dan Ketahanan Pangan Kecamatan
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan Kota Solok
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Kapten Bahar Hamid Kel. Laing
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspangan@solokkota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | dinas pangan provinsi sumbar |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Pangan Kota Solok |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Wisra,S.Pt |
| Jabatan: | Kabid Ketersediaan Dan Distribusi Pangan |
| Alamat: | Jl. Kapten Bahar Hamid Kel. Laing |
| Telepon: | 0812 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspangn@solokkota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPeta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan / Food Security Vulneriability Atlas (fsva) Merupakan Peta Tematik Yang Menggambarkan Visualisasi Geografis Dari Hasil Analisa Data Indikator Kerentanan Terhadap Kerawanan Pangan
Tujuan Kegiatan
Informasi dalam FSVA menjelaskan lokasi wilayah rentan terhadap kerawanan pangan dan indikator utama daerah tersebut rentan terhadap kerawanan pangan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-02 s.d. 2025-03-01
Desain
2025-03-01 s.d. 2025-06-28
Pengumpulan Data
2025-10-13 s.d. 2025-10-24
Pengolahan Data
2025-10-27 s.d. 2025-11-07
Analisis
2025-11-10 s.d. 2025-11-28
Diseminasi Hasil
2025-11-11 s.d. 2025-12-08
Evaluasi
2025-12-01 s.d. 2025-12-10
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| KETAHANAN PANGAN | KETAHANAN PANGAN | Ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. | Pada saat pendataan |
| KERENTANAN PANGAN | KERENTANAN PANGAN | Ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan minimum dan biasanya berhubungan dengan struktural dan faktor-faktor yang tidak berubah dengan cepat, seperti iklim setempat, jenis tanah, sistem pemerintahan daerah, infrastruktur publik, kepemilikan lahan, distribusi pendapatan, hubungan antar suku, tingkat pendidikan, dan lain-lain. | Pada saat pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | KOTA SOLOK |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Mail
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan, Lainnya : Kelurahan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Rumah tangga
Unit Observasi
Anggota Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga, Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-08;
Digital (softcopy): 2025-12-08;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan minimum dan biasanya berhubungan dengan struktural dan faktor-faktor yang tidak berubah dengan cepat, seperti iklim setempat, jenis tanah, sistem pemerintahan daerah, infrastruktur publik, kepemilikan lahan, distribusi pendapatan, hubungan antar suku, tingkat....
-
Ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya
Indikator Kegiatan
-
ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat....
-
Ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan minimum dan biasanya berhubungan dengan struktural dan faktor-faktor yang tidak berubah dengan cepat, seperti iklim setempat, jenis tanah, sistem pemerintahan daerah, infrastruktur publik, kepemilikan lahan, distribusi pendapatan, hubungan antar suku, tingkat....