Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Dalam Rangka Penyusunan Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Kota Baubau 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Dalam Rangka Penyusunan Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Kota Baubau
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Proyeksi Ekonomi
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Baubau
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Raya Palagimata, Lipu, Betoambari, Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93724
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | bappeda@baubaukota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dr. DAHRUL DAHLAN, S.STP., M.Si |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Dian Purnama Sari Z., S.si., M.si. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pemerintahan Dan Pembangunan Manusia |
| Alamat: | JL. RAYA PALAGIMATA |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | bappeda@baubaukota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPemerintah Kota Baubau Berupaya Menyusun Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (lp2kd) Kota Baubau Tahun 2023 Sesuai Dengan Amanat Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Dan Mengacu Pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2020. Digunakan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ektrem (p3ke) Yang Menjadi Dasar Program Dan Kegiatan Yang Dilaksanakan Secara Terintegrasi Oleh Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (opd) Dan Instansi Terkait Lainnya Sehingga Target–target Penanggulangan Kemiskinan Di Kota Baubau Dapat Tercapai. Laporan Ini Juga Dapat Digunakan Untuk Menilai Efektifitas Program Penanggulangan Kemiskinan Dalam Pembangunan, Sebagai Bahan Pertimbangan Dalam Penyusunan Perencanaan Pembangunan Yang Akan Datang.
Tujuan Kegiatan
Tujuan Disusunnya Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (lp2kd) Kota Baubau Tahun 2023, Yaitu : 1. Memberikan Gambaran Tentang Kondisi Miskin Di Kota Baubau; 2. Memberikan Gambaran Tentang Perkembangan Dan Permasalahan Yang Terjadi Dalam Pelaksanaan Program Dan Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Di Kota Baubau; 3. Memberikan Rekomendasi Dan Sasaran Dalam Rangka Meningkatkan Perencanaan Dan Pelaksanaan Program Dan Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Untuk Mendukung Keberhasilan Penanggulangan Kemiskinan Di Kota Baubau.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-05-01 s.d. 2024-05-31
Desain
2024-05-01 s.d. 2024-05-31
Pengumpulan Data
2025-03-25 s.d. 2025-04-19
Pengolahan Data
2025-04-22 s.d. 2025-05-10
Analisis
2025-05-13 s.d. 2025-05-17
Diseminasi Hasil
2025-05-20 s.d. 2025-05-24
Evaluasi
2025-05-20 s.d. 2025-05-24
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Garis kemiskinan | garis kemiskinan | Garis Kemiskinan merupakan representasi dari jumlah rupiah minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok minimum makanan yang setara dengan 2100 kilokalori per kapita per hari dan kebutuhan pokok bukan makanan. | Selama waktu pendataan |
| Jumlah penduduk miskin | penduduk miskin | Bagian dari populasi penduduk yang tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok atau pengeluarannya kurang dari garis kemiskinan. | selama waktu pendataan |
| persentase penduduk miskin | persentase penduduk miskin | Persentase penduduk yang tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok atau pengeluarannya kurang dari garis kemiskinan. | selama waktu pendataan |
| indeks kedalaman kemiskinan | indeks kedalaman kemiskinan | Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) mengukur seberapa dalam kesenjangan pengeluaran rata-rata penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. | selama waktu pendataan |
| indeks keparahan kemiskinan | indeks keparahan kemiskinan | Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) merupakan sebaran pengeluaran di antara penduduk miskin. | selama waktu pendataan |
| indeks pembangunan manusia | indeks pemabangunan manusioa | Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indeks komposit yang mengukur pembangunan manusia berdasarkan empat indikator, yaitu umur harapan hidup saat lahir, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per kapita. | selama waktu pendataan |
| pertumbuhan ekonomi | pertumbuhan ekonomi | Angka yang diukur dengan melihat nilai PDRB atas dasar harga konstan. | selama waktu pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI TENGGARA | KOTA BAUBAU |
Wawancara, Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : organisasi perangkat daerah
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Focus group discusion
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : organisasi perangkat daerah
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-05-23;
Digital (softcopy): 2025-05-23;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Persentase penduduk yang tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok atau pengeluarannya kurang dari garis kemiskinan
-
Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) merupakan sebaran pengeluaran di antara penduduk miskin
-
Garis Kemiskinan merupakan representasi dari jumlah rupiah minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok minimum makanan yang setara dengan 2100 kilokalori per kapita per hari dan kebutuhan pokok bukan makanan.
-
Bagian dari populasi penduduk yang tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok atau pengeluarannya kurang dari garis kemiskinan.
-
Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) mengukur seberapa dalam kesenjangan pengeluaran rata-rata penduduk miskin terhadap garis kemiskinan.
-
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indeks komposit yang mengukur pembangunan manusia berdasarkan empat indikator, yaitu umur harapan hidup saat lahir, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per kapita.
-
Angka yang diukur dengan melihat nilai PDRB atas dasar harga konstan.
Indikator Kegiatan
-
Ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Indeks ini dapat menunjukan sejauh mana penduduk miskin berada di bawah garis kemiskinan.
-
Gambaran mengenai penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin yang mengindikasikan besarnya ketimpangan yang terjadi antar-penduduk miskin.
-
Indeks komposit yang mengukur pembangunan manusia dari tiga aspek dasar, meliputi umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup.