Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Kejadian Bencana di Kabupaten Toba 2023
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Kejadian Bencana di Kabupaten Toba
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Toba
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. AB Silalahi Komplek Perkantoran Simanjalo Balige
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpbd@tobakab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Drs. Augus Sitorus |
| Eselon 2: | Robert Manurung, SH |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Robert Manurung, SH |
| Jabatan: | Kepala Bidang Kedaruratan & Logistik |
| Alamat: | Jl. AB Silalahi Komplek Perkantoran Simanjalo |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpbd@tobakab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanDalam hal mewujudkan Penanggulangan Bencana Daerah yang Tangguh diperlukan adanya data dan informasi yang akurat, sebagai dasar pengambilan keputusan, kebijakan dan penyusunan program Penanggulangan Bencana Kabupaten Toba. Data yang komprehensif dan terinci mengenai kejadian bencana di setiap kecamatan akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pola, sifat, dan tingkat kerentanan yang spesifik. Informasi ini dapat membantu pemerintah, lembaga penanggulangan bencana, dan masyarakat untuk merancang dan melaksanakan program mitigasi yang lebih efektif, serta merespons dengan lebih cepat dan tepat waktu saat bencana terjadi. Dengan demikian proses perencanaan dan perumusan kebijakan kebencanaan menjadi lebih baik dalam memenuhi data statistik bencana yang diperlukan oleh pemangku kepentingan (stake holder). Sejalan dengan Peraturan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 1 Tahun 2023 tentang satu data bencana, yang merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Forum Satu Data Indonesia, muncul kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan penggunaan data yang masih belum terpenuhi. Dalam rangka mengoptimalkan sistem pengelolaan data bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Toba menganggap penting untuk melakukan Pendataan Kejadian Bencana di Kabupaten Toba.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan data yang komprehensif mengenai kejadian dan dampak bencana di Kabupaten Toba guna mendukung perencanaan, pengambilan keputusan, dan implementasi strategi penanggulangan bencana yang efektif. Selain itu, pendataan ini juga bertujuan untuk memenuhi ketersediaan data kebencanaan dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Pemerintah Daerah.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2022-12-01 s.d. 2022-12-30
Desain
2022-12-01 s.d. 2022-12-30
Pengumpulan Data
2023-01-01 s.d. 2023-12-31
Pengolahan Data
2023-01-01 s.d. 2023-12-31
Analisis
2024-01-02 s.d. 2024-01-31
Diseminasi Hasil
2024-02-02 s.d. 2024-02-02
Evaluasi
2024-02-03 s.d. 2024-02-06
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jenis Bencana | Bencana | Jenis peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat. | Pada saat pendataan |
| Tanggal Kejadian | Tarikh | Waktu (tanggal, bulan, tahun) terjadinya suatu peristiwa bencana yang menyebabkan kerugian atau dampak besar terhadap masyarakat dan lingkungan. | Pada saat pendataan |
| Waktu Kejadian | Waktu | Waktu (jam, menit) terjadinya suatu peristiwa bencana yang menyebabkan kerugian atau dampak besar terhadap masyarakat dan lingkungan. | Pada saat pendataan |
| Waktu Laporan | Waktu | Waktu (jam dan menit) ketika informasi mengenai terjadinya suatu bencana pertama kali disampaikan atau dilaporkan kepada pihak yang berwenang. | Pada saat pendataan |
| Lokasi | Kecamatan, Desa/Kelurahan | Lingkungan daerah menurut letak geografis yang mengacu pada sistem pengkodean wilayah kerja statistik. | Pada saat pendataan |
| Jumlah Orang Terdampak | Korban Bencana | Korban bencana adalah orang atau kelompok orang yang menderita atau meninggal dunia akibat bencana. | Pada saat pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
HARIAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA UTARA | TOBA SAMOSIR |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Titik bencana
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 6
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : titik bencana
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-02-02;
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Waktu (jam, menit) terjadinya suatu peristiwa bencana yang menyebabkan kerugian atau dampak besar terhadap masyarakat dan lingkungan.
-
Korban bencana adalah orang atau kelompok orang yang menderita atau meninggal dunia akibat bencana.
-
Tanggal yang memuat informasi hari, bulan, dan tahun (ddmmyyyy). a. Dalam hal informasi tanggal dan/atau bulan tidak diperlukan, kode tanggal/bulan diisi dengan kode 01. b. Dalam hal informasi yang dibutuhkan hanya bulan, kode tanggal diisikan 01 dan kode tahun diisikan tahun referensi yang digunakan. c.....
-
Waktu (jam dan menit) ketika informasi mengenai terjadinya suatu bencana pertama kali disampaikan atau dilaporkan kepada pihak yang berwenang.
-
Jenis peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat.
-
Lingkungan daerah menurut letak geografis yang mengacu pada sistem pengkodean wilayah kerja statistik.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya orang yang mengalami kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis, dan meninggal dunia akibat kecelakaan, bencana, dan/atau kondisi membahayakan manusia.
-
Banyaknya kejadian peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.