Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Skor Pola Pangan Harapan Konsumsi di Kabupaten Malang 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Skor Pola Pangan Harapan Konsumsi di Kabupaten Malang
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.3507.016
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl Raya Pakisaji No 19
| Telepon: | (0341) 804423 |
| Faksimile: | - |
| Email: | ketahanan-pangan@malangkab.co.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Ir. DHYAH DESIANTI PUSPITASARI, M.M.A |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | ARIF NOPIYANTO, S.Sos |
| Jabatan: | Analis Ketahanan Pangan |
| Alamat: | Jl. Raya Pakisaji 19, Malang |
| Telepon: | 0341804423 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dkp.malangkab@gmail.co.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPerlunya Penganekaragaman Pangan dalam upaya meningkatkan Ketersediaan Pangan yang beragam dan berbasis pada potensi sumber daya lokal. Penganekaragaman Pangan dilakukan melalui penetapan kaidah Penganekaragaman Pangan sesuai dengan prinsip Gizi seimbang yang diukur dengan pola pangan harapan.
Tujuan Kegiatan
1. Mengkaji faktor yang mempengaruhi konsumsi pangan;2. Menyusun rekomendasi untuk penetapan kebijakan pangan;3. Mengidentifikasi alternatif program dan penetapan target.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-12-01 s.d. 2025-01-31
Desain
2025-01-01 s.d. 2025-06-30
Pengumpulan Data
2025-03-11 s.d. 2025-06-30
Pengolahan Data
2025-03-12 s.d. 2025-06-30
Analisis
2025-07-01 s.d. 2025-07-31
Diseminasi Hasil
2025-08-01 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2025-12-01 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Rata-rata Konsumsi Makanan Sebulan | Rata-rata Konsumsi Makanan Sebulan | Pengeluaran konsumsi bahan makanan, makan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada rumah tangga | Tahunan |
| Pendapatan Rumah Tangga Sebulan | Pendapatan rumah tangga sebulan | Pendapatan yang diterima oleh rumah tangga selama sebulan baik yang yang berupa uang maupun barang/jasa dalam rupiah | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | MALANG |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
QUOTA_SAMPLING
Unit Sampel
16 KK disetiap Desa, 6 Desa per Kecamatan
Unit Observasi
33 Kecamatan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi, Taskforce
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-09-01;
Digital (softcopy): 2025-09-01;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Pendapatan yang diterima oleh rumah tangga selama sebulan baik yang berupa uang maupun barang/jasa dalam rupiah.
-
Pengeluaran konsumsi bahan makanan, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada rumah tangga
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100, maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.