Detail Metadata Kegiatan Statistik
SURVEY POLA PANGAN HARAPAN (PPH) KONSUMSI KABUPATEN SIDOARJO 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSURVEY POLA PANGAN HARAPAN (PPH) KONSUMSI KABUPATEN SIDOARJO
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Pahlawan Km 2 Sidoarjo, Jawa TImur, 61212
| Telepon: | 08123599285 |
| Faksimile: | 08123599285 |
| Email: | dipertasidoarjo@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dr. Eni Rustianingsih, ST., MT. |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | drh. Nuning Sri Pudjiastuti, MM |
| Jabatan: | Plt. Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan |
| Alamat: | Bumi Suko Indah B2-14, RT 042 RW 011, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo |
| Telepon: | 081357831710 |
| Faksimile: | - |
| Email: | wahdini1987@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBerdasarkan UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, ketahanan pangan didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga, tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata dan terjangkau. Ketahanan pangan merupakan sistem terintegrasi, yang terdiri atas subsistem ketersediaan, distribusi dan konsumsi pangan. Konsumsi pangan adalah jenis dan jumlah pangan yang dimakan oleh seseorang dengan tujuan tertentu, pada waktu tertentu dan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan individu secara biologis, psikologis dan sosial. Dalam rangka pembangunan Ketahanan Pangan dan mengacu Peraturan Presiden Nomor: 22 Tahun 2009 tentang Kebijakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan berbasis Sumber daya lokal yang mana penganekaragaman konsumsi pangan merupakan upaya untuk memantapkan atau membudayakan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman dalam jumlah dan komposisi yang cukup guna memenuhi kebutuhan gizi untuk mendukung hidup sehat, aktif dan produktif. Untuk mengukur tingkat keanekaragaman dan keseimbangan konsumsi pangan masyarakat adalah dengan indikator skor Pola Pangan Harapan (PPH). Perkembangan skor PPH konsumsi di Kabupaten Sidoarjo selama lima tahun terakhir mengalami peningkatan yakni pada tahun 2020 sebesar 89,7 pada tahun 2021 sebesar 89,8 pada tahun 2022 sebesar 90,2, pada tahun 2023 sebesar 90,7 dan tahun 2024 skor PPH Kabupaten Sidoarjo mencapai 91,08. Dalam lima tahun terakhir skor PPH mengalami peningkatan sebesar 1,28. Hal ini mencerminkan bahwa tingkat konsumsi pangan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo semakin banyak ragamnya. Skor PPH Kabupaten Sidoarjo mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir, capaian tersebut sudah diatas capaian Skor PPH Nasional Tahun 2024 sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) yakni sebesar 89,40. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tingkat keragaman pangan yang tersedia di Kabupaten Sidoarjo sudah diatas di bandingkan nilai PPH Nasional. Sesuai dengan amanat UU No. 18 Tahun 2012 bahwa pencapaian Skor Pola Pangan Harapan (PPH) sendiri merupakan indikator kunci yang perlu diukur dan dianalisa secara periodik, baik ditingkat pusat dan di daerah termasuk Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan hasil analisa tersebut dapat dilihat bahwa capaian skor PPH Konsumsi Kabupaten Sidoarjo masih dapat terus ditingkatkan, maka perlunya dilakukan kajian analisa PPH Konsumsi tahun 2025 terkait ketahanan pangan, khususnya pada aspek konsumsi pangan di Kabupaten Sidoarjo. Kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam merencanakan langkah-langkah yang tepat untuk mengetahui pola penganekaragaman konsumsi di Kabupaten Sidoarjo.
Tujuan Kegiatan
1. Untuk Menganalisa skor PPH Konsumsi Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2025 2. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi skor PPH Konsumsi Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2025 3. Untuk Merumuskan rekomendasi sebagai dasar kebijakan dalam meningkatkan skor PPH Konsumsi Kabupaten Sidoarjo
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-05-01 s.d. 2025-05-08
Desain
2025-05-09 s.d. 2025-05-15
Pengumpulan Data
2025-05-15 s.d. 2025-05-30
Pengolahan Data
2025-06-02 s.d. 2025-06-30
Analisis
2025-06-16 s.d. 2025-06-30
Diseminasi Hasil
2025-07-04 s.d. 2025-07-15
Evaluasi
2025-07-04 s.d. 2025-07-15
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Karakteristik responden | - | Atribut dan sifat-sifat individu yang menjadi subjek dalam penelitian. | 21 hari kalender |
| Pola konsumsi responden | - | Susunan makanan yang mencakup jenis dan jumlah bahan makanan rata-rata perorang perhari yang umum dikonsumsi atau dimakan penduduk dalam jangka waktu tertentu. | 21 hari kalender |
| Kelompok Pangan | - | Susunan pangan utama yang dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi | 21 hari kalender |
| Rata-rata Konsumsi Energi | - | Perkiraan jumlah energi yang dikonsumsi per satuan waktu/per kapita | 21 hari kalender |
| Pendapatan perkapita perbulan berdasarkan agroekologi | - | Rata-rata pendapatan per orang per bulan berdasarkan pendekatan pertanian berkelanjutan yang menggabungkan prinsip ekologi dan sosial | 21 hari kalender |
| Angka Kecukupan Energi | - | Jumlah energi yang dibutuhkan seseorang untuk hidup sehat, aktif dan produktif | 21 hari kalender |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | SIDOARJO |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelMULTI_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
SNOWBALL_SAMPLING
Unit Sampel
Unit sampel atau Responden pada kajian ini adalah keluarga yang berdomisili di Kabupaten Sidoarjo dan tersebar di 18 kecamatan. Karakteristik unit sampel terdiri dari Tingkat Pendapatan keluarga dan Tingkat Pengeluaran Keluarga untuk Pangan.
Unit Observasi
Unit observasi yang digunakan terdiri dari Tingkat Pendapatan keluarga dan Tingkat Pengeluaran Keluarga untuk Pangan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi, Taskforce
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 5
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-10-02;
Digital (softcopy): 2025-10-02;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Angka Kecukupan Energi adalah jumlah energi (kilokalori) yang diperlukan rata-rata oleh seseorang per hari untuk memenuhi kebutuhan metabolisme basal, aktivitas fisik, dan pertumbuhan, yang digunakan sebagai standar kecukupan energi dalam penghitungan Pola Pangan Harapan (PPH) Konsumsi.
-
seluruh penerimaan berupa uang atau nilai uang yang diterima oleh rumah tangga selama periode waktu tertentu (umumnya satu bulan) yang bersumber dari kegiatan kerja, usaha, maupun sumber lain yang sah, yang diperoleh oleh ayah, ibu, dan anggota keluarga lainnya yang tinggal dalam satu rumah tangga dan....
-
Seluruh biaya yang dikeluarkan oleh rumah tangga selama periode waktu tertentu (umumnya satu bulan) untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan kebutuhan dasar anggota rumah tangga, baik berupa pengeluaran tunai maupun non-tunai, yang mencerminkan tingkat kesejahteraan ekonomi rumah tangga.
Indikator Kegiatan
-
Angka Kecukupan Energi (AKE) adalah jumlah kalori yang diperlukan oleh individu atau kelompok untuk mempertahankan kesehatan dan mendukung aktivitas sehari-hari. AKE dihitung berdasarkan beberapa faktor, termasuk usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, serta tingkat aktivitas fisik.
-
Skor PPH Konsumsi (Pola Pangan Harapan) adalah sebuah indeks yang digunakan untuk mengevaluasi pola konsumsi pangan dalam suatu populasi.