Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Informasi Kegiatan Koordinasi Dan Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Bogor 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Informasi Kegiatan Koordinasi Dan Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Bogor
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Keuangan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Aman No. 1, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16914
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpkad@bogorkab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Achmad Wildan, Se, MM |
| Jabatan: | Sekretaris |
| Alamat: | Jl. Aman No.1, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16914 |
| Telepon: | 0218763710 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpkad@bogorkab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKegiatan Kompilasi Data Kegiatan Koordinasi Dan Penyusunan Rapbd Merupakan Elemen Krusial Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah. Kegiatan Ini Memastikan Bahwa Anggaran Direncanakan Dan Dikelola Dengan Baik, Mendukung Efisiensi Dan Efektivitas Pengeluaran, Serta Meningkatkan Transparansi Dan Akuntabilitas. Melalui Proses Ini, Pemerintah Daerah Dapat Merencanakan, Melaksanakan, Dan Sebagai Bahan Evaluasi Anggaran, Yang Pada Akhirnya Berdampak Positif Pada Pelayanan Publik Dan Pembangunan Daerah.
Tujuan Kegiatan
Tujuan Dari Kegiatan Kompilasi Data Dalam Koordinasi Dan Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (rapbd) Meliputi Berbagai Aspek Penting Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah. Berikut Adalah Tujuan-tujuan Utama Dari Kegiatan Ini: 1. Perencanaan Anggaran Yang Terstruktur Menyusun Rencana Yang Komprehensif: Kegiatan Ini Bertujuan Untuk Merencanakan Anggaran Secara Menyeluruh Dan Terstruktur, Mencakup Semua Kebutuhan Dan Prioritas Pembangunan Daerah Dalam Jangka Waktu Tertentu. Pengalokasian Sumber Daya: Menetapkan Alokasi Anggaran Untuk Berbagai Program Dan Kegiatan, Memastikan Bahwa Setiap Unit Atau Sektor Mendapatkan Dana Yang Sesuai Dengan Kebutuhannya. 2. Pengelolaan Anggaran Yang Efisien Dan Efektif Penggunaan Sumber Daya Yang Optimal: Mengelola Anggaran Dengan Cara Yang Efisien Untuk Memaksimalkan Hasil Dari Setiap Unit Biaya. Ini Termasuk Menghindari Pemborosan Dan Memastikan Bahwa Pengeluaran Sesuai Dengan Rencana. Monitoring Dan Penyesuaian: Melakukan Pemantauan Dan Penyesuaian Anggaran Secara Berkala Untuk Menanggapi Perubahan Kebutuhan Atau Situasi Yang Tidak Terduga. 3. Transparansi Dan Akuntabilitas Meningkatkan Keterbukaan: Memastikan Bahwa Proses Perencanaan Dan Pelaksanaan Anggaran Dilakukan Secara Transparan. Ini Termasuk Publikasi Laporan Anggaran Dan Realisasi Untuk Masyarakat Dan Lembaga Legislatif. Akuntabilitas Penggunaan Dana: Menjamin Bahwa Penggunaan Anggaran Dilakukan Sesuai Dengan Ketentuan Yang Berlaku Dan Dipertanggungjawabkan Dengan Jelas. 4. Keterlibatan Stakeholder Partisipasi Publik: Mengakomodasi Masukan Dan Aspirasi Dari Masyarakat Dan Pihak Terkait Dalam Proses Perencanaan Anggaran. Ini Memperkuat Demokrasi Dan Memastikan Bahwa Anggaran Mencerminkan Kebutuhan Dan Prioritas Masyarakat. Koordinasi Antar Lembaga: Memfasilitasi Koordinasi Antara Berbagai Unit Pemerintah Daerah Dan Stakeholders Untuk Menyusun Anggaran Yang Terintegrasi Dan Konsisten. 5. Evaluasi Dan Pengendalian Penilaian Kinerja: Menggunakan Data Realisasi Anggaran Untuk Mengevaluasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran Dan Dampaknya Terhadap Pencapaian Target Dan Sasaran Pembangunan. Pengendalian Internal: Melakukan Pengendalian Untuk Mencegah Penyimpangan Dan Memastikan Bahwa Pengeluaran Dilakukan Sesuai Dengan Rencana Dan Peraturan Yang Berlaku. 6. Perbaikan Dan Pengembangan Identifikasi Masalah Dan Solusi: Mengidentifikasi Potensi Masalah Dalam Pelaksanaan Anggaran Dan Mencari Solusi Untuk Meningkatkan Efektivitas Dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daerah. Pengembangan Kapasitas: Meningkatkan Kapasitas Dan Keterampilan Pegawai Dalam Perencanaan Dan Pengelolaan Anggaran Untuk Menghadapi Tantangan Keuangan Yang Semakin Kompleks. 7. Dampak Positif Terhadap Pembangunan Daerah Peningkatan Kualitas Layanan Publik: Dengan Perencanaan Dan Pengelolaan Anggaran Yang Baik, Pemerintah Daerah Dapat Menyediakan Layanan Publik Yang Lebih Baik Dan Lebih Efisien. Dukungan Terhadap Pembangunan Berkelanjutan: Memastikan Bahwa Anggaran Mendukung Proyek-proyek Pembangunan Yang Berkelanjutan Dan Strategis Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-02-01 s.d. 2024-02-29
Desain
2024-02-01 s.d. 2024-02-29
Pengumpulan Data
2024-03-01 s.d. 2024-06-30
Pengolahan Data
2024-07-01 s.d. 2024-10-31
Analisis
2024-11-01 s.d. 2024-11-30
Diseminasi Hasil
2024-12-01 s.d. 2024-12-31
Evaluasi
2025-01-02 s.d. 2025-03-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Belanja Operasi | Belanja Operasi | Pengeluaran untuk kegiatan sehari-hari pemerintah daerah yang memberi manfaat jangka pendek untuk menunjang kegiatan dan program | Awal Tahun 2024 |
| Belanja Modal | Belanja Modal | Pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Belanja modal meliputi antara lain belanja modal untuk perolehan tanah, gedung dan bangunan, peralatan, aset tak berwujud | Awal Tahun 2024 |
| Belanja Tidak Terduga | Belanja Tidak Terduga | Belanja tidak terduga adalah pengeluaran anggaran untuk kegiatan yang sifatnya tidak biasa dan tidak diharapkan berulang seperti penanggulangan bencana alam, bencana sosial, dan pengeluaran tidak terduga lainnya yang sangat diperlukan dalam rangka penyelenggaraan kewenangan Pemerintah Pusat/Daerah | Awal Tahun 2024 |
| Belanja Transfer | Belanja Transfer | Pengeluaran anggaran dari pemerintah daerah kepada pemerintah daerah lainnya atau pengeluaran anggaran dari pemerintah daerah kepada pemerintah desa | Awal Tahun 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | BOGOR |
Pengumpulan data sekunder, Lainnya : Tarik data melalui aplikasi pengelolaan keuangan daerah
Sarana Pengumpulan Data
CAPI, Lainnya : Aplikasi
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : SKPD dan Kecamatan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : verifikasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Staff
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-01;
Digital (softcopy): 2024-12-01;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Pengeluaran anggaran dari pemerintah daerah kepada pemerintah daerah lainnya atau pengeluaran anggaran dari pemerintah daerah kepada pemerintah desa
-
Pengeluaran untuk kegiatan sehari-hari pemerintah daerah yang memberi manfaat jangka pendek untuk menunjang kegiatan dan program
-
Belanja tidak terduga adalah pengeluaran anggaran untuk kegiatan yang sifatnya tidak biasa dan tidak diharapkan berulang seperti penanggulangan bencana alam, bencana sosial, dan pengeluaran tidak terduga lainnya yang sangat diperlukan dalam rangka penyelenggaraan kewenangan Pemerintah Pusat/Daerah
-
Pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Belanja modal meliputi antara lain belanja modal untuk perolehan tanah, gedung dan bangunan, peralatan, aset tak berwujud
Indikator Kegiatan
-
Realisasi terkait Pengeluaran untuk kegiatan sehari-hari pemerintah daerah yang memberi manfaat jangka pendek untuk menunjang kegiatan dan program, Pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Belanja modal meliputi antara lain....