Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Lengkap Kondisi Jalan di Kabupaten Gianyar 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Lengkap Kondisi Jalan di Kabupaten Gianyar
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Perwilayahan dan Perkotaan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.5104.004
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Raya Bona Gianyar
| Telepon: | (0361) 944997 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspugianyar@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K.,ST |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Made Gede Astawiguna, ST, M.Eng |
| Jabatan: | Kepala Bidang Bina Marga |
| Alamat: | Jl. Raya Bona Gianyar |
| Telepon: | 0361944997 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspugianyar@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanInfrastruktur jalan merupakan salah satu komponen vital dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Jalan yang baik dan layak tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga menunjang konektivitas antarwilayah, distribusi barang dan jasa, serta pemerataan pembangunan. Seiring dengan meningkatnya volume kendaraan dan usia jalan yang terus bertambah, kondisi fisik jalan mengalami penurunan kualitas yang dapat berpengaruh terhadap keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi perjalanan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memiliki tanggung jawab dalam perencanaan, pembangunan, pemeliharaan, dan pengawasan infrastruktur jalan. Untuk menjamin bahwa kegiatan pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan dilakukan secara tepat sasaran dan efisien, diperlukan data dan informasi yang akurat mengenai kondisi jalan di wilayah kewenangan.Oleh karena itu, dilaksanakan pendataan lengkap kondisi jalan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai tingkat kerusakan, jenis kerusakan, dan kebutuhan penanganan masing-masing ruas jalan. Hasil pendataan lengkap ini akan menjadi dasar dalam penyusunan prioritas program perbaikan dan pemeliharaan jalan secara berkelanjutan.
Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan dari pelaksanaan pendataan lengkap jalan ini adalah sebagai berikut: 1.) Mengidentifikasi kondisi fisik jalan berdasarkan klasifikasi kerusakan (baik, sedang, rusak ringan, rusak berat) di seluruh ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Dinas PUPR. 2). Mendata jenis dan lokasi kerusakan jalan secara akurat untuk kebutuhan perencanaan teknis dan penganggaran kegiatan pemeliharaan atau rehabilitasi. 3). Menentukan prioritas penanganan ruas jalan berdasarkan tingkat kerusakan dan tingkat urgensinya. 4). Mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam perencanaan program pembangunan infrastruktur jalan yang efektif dan efisien. 5). Menyusun basis data kondisi jalan yang dapat digunakan sebagai referensi dalam evaluasi kinerja pemeliharaan jalan dari waktu ke waktu.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-06-02 s.d. 2025-06-30
Desain
2025-06-02 s.d. 2025-06-30
Pengumpulan Data
2025-07-01 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-11-01 s.d. 2025-12-31
Analisis
2025-12-01 s.d. 2025-12-31
Diseminasi Hasil
2025-12-01 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2025-12-01 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Susunan Permukaan Perkerasan | Susunan Permukaan Perkerasan | Susunan permukaan perkerasan dinilai dengan membagi menjadi 2 kategori yaitu rapat/baik dan kasar berdasarkan visualisasi surveyor. | saat pendataan |
| Kondisi/Keadaan Permukaan Perkerasan | Kondisi/Keadaan Permukaan Perkerasan | Keadaan permukaan perkerasan jalan merujuk pada kondisi fisik dan tampilan umum dari lapisan jalan | saat pendataan |
| Persentase Penurunan Permukaan Perkerasan | Persentase Penurunan Permukaan Perkerasan | deformasi permukaan perkerasan dalam bentuk turunnya perkerasan ke arah memanjang pada lintasan roda kendaraan | saat pendataan |
| Persentase Tambalan Permukaan Perkerasan | Persentase Tambalan Permukaan Perkerasan | proses perbaikan pada permukaan perkerasan yang mengalami kerusakan, seperti lubang, retak, atau pengelupasan. | saat pendataan |
| Jenis Retak-retak | Jenis Retak-retak | istilah yang merujuk pada kondisi di mana suatu benda atau struktur memiliki celah atau garis yang menandakan akan pecah atau tidak utuh lagi. | saat pendataan |
| Lebar Retak-retak | Lebar Retak-retak | istilah yang merujuk pada kondisi di mana suatu benda atau struktur memiliki celah atau garis yang menandakan akan pecah atau tidak utuh lagi. | saat pendataan |
| Persentase Luas Retak-retak | Persentase Luas Retak-retak | istilah yang merujuk pada kondisi di mana suatu benda atau struktur memiliki celah atau garis yang menandakan akan pecah atau tidak utuh lagi. | saat pendataan |
| Jumlah Lubang | Jumlah Lubang | cekungan atau lubang pada permukaan jalan yang sering terjadi akibat berbagai faktor. | saat pendataan |
| Ukuran Lubang | Ukuran Lubang | cekungan atau lubang pada permukaan jalan yang sering terjadi akibat berbagai faktor. | saat pendataan |
| Bekas Roda | Bekas Roda | bekas atau alur yang terbentuk di permukaan jalan karena tekanan dan gesekan dari roda kendaraan yang melewati jalan tersebut. | saat pendataan |
| Kerusakan Tepi | Kerusakan Tepi | mengacu pada kerusakan yang terjadi di sepanjang tepi atau pinggiran perkerasan jalan. | saat pendataan |
| Kondisi Bahu | Kondisi Bahu | area di sisi kiri atau kanan jalan yang berfungsi sebagai tempat berhenti darurat. | saat pendataan |
| Permukaan Bahu | Permukaan Bahu | area di sisi kiri atau kanan jalan yang berfungsi sebagai tempat berhenti darurat. | saat pendataan |
| Kondisi Saluran Samping | Kondisi Saluran Samping | saluran yang dibangun di sisi-sisi jalan. | saat pendataan |
| Kerusakan Lereng | Kerusakan Lereng | istilah yang merujuk pada area yang berada di samping jalan yang memiliki kemiringan tertentu. | saat pendataan |
| Trotoar | Trotoar | jalur khusus untuk pejalan kaki di luar bangunan, biasanya terletak di tepi jalan dan sejajar dengan jalan. | saat pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| BALI | GIANYAR |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
CAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Jalan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Verifikasi data
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Jalan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kecamatan, Lainnya : Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-12-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
saluran yang dibangun di sisi-sisi jalan.
-
mengacu pada kerusakan yang terjadi di sepanjang tepi atau pinggiran perkerasan jalan.
-
cekungan atau lubang pada permukaan jalan yang sering terjadi akibat berbagai faktor.
-
area di sisi kiri atau kanan jalan yang berfungsi sebagai tempat berhenti darurat.
-
istilah yang merujuk pada kondisi di mana suatu benda atau struktur memiliki celah atau garis yang menandakan akan pecah atau tidak utuh lagi.
-
Deformasi permukaan perkerasan dalam bentuk turunnya perkerasan ke arah memanjang pada lintasan roda kendaraan
-
Susunan permukaan perkerasan dinilai dengan membagi menjadi 2 kategori yaitu rapat/baik dan kasar berdasarkan visualisasi surveyor.
-
jalur khusus untuk pejalan kaki di luar bangunan, biasanya terletak di tepi jalan dan sejajar dengan jalan.
-
area di sisi kiri atau kanan jalan yang berfungsi sebagai tempat berhenti darurat.
-
istilah yang merujuk pada kondisi di mana suatu benda atau struktur memiliki celah atau garis yang menandakan akan pecah atau tidak utuh lagi.
-
istilah yang merujuk pada kondisi di mana suatu benda atau struktur memiliki celah atau garis yang menandakan akan pecah atau tidak utuh lagi.
-
istilah yang merujuk pada area yang berada di samping jalan yang memiliki kemiringan tertentu.
-
proses perbaikan pada permukaan perkerasan yang mengalami kerusakan, seperti lubang, retak, atau pengelupasan.
-
cekungan atau lubang pada permukaan jalan yang sering terjadi akibat berbagai faktor.
-
Keadaan permukaan perkerasan jalan merujuk pada kondisi fisik dan tampilan umum dari lapisan jalan
Indikator Kegiatan
-
Jenis Permukaan: Hotmix Baru (Lataston, Laston), peningkatan dengan menggunakan lebih dari 1 lapis atau Hotmix setelah 2 tahun, Hotmix Tipis diatas PM (Pemeliharaan Berkala) Kondisi Lapangan : Sangat rata dan teratur atau sangat baik umumnya rata
-
Jenis Permukaan: Hotmix Baru (Lataston, Laston), peningkatan dengan menggunakan lebih dari 1 lapis atau Hotmix setelah 2 tahun, Hotmix Tipis diatas PM (Pemeliharaan Berkala) Kondisi Lapangan : Sangat rata dan teratur atau sangat baik umumnya rata
-
Panjang Jalan Nasional dihitung sesuai data panjang jalan yang menjadi kewenangan pusat sesuai dengan SK Jalan Nasional