Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Indeks Kulitas Air Laut di Provinsi Jawa Barat 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Indeks Kulitas Air Laut di Provinsi Jawa Barat
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl.Kawaluyaan Indah Raya No.6 Bandung 40286
| Telepon: | 02287353565 |
| Faksimile: | 02287353565 |
| Email: | dlh@jabarprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Ir. H. Mohammad Taufiq Budi Santoso, M.soc.sc |
| Eselon 2: | Dr. Prima Mayaningtias |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Resmiani, S.t., M.t |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan |
| Alamat: | Jl.kawaluyaan Indah Raya No.6 Bandung 40286 |
| Telepon: | 02287353565 |
| Faksimile: | 02287353565 |
| Email: | dlh@jabarprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPada tahun 2021 DLH Provinsi Jawa Barat telah melakukan pemantauan kualitas air laut di 6 titik di Jawa Barat. 1 titik di Utara dan 5 Titik di Selatan. Berdasarkan : 1. Undang-undang Ri Nomor 32 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah; 2. Peraturan Pemerintah Ri No. 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup; 3. Permenlhk Ri No. 27 Tahun 2021 Tentang Indeks Kualitas Lingkungan Hidup
Tujuan Kegiatan
Maksud dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengetahui kualitas air laut yang berada di bagian utara dan selatan Jawa Barat melalui pengambilan dan analisis sampel air laut di laboratorium dengan tujuan hsail pemantauan akan digunakan untuk perhitungan IKAL (Indeks Kualitas Air Laut) dan bahan kebijakan pengendalian pencemaran air laut.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-06-01 s.d. 2023-11-01
Desain
2023-12-01 s.d. 2023-12-29
Pengumpulan Data
2024-01-01 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2024-01-01 s.d. 2024-12-31
Analisis
2024-11-01 s.d. 2024-11-28
Diseminasi Hasil
2024-12-01 s.d. 2024-12-19
Evaluasi
2024-12-22 s.d. 2024-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| TSS | Padatan Tersuspensi Total | Parameter penting dalam penilaian kualitas air laut. TSS merujuk pada partikel-partikel padat yang tersuspensi dalam air, termasuk tanah, lumpur, plankton, dan zat organik lainnya. Tingginya nilai TSS dapat mengindikasikan tingkat pencemaran dan gangguan ekosistem akuatik, karena partikel-partikel ini dapat menghalangi penetrasi cahaya matahari, yang penting untuk fotosintesis organisme laut. | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
| DO | Oksigen Terlarut | Parameter penting dalam penilaian kualitas air laut. DO mengukur jumlah oksigen yang tersedia dalam air untuk mendukung kehidupan akuatik. Nilai DO yang optimal sangat penting untuk kesehatan ekosistem laut karena oksigen terlarut digunakan oleh organisme laut, termasuk ikan, invertebrata, dan mikroorganisme, untuk respirasi. | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
| Minyak dan lemak | minyak dan lemak | parameter penting dalam penilaian kualitas air laut karena keberadaan mereka dapat mengindikasikan adanya pencemaran dari sumber antropogenik seperti aktivitas industri, pembuangan limbah domestik, dan tumpahan minyak. | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
| N-NH3 | Amonia Total | parameter penting dalam penilaian kualitas air laut. Amonia (NH3) dan ion amonium (NH4+) merupakan bentuk utama nitrogen anorganik yang ditemukan dalam air dan dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk limpasan pertanian, limbah domestik, dan aktivitas industri. Amonia total mengacu pada gabungan kedua bentuk tersebut dalam air | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
| PO4-P | Orto Fosfat | satu parameter kunci dalam penilaian kualitas air laut. Orto fosfat (PO4³?) merupakan bentuk fosfat yang paling sederhana dan paling mudah diakses oleh organisme akuatik. Fosfat biasanya masuk ke lingkungan laut melalui limpasan pertanian, limbah domestik, dan industri. | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | BOGOR |
| JAWA BARAT | SUKABUMI |
| JAWA BARAT | CIANJUR |
| JAWA BARAT | BANDUNG |
| JAWA BARAT | GARUT |
| JAWA BARAT | TASIKMALAYA |
| JAWA BARAT | CIAMIS |
| JAWA BARAT | KUNINGAN |
| JAWA BARAT | CIREBON |
| JAWA BARAT | MAJALENGKA |
| JAWA BARAT | SUMEDANG |
| JAWA BARAT | INDRAMAYU |
| JAWA BARAT | SUBANG |
| JAWA BARAT | PURWAKARTA |
| JAWA BARAT | KARAWANG |
| JAWA BARAT | BEKASI |
| JAWA BARAT | BANDUNG BARAT |
| JAWA BARAT | PANGANDARAN |
| JAWA BARAT | KOTA BOGOR |
| JAWA BARAT | KOTA SUKABUMI |
| JAWA BARAT | KOTA BANDUNG |
| JAWA BARAT | KOTA CIREBON |
| JAWA BARAT | KOTA BEKASI |
| JAWA BARAT | KOTA DEPOK |
| JAWA BARAT | KOTA CIMAHI |
| JAWA BARAT | KOTA TASIKMALAYA |
| JAWA BARAT | KOTA BANJAR |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Air Laut
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi, Taskforce
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 11
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-31;
Digital (softcopy): 2024-12-31;
Data Mikro: 2024-12-31;
Variabel Kegiatan
-
parameter penting dalam penilaian kualitas air laut. Amonia (NH3) dan ion amonium (NH4+) merupakan bentuk utama nitrogen anorganik yang ditemukan dalam air dan dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk limpasan pertanian, limbah domestik, dan aktivitas industri. Amonia total mengacu pada gabungan....
-
parameter penting dalam penilaian kualitas air laut karena keberadaan mereka dapat mengindikasikan adanya pencemaran dari sumber antropogenik seperti aktivitas industri, pembuangan limbah domestik, dan tumpahan minyak.
-
Salah satu parameter kunci dalam penilaian kualitas air laut. Orto fosfat (PO4³?) merupakan bentuk fosfat yang paling sederhana dan paling mudah diakses oleh organisme akuatik. Fosfat biasanya masuk ke lingkungan laut melalui limpasan pertanian, limbah domestik, dan industri.
-
Parameter penting dalam penilaian kualitas air laut. TSS merujuk pada partikel-partikel padat yang tersuspensi dalam air, termasuk tanah, lumpur, plankton, dan zat organik lainnya. Tingginya nilai TSS dapat mengindikasikan tingkat pencemaran dan gangguan ekosistem akuatik, karena partikel-partikel ini....
-
Parameter penting dalam penilaian kualitas air laut. DO mengukur jumlah oksigen yang tersedia dalam air untuk mendukung kehidupan akuatik. Nilai DO yang optimal sangat penting untuk kesehatan ekosistem laut karena oksigen terlarut digunakan oleh organisme laut, termasuk ikan, invertebrata, dan mikroorganisme,....
Indikator Kegiatan
-
Indeks kualitas air laut dapat digunakan untuk untuk melihat kecenderungan mutu air laut. Kualitas air laut dipengaruhi oleh kegiatan yang dilakukan di daerah pesisir dan laut, sehingga penentuan lokasi untuk pemantauan kualitas air laut disinergikan dengan lokasi pemantauan kualitas air di bagian hilir sungai.