Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Penyusunan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamandau 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Penyusunan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamandau
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Lamandau
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jln. Bukit Raya Komplek Perkantoran Pemda Bukit Hibul Nanga Bulik
| Telepon: | (0532) 2071045 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dlhkumumdankepegawaian@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah |
| Eselon 2: | Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Lamandau |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ismawati, S.Hut |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup |
| Alamat: | Jl. Bukit Raya Komplek Perkantoran Pemda Bukit Hibul Nanga Bulik |
| Telepon: | (0532) 2071045 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dlhkumumdankepegawaian@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanIndeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan gambaran atau indikasi awal yang memberikan kesimpulan cepat dari suatu kondisi lingkungan hidup pada lingkup dan periode tertentu. Indikator kualitas lingkungan yang digunakan untuk menghitung IKLH terdiri dari 3 indikator, yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU), dan Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL). IKA dihitung dari beberapa parameter kualitas air sungai (pH, DO, BOD, COD, TSS, NO3- N, total phospat, fecal coliform), sedangkan IKU merupakan representasi dari kualitas udara ambien yang mewakili 4 wilayah diukur berdasarkan parameter-parameter SO2 dan NO2, dan IKTL diperoleh dari perhitungan luas tutupan lahan dengan menggunakan citra satelit dan data numerik. IKLH merupakan indeks kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang ditetapkan secara nasional yang menjadi acuan di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang diaplikasikan melalui indikator sasaran Pemda dalam RPJMD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Di Kabupaten Lamandau, persentase ketercapaian IKLH tersebut digunakan sebagai salah satu Sasaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Lamandau.
Tujuan Kegiatan
Tujuan disusunnya Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) adalah: 1. Memberikan informasi kepada para pengambil keputusan di tingkat pusat dan daerah tentang kondisi lingkungan di daerah sebagai bahan evaluasi kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. 2. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik tentang pencapaian target program-program pemerintah di bidang pengelolaan lingkungan hidup.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-01 s.d. 2024-01-31
Desain
2024-01-01 s.d. 2024-01-31
Pengumpulan Data
2024-02-01 s.d. 2024-09-30
Pengolahan Data
2024-10-01 s.d. 2024-10-31
Analisis
2024-11-01 s.d. 2024-11-29
Diseminasi Hasil
2024-12-01 s.d. 2025-01-15
Evaluasi
2024-12-01 s.d. 2025-01-15
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Kadar Nitrogen Dioksida (NO2) | Komponen senyawa kimia | Kelompok gas nitrogen yang terdapat di atmosfir yang terdiri dari nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2). Walaupun ada bentuk oksida nitrogen lainnya, tetapi kedua gas tersebut yang paling banyak diketahui sebagai bahan pencemar udara. Nitrogen monoksida merupakan gas yang tidak berwarna dan tidak berbau sebaliknya nitrogen dioksida berwarna coklat kemerahan dan berbau tajam. Nitrogen monoksida terdapat diudara dalam jumlah lebih besar daripada nitrogen dioksida. Pembentukan NO dan NO2 merupakan reaksi antara nitrogen dan oksigen diudara sehingga membentuk NO, yang bereaksi lebih lanjut dengan lebih banyak oksigen membentuk NO2. | Pada saat pengamatan |
| Kadar Sulfur Dioksida (SO2) | Komponen senyawa kimia | Salah satu spesies dari gas-gas oksida sulfur (SOx). Gas ini sangat mudah terlarut dalam air, memiliki bau namun tidak berwarna, SO2 dan gas-gas oksida sulfur lainnya terbentuk saat terjadi pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur. | Pada saat pengamatan |
| Derajat Keasaman (pH) | Derajat keasaman atau kebasaan suatu larutan | Nilai pH didapatkan dari pengukuran ion hidrogen dalam suatu larutan. Larutan dengan nilai pH rendah dinamakan asam, sedangkan larutan dengan nilai pH tinggi disebut basa. | Pada saat pengamatan |
| Padatan Tersuspensi Total / Total Suspended Solid (TSS) | Residu atau endapan tersuspensi | Residu atau endapan dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2µm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid. | Pada saat pengamatan |
| Oksigen Terlarut / Dissolved Oxygen (DO) | Oksigen Terlarut (Dissolved Oxygen) atau sering juga disebut dengan Kebutuhan Oksigen (Oxygen Demand). | Nilai DO menunjukan jumlah oksigen (O2) yang tersedia dalam suatu badan air. Semakin besar nilai DO pada air, mengindikasikan air tersebut memiliki kualitas yang bagus. Sebaliknya jika nilai DO rendah, dapat diketahui bahwa air tersebut telah tercemar. | Pada saat pengamatan |
| Kebutuhan Oksigen Biologi / Biological Oxygen Demand (BOD) | Parameter pengukuran jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bakteri. | Banyaknya oksigen yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk memecahkan bahan-bahan organik yang terdapat di dalam air. | Pada saat pengamatan |
| Kebutuhan Oksigen Kimiawi / Chemical Oxygen Demand (COD) | Jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat- zat organik yang ada dalam sampel air. | Jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat-zat organik yang ada dalam satu liter sampel air, dimana pengoksidanya adalah K2Cr2O7 atau KMNO4. Angka COD merupakan ukuran bagi pencemaran air oleh zat-zat organik yang secara alamiah dapat dioksidasi melalui proses mikrobiologis dan mengakibatkan berkurangnya oksigen terlarut di dalam air. | Pada saat pengamatan |
| Nitrat (NO3-N) | Bentuk utama nitrogen di perairan dan merupakan nutrien utama bagi pertumbuhan tanaman dan alga. | Nitrat nitrogen sangat mudah larut dalam air dan bersifat stabil. Konsentrasi nitrat yang tinggi di perairan dapat menstimulasi menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan organisme perairan apabila di dukung oleh ketersediaan nutrient. | Pada saat pengamatan |
| Total Fosfat (T-Phosphat) | Bentuk fosfor yang dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. | Fosfor merupakan unsur yang esensial bagi tumbuhan tingkat tinggi dan alga, sehingga sangat mempengaruhi tingkat produktivitas perairan. | Pada saat pengamatan |
| Fecal Coliform (Bakteri Coliform Fekal) | Bakteri indikator keberadaan bakteri patogenik lain. | Penentuan Coliform Fekal menjadi indikator pencemaran dikarenakan jumlah koloninya pasti berkolerasi positif dengan keberadaan bakteri patogen. Selain itu juga dapat mendeteksi bakteri petogenik lain. Semakin sedikit kandungan Coliform artinya kualitas air semakin baik. | Pada saat pengamatan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN TENGAH | LAMANDAU |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Lainnya : Alat Uji Udara da Air
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Sampel Udara dan Air
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Titik Lokasi Pengamatan
Unit Observasi
Titik Lokasi Pengamatan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Titik Lokasi Pengamatan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-01-15;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Residu atau endapan dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2µm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid.
-
Salah satu spesies dari gas-gas oksida sulfur (SOx). Gas ini sangat mudah terlarut dalam air, memiliki bau namun tidak berwarna, SO2 dan gas-gas oksida sulfur lainnya terbentuk saat terjadi pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur.
-
Jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat-zat organik yang ada dalam satu liter sampel air, dimana pengoksidanya adalah K2Cr2O7 atau KMNO4. Angka COD merupakan ukuran bagi pencemaran air oleh zat-zat organik yang secara alamiah dapat dioksidasi melalui proses mikrobiologis dan mengakibatkan....
-
Nilai pH didapatkan dari pengukuran ion hidrogen dalam suatu larutan. Larutan dengan nilai pH rendah dinamakan asam, sedangkan larutan dengan nilai pH tinggi disebut basa.
-
Nilai DO menunjukan jumlah oksigen (O2) yang tersedia dalam suatu badan air. Semakin besar nilai DO pada air, mengindikasikan air tersebut memiliki kualitas yang bagus. Sebaliknya jika nilai DO rendah, dapat diketahui bahwa air tersebut telah tercemar.
-
Banyaknya oksigen yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk memecahkan bahan-bahan organik yang terdapat di dalam air.
-
Nitrat nitrogen sangat mudah larut dalam air dan bersifat stabil. Konsentrasi nitrat yang tinggi di perairan dapat menstimulasi menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan organisme perairan apabila di dukung oleh ketersediaan nutrient.
-
Fosfor merupakan unsur yang esensial bagi tumbuhan tingkat tinggi dan alga, sehingga sangat mempengaruhi tingkat produktivitas perairan.
-
Nitrogen Oksida (NOx) adalah kelompok gas nitrogen yang terdapat di atmosfir yang terdiri dari nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2). Walaupun ada bentuk oksida nitrogen lainnya, tetapi kedua gas tersebut yang paling banyak diketahui sebagai bahan pencemar udara. Nitrogen monoksida merupakan....
-
Penentuan Coliform Fekal menjadi indikator pencemaran dikarenakan jumlah koloninya pasti berkolerasi positif dengan keberadaan bakteri patogen. Selain itu juga dapat mendeteksi bakteri petogenik lain. Semakin sedikit kandungan Coliform artinya kualitas air semakin baik.
Indikator Kegiatan
-
Indeks Kualitas Udara (IKU) nasional dihitung dari IKU masing-masing daerah di Indonesia setelah data konsentrasi rata-rata tahunan parameter pencemar udara berupa NO2, SO2 dan PM2,5 dari hasil pengukuran kualitas udara ambien kabupaten/kota.
-
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan ekspresidari kondisi lingkungan hidup suatu daerah. Diukur dari 3 indeks yaitu indeks kualitas air, indeks kualitas udara dan indeks tutupan hutan. Indeks Kualitas Air adalah suatu nilai tanpa satuan yang menggambarkan kualitas air berupa gambaran atau....
-
Nilai yang menggambarkan kualitas lingkungan hidup dalam suatu wilayah pada waktu tertentu, yang merupakan nilai komposit dari Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara, Indeks Kualitas Lahan, dan Indeks Kualitas Air Laut.
-
Nilai yang menggambarkan kualitas lahan yang terdiri dari Indeks Kualitas Tutupan Lahan dan Indeks Kualitas Ekosistem Gambut.