Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei data Komoditi Perkebunan Kabupaten Sanggau 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei data Komoditi Perkebunan Kabupaten Sanggau
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-22.6105.001
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Perkebunan dan Peternakan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Sutan Syahrir Nomor 87
| Telepon: | +1(456)657-887 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dpp@mail.sanggau.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Silvia Rismaningsih, SP |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pendataan, Sarana Prasarana dan Kelembagaan |
| Alamat: | Jalan Sutan Syahrir No. 87, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Sanggau 78512 |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dpp@mail.sanggau.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPembangunan Nasional sub sektor perkebunan selain ditujukan untuk peningkatan ekspor dan memenuhi kebutuhan industri dalam negeri, sekaligus juga mengupayakan pembangunan ekonomi rakyat yang berorientasi kepada kesejahteraan rakyat, pemecahan kesenjangan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan. Beberapa komoditi perkebunan yang memiliki peranan penting di Indonesia adalah tanaman kelapa sawit, karet, kopi, the dan kakao. Selain itu, ada juga komoditas lain seperti kelapa, tebu, rempah-rempah (cengkeh, lada, pala) dan tembakau. Pembangunan Kabupaten Sanggau merupakan salah satu kabupaten yang cukup potensial untuk pengembangan tanaman kelapa sawit, karet, kopi, lada dan kakao yang mana tanaman tersebut merupakan penggerak perekonomian masyarakat dengan berbagai multiplier effect. Permintaan untuk komoditas perkebunan ini juga cukup signifikan karena didukung dengan perkembangan industri. Dengan adanya potensi yang cukup besar pada sektor perkebunan, maka perlu adanya usaha untuk pengembangan tanaman perkebunan tersebut di Kabupaten Sanggau agar tercapai tujuan perekonomian nasional khususnya untuk peningkatan kesejahteraan rakyat. Dalam rangka mendapatkan gambaran keadaan subsektor perkebunan yang akurat dan mutakhir, maka pendataan statistik perkebunan perlu dioptimalkan.
Tujuan Kegiatan
1. Tersedianya data statistik perkebunan meliputi data luas lahan tanam, produksi dan jumlah pekebun yang bergerak di bidang perkebunan yang ada di kabupaten Sanggau. 2. Sebagi bahan pertimbangan untuk mengambil kebijakan pembangunan sektor perkebunan yang berhubungan dengan usaha perkebunan di Kabupaten Sanggau.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-06 s.d. 2024-01-11
Desain
2024-01-06 s.d. 2024-01-11
Pengumpulan Data
2024-03-01 s.d. 2024-12-22
Pengolahan Data
2025-01-03 s.d. 2025-03-24
Analisis
2025-03-27 s.d. 2025-04-10
Diseminasi Hasil
2025-04-24 s.d. 2025-04-28
Evaluasi
2025-04-24 s.d. 2025-04-28
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Luas areal tanam tanaman perkebunan (karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, lada, kakao, kopi dan aren). | Luas areal tanam tanaman perkebunan berdasarkan komoditi dan kecamatan. | Luas lahan yang ditanami tanaman perkebunan (karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, lada, kakao, kopi dan aren). | 2025 |
| Jumlah produksi yang dihasilkan tanaman perkebunan (karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, lada, kakao, kopi dan aren). | Jumlah produksi dari tanaman perkebunan berdasarkan komoditi dan kecamatan. | Banyaknya produksi yang dihasilkan tanaman perkebunan (karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, lada, kakao, kopi dan aren). | 2025 |
| Jumlah pekebun tanaman perkebunan (karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, lada, kakao, kopi dan aren). | Jumlah pekebun yang mengusahakan tanaman perkebunan berdasarkan komoditi dan kecamatan. | Banyaknya pekebun yang mengusahakan tanaman perkebunan (karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, lada, kakao, kopi dan aren). | 2025 |
| Kode Kecamatan | Kode unik yang mengidentifikasi wilayah kecamatan berdasarkan standar Kementerian Dalam Negeri, digunakan untuk memetakan lokasi kegiatan pertanian atau domisili peserta. | Kode kecamatan sesuai standar Kemendagri, terdiri dari 6 digit yang mencerminkan provinsi (2 digit), kabupaten/kota (2 digit), dan kecamatan (2 digit) berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 58 Tahun 2021. | 2025 |
| Kecamatan | Nama wilayah kecamatan sebagai lokasi kegiatan pertanian atau tempat tinggal peserta, digunakan untuk analisis spasial. | Nama kecamatan tempat peserta berdomisili atau lokasi kegiatan pertanian dilaksanakan. | 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN BARAT | SANGGAU |
Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengamatan, Lainnya : -MENGISI KUESIONER SENDIRI (SWACACAH)
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelMULTI_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
SNOWBALL_SAMPLING
Unit Sampel
-
Unit Observasi
-
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 15
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-04-29;
Digital (softcopy): 2025-04-29;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banyaknya pekebun yang mengusahakan tanaman perkebunan (karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, lada, kakao, kopi dan aren) dengan tujuan pendapatan, minimal batas minimal usaha (BMU)
-
Kode unik yang mengidentifikasi wilayah kecamatan berdasarkan standar Kementerian Dalam Negeri, digunakan untuk memetakan lokasi kegiatan pertanian atau domisili peserta
-
Banyaknya produksi yang dihasilkan tanaman perkebunan (karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, lada, kakao, kopi dan aren)
-
Luas lahan yang ditanami tanaman perkebunan (karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, lada, kakao, kopi dan aren)
-
Nama wilayah kecamatan sebagai lokasi kegiatan pertanian atau tempat tinggal peserta, digunakan untuk analisis spasial
Indikator Kegiatan
-
Total produksi hasil panen perkebunan berdasarkan komoditas di Kabupaten Sanggau