Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Analisa Ketersediaan Pangan Berdasarkan Neraca Bahan Makanan Provinsi Sumatera Barat 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Analisa Ketersediaan Pangan Berdasarkan Neraca Bahan Makanan Provinsi Sumatera Barat
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan Provinsi Sumatera Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Jaksa Agung R. Suprapto No. 19 Padang
| Telepon: | : ( 0751 ) 7054161 |
| Faksimile: | ( 0751 ) 7051526 |
| Email: | dinaspangansumbar@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Murni Kurniaty, SP, MP |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan |
| Alamat: | Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto No. 19, Padang |
| Telepon: | (0751) 7051526 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspangansumbar@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPangan selalu menjadi isu strategis dalam pembangunan baik di tingkat nasional maupun daerah, karena pemenuhan pangan merupakan hak setiap warga negara yang harus dijamin kuantitas dan kualitasnya, aman dan bergizi. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia. Berdasarkan Undang-Undang No. 18 tahun 2012 tentang Pangan, penyelenggaraan pangan dilakukan berdasarkan asas kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan. Penyelenggaraan pangan salah satunya dilakukan melalui sistem informasi pangan. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya berkewajiban membangun, menyusun, dan mengembangkan Sistem Informasi Pangan dan Gizi yang terintegrasi. Penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM) dimaksudkan untuk mengetahui data dan informasi tentang situasi dan keadaan ketersediaan bahan pangan untuk dikonsumsi manusia dalam kurun waktu tertentu. NBM Provinsi Sumatera Barat disusun setiap tahun dengan mengacu pada metode yang disusun oleh Food and Agriculture Organization (FAO) dengan mempertimbangkan kondisi dan ketersediaan data yang ada. Data yang digunakan untuk menyusun NBM berasal dari instansi terkait yang telah dipublikasikan secara resmi, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu bahan untuk melakukan evaluasi dan perencanaan pangan, serta sebagai bahan untuk perumusan kebijakan pangan dan perbaikan gizi masyarakat.
Tujuan Kegiatan
A. Untuk menyediakan data dan informasi tentang penyediaan/pengadaan dan penggunaan pangan serta ketersediaan bahan pangan untuk dikonsumsi penduduk dalam bentuk volume (kg per kapita per tahun atau gram per kapita per hari) maupun zat gizi (energi, protein, dan lemak). B. Sebagai bahan evaluasi tentang pengadaan, penggunaan, dan ketersediaan pangan untuk dikonsumsi sesuai rekomendasi kecukupan gizi dari Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) X Tahun 2012; C. Sebagai bahan penyusunan pola pangan harapan (PPH) tingkat ketersediaan; D. Sebagai bahan acuan dalam perencanaan produksi/pengadaan pangan; E. Sebagai bahan perumusan kebijakan pangan dan gizi; F. Sebagai bahan referensi bagi pemerhati pangan dan gizi.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-02 s.d. 2024-01-31
Desain
2024-02-01 s.d. 2024-02-28
Pengumpulan Data
2024-03-13 s.d. 2024-10-31
Pengolahan Data
2024-11-01 s.d. 2024-11-11
Analisis
2024-11-11 s.d. 2024-11-24
Diseminasi Hasil
2024-11-27 s.d. 2024-12-05
Evaluasi
2024-12-09 s.d. 2024-12-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Penggunaan Industri Non Pangan | Pangan Industri non makanan | Sejumlah bahan makanan yang digunakan untuk industri bukan makanan | Tahun 2024 |
| Penggunaan Industri Pangan | Pangan Industri makanan | Sejumlah bahan makanan yang digunakan untuk industri makanan | Tahun 2024 |
| Ekspor Pangan | Ekspor Pangan | Kegiatan menjual/pengiriman produk atau komoditas pangan yang diproduksi di suatu negara ke negara lain untuk dijual di pasar internasional | Tahun 2024 |
| Impor Pangan | Impor Pangan | Kegiatan perdagangan yang melibatkan pengiriman barang atau komoditas pangan dari satu negara ke negara lain. | Tahun 2024 |
| Stok akhir | Stok akhir Pangan | Sejumlah bahan makanan yang ada di akhir tahun, yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah/swasta, seperti yang ada di pabrik,gudang, depo, lumbung petani, dan pasar/pedagang yang dimaksudkan sebagai cadangan dan akan digunakan bila sewaktu-sewaktu diperlukan. | Tahun 2024 |
| Stok awal | Stok awal Pangan | Sejumlah bahan makanan yang ada di awal tahun, yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah/swasta, seperti yang ada di pabrik,gudang, depo, lumbung petani, dan pasar/pedagang yang dimaksudkan sebagai cadangan dan akan digunakan bila sewaktu-sewaktu diperlukan. | Tahun 2024 |
| Produksi kotor | Produksi kotor Pangan | Jumlah keseluruhan masing-masing bahan makanan yang dihasilkan, baik yang belum mengalami proses pengolahan maupun yang sudah mengalami proses pengolahan | Tahun 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | KEPULAUAN MENTAWAI |
| SUMATERA BARAT | PESISIR SELATAN |
| SUMATERA BARAT | SOLOK |
| SUMATERA BARAT | SIJUNJUNG |
| SUMATERA BARAT | TANAH DATAR |
| SUMATERA BARAT | PADANG PARIAMAN |
| SUMATERA BARAT | AGAM |
| SUMATERA BARAT | LIMA PULUH KOTA |
| SUMATERA BARAT | PASAMAN |
| SUMATERA BARAT | SOLOK SELATAN |
| SUMATERA BARAT | DHARMASRAYA |
| SUMATERA BARAT | PASAMAN BARAT |
| SUMATERA BARAT | KOTA PADANG |
| SUMATERA BARAT | KOTA SOLOK |
| SUMATERA BARAT | KOTA SAWAH LUNTO |
| SUMATERA BARAT | KOTA PADANG PANJANG |
| SUMATERA BARAT | KOTA BUKITTINGGI |
| SUMATERA BARAT | KOTA PAYAKUMBUH |
| SUMATERA BARAT | KOTA PARIAMAN |
Wawancara, Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Lainnya : Rapat
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Komoditi
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Rapat konsolidasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 3
Pengumpul data/enumerator: 23
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Komoditi
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-30;
Digital (softcopy): 2024-11-27;
Data Mikro: 2024-11-27;
Variabel Kegiatan
-
Kegiatan menjual/pengiriman produk atau komoditas pangan yang diproduksi di suatu negara ke negara lain untuk dijual di pasar internasional
-
Sejumlah bahan makanan yang ada di akhir tahun, yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah/swasta, seperti yang ada di pabrik,gudang, depo, lumbung petani, dan pasar/pedagang yang dimaksudkan sebagai cadangan dan akan digunakan bila sewaktu-sewaktu diperlukan.
-
Sejumlah bahan makanan yang ada di awal tahun, yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah/swasta, seperti yang ada di pabrik,gudang, depo, lumbung petani, dan pasar/pedagang yang dimaksudkan sebagai cadangan dan akan digunakan bila sewaktu-sewaktu diperlukan.
-
Jumlah keseluruhan masing-masing bahan makanan yang dihasilkan, baik yang belum mngalami proses pengolahan maupun yang sudah mengalami proses pengolahan
-
Sejumlah bahan makanan yang digunakan untuk industri bukan makanan
-
Kegiatan perdagangan yang melibatkan pengiriman barang atau komoditas pangan dari satu negara ke negara lain.
-
Sejumlah bahan makanan yang digunakan untuk industri makanan
Indikator Kegiatan
-
Ukuran yang menggambarkan jumlah kalori dan nutrisi (protein, lemak, dll) yang tersedia untuk setiap individu dalam suatu populasi.
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100, maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.
-
Nilai indeks yang menggambarkan kondisi ketahanan pangan di suatu wilayah dalam periode tertentu.