Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Neraca Bahan Makanan Kabupaten Timor Tengah Utara Tahun 2025 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Neraca Bahan Makanan Kabupaten Timor Tengah Utara Tahun 2025
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.5305.004
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Kabupaten TTU
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
KM 06 Maubeli
| Telepon: | 081353652585 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspanganttu@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Marselinus Berek, S.IP |
| Jabatan: | Kepala Bidang |
| Alamat: | KM 06 Maubeli |
| Telepon: | 081233064221 |
| Faksimile: | - |
| Email: | inaspangan@kemenpan.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPangan merupakan komoditas yang strategis dan merupakan kebutuhan dasar manusia, sehingga sangat berpengaruh terhadap eksistensi dan ketahanan hidup manusia, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Penyediaan pangan dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk dan sesuai persyaratan mutu gizi merupakan salah satu masalah penting yang perlu mendapat penanganan secara terkoordinasi dan terpadu. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang pangan yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 mengamanatkan bahwa pemerintah bersama masyarakat wajib mewujudkan ketahanan pangan. Neraca Bahan Makanan (NBM) merupakan tabel yang memuat informasi tentang pengadaan (produksi, cadangan/stok, impor/ekspor), penggunaan (pemakaian untuk pakan, benih/bibit, industri pangan dan non pangan, tercecer) serta penyediaan pangan untuk dikonsumsi penduduk pada suatu wilayah (negara/Provinsi/kabupaten) dalam suatu kurun waktu tertentu. Untuk mengetahui nilai gizi bahan pangan, maka angka ketersediaan pangan per kapita per hari diterjemahkan ke dalam satuan energi, protein dan lemak. Untuk menyusun perencanaan pangan dan gizi yang tepat ditingkat wilayah maupun nasional, diperlukan data atau informasi yang akurat tentang situasi ketersediaan, konsumsi dan distribusi pangan dari waktu ke waktu. Informasi/data yang akurat akan memberikan hasil analisis yang lebih objektif untuk memahami situasi pangan di suatu wilayah. Metode analisis Neraca Bahan Makanan (NBM) merupakan instrumen analisis yang dapat menggambarkan situasi dan kondisi ketersediaan pangan untuk dikonsumsi penduduk suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu. Penyempurnaan metode analisis NBM terus dilakukan antara lain penyempurnaan penggunaan angka konversi sesuai dengan perkembangan situasi pangan agar diperoleh hasil analisis yang lebih tepat. Tabel NBM memuat informasi tentang penyediaan pangan (produksi, perubahan stok, impor dan ekspor) dan penggunaan pangan (pakan, bibit, diolah untuk makanan/non makanan, tercecer dan bahan makanan). Permasalahan yang dihadapi dalam penyusunan Neraca Bahan Makanan yaitu kurang tersedianya data yang lengkap dan akurat. Masih lemahnya pendataan tentang keluar masuknya pangan dalam suatu wilayah. Angka konversi untuk beberapa jenis bahan pangan belum tersedia. Walaupun demikian mekanisme penyusunan terus diperbaiki melalui kerjasama dan koordinasi lintas sektor agar memberikan hasil analisis yang lebih baik. Hasil analisis NBM ini mengambarkan kondisi ketersediaan pangan di Kabupaten TTU tahun 2025
Tujuan Kegiatan
1. Dalam tabel Neraca Bahan Makanan (NBM) dapat dilihat gambaran pola penyediaan pangan dari berbagai jenis bahan makanan. Disamping itu, dapat diketahui distribusi pangan yang digunakan untuk ekspor, impor, untuk pakan, benih/bibit, maupun yang diproses untuk industri dan tersedia untuk dikonsumsi penduduk dalam wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara. 2. Sebagai bahan evaluasi dan perencanaan dalam merumuskan kebijakan pangan secara menyeluruh dan khususnya yang berkaitan dengan masalah pangan dan gizi di Kabupaten Timor Tengah Utara. 3.Sebagai bahan dasar dalam berbagai analisis lanjutan dalam kerangka pemantapan ketahanan pangan di Kabupaten Timor Tengah Utara.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-07-01 s.d. 2025-07-31
Desain
2025-07-01 s.d. 2025-07-31
Pengumpulan Data
2025-08-15 s.d. 2025-08-22
Pengolahan Data
2025-08-25 s.d. 2025-08-29
Analisis
2025-09-09 s.d. 2025-09-30
Diseminasi Hasil
2025-10-01 s.d. 2025-10-31
Evaluasi
2025-11-02 s.d. 2025-11-02
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah penduduk | Jumlah penduduk | Data jumlah penduduk yang digunakan dalam NBM ini adalah data jumlah penduduk TTU tahun 2024 dan tahun 2025 (angka pertengahan tahun) yang telah dipublikasikan oleh BPS Kabupaten TTU | 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| NUSA TENGGARA TIMUR | TIMOR TENGAH UTARA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Unit Pengumpulan Data
Individu, Usaha/perusahaan, Lainnya : Wilayah Kabupaten
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Usaha/perusahaan, Lainnya : Wilayah Kabupaten
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-10-31;
Digital (softcopy): 2025-10-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Ekspor adalah bahan makanan yang dikeluarkan/keluar dari suatu wilayah daerah administratif langsung ke luar wilayah negara Republik Indonesia; dan atau bahan makanan yang dikeluarkan/keluar dari suatu wilayah daerah administratif ke wilayah daerah administratif lain (perdagangan antar pulau atau antar provinsi)
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan.