Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Prognosa Sistem Neraca Pangan Kota Dumai 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Prognosa Sistem Neraca Pangan Kota Dumai
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.1473.003
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Dumai
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dermaga No. 8 Kel. Purnama Kec. Dumai Barat
| Telepon: | (0765) 35243 |
| Faksimile: | (0765) 810253 |
| Email: | Diskpp.dumai@yahoo.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretariat Daerah Kota Dumai |
| Eselon 2: | Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Neny Diani, SST, M.IP |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketahanan Pangan |
| Alamat: | Jl. Dermaga No. 8 Kel. Purnama Kec. Dumai Barat |
| Telepon: | 081365501170 |
| Faksimile: | - |
| Email: | nenydiani@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKebutuhan bahan pokok masyarakat merupakan kebutuhan orang banyak yang pada hakekatnya sangat diperlukan oleh masyarakat di dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pengadaan dan kelancaran distribusinya perlu terjamin, agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan jumlah kebutuhannya dengan harga yang wajar dan dapat terjangkau. Hambatan dalam pengadaan dan distribusi dapat menimbulkan kelangkaan persediaan barang serta terjadinya lonjakan harga yang pada akhirnya berdampak pada gejolak sosial dalam masyarakat. Kelangkaan barang dan lonjakan harga setidaknya dapat diantispasi, apabila telah diketahui perkiraan kebutuhan pelaksanaan pengadaan baik berasal dari produk lokal, luar daerah maupun impor serta perkiraan stok setiap jenis komoditi kebutuhan pokok dan barang penting lainnya. Prognosa Ketersediaan Pangan ini dapat dijadikan sebagai salah satu bahan acuan bagi setiap daerah dalam menyusun rencana kebutuhan pengaturan pengadaan dan distribusi serta pengamanan stock.
Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan Penyusunan Prognosa Neraca Pangan Nasional dan Wilayah Tahun 2024 diantaranya:Mengidentifikasi jumlah ketersediaan dan kebutuhan pangan yang ada di Kota DumaiMerumuskan kebijakan terkait stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kota DumaiAnalisis kuantitas dan kualitas jumlah ketersediaan dan kebutuhan pangan di Kota DumaiPerumusan kebijakan perbaikan terkait stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kota Dumai
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-10-01 s.d. 2024-10-31
Desain
2024-10-01 s.d. 2024-10-31
Pengumpulan Data
2024-11-01 s.d. 2024-11-15
Pengolahan Data
2024-11-18 s.d. 2024-11-29
Analisis
2024-12-02 s.d. 2024-12-27
Diseminasi Hasil
2024-12-30 s.d. 2024-12-31
Evaluasi
2024-12-31 s.d. 2024-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Stok Pangan | Pangan | Stok bahan pangan pada akhir tahun/bulan sebelumnya, yang ada di Pemerintah (Perum BULOG) dan/atau masyarakat (Asosiasi, Pelaku Usaha, Industri, dan lainnya). | Setahun terakhir (tahun berjalan) |
| Produksi Pangan | Pangan | Banyaknya bahan pangan dihitung berdasarkan luas panen /luas areal/ pemotongan ternak/per trip penangkapan ikan dan produktivitas per satuan ukuran. | Setahun terakhir (tahun berjalan) |
| Impor (Pangan Masuk) | Pangan | Banyaknya bahan pangan yang dimasukkan ke wilayah tertentu. | Setahun terakhir (tahun berjalan) |
| Ekspor (Pangan Keluar) | Pangan | Banyaknya bahan pangan yang dikeluarkan dari wilayah tertentu. | Setahun terakhir (tahun berjalan) |
| Konsumsi Langsung Rumah Tangga | Konsumsi Rumah Tangga | Banyaknya konsumsi bahan pangan oleh rumah tangga. Menggunakan angka hasil Susenas BPS, yang dihitung dari konsumsi pangan dalam satuan kilogram per kapita per tahun dikali jumlah penduduk dalam tahun berjalan dibagi 1000 (satuan dalam ton). | Setahun terakhir (tahun berjalan) |
| Konsumsi Luar Rumah Tangga | Konsumsi | Banyaknya konsumsi bahan pangan diluar rumah tangga meliputi kebutuhan benih atau bibit, kebutuhan pakan ternak, kebutuhan industri nonpakan dan pangan, dan kebutuhan (Horeka) hotel, restoran, dan kantin. | Setahun terakhir (tahun berjalan) |
| Kehilangan Pangan | Pangan | Besarnya pangan yang mengalami susut dan tercecer pada saat produksi dan distribusi. | Setahun terakhir (tahun berjalan) |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| RIAU | KOTA D U M A I |
Wawancara, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAWI
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : 12 Komoditas pangan yang menjadi cakupan pendataan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-30;
Digital (softcopy): 2024-12-30;
Data Mikro: 2024-12-30;
Variabel Kegiatan
-
Besarnya pangan yang mengalami susut dan tercecer pada saat produksi dan distribusi.
-
Banyaknya bahan pangan yang dimasukkan ke wilayah tertentu.
-
Banyaknya konsumsi bahan pangan oleh rumah tangga. Menggunakan angka hasil Susenas BPS, yang dihitung dari konsumsi pangan dalam satuan kilogram per kapita per tahun dikali jumlah penduduk dalam tahun berjalan dibagi 1000 (satuan dalam ton).
-
Banyaknya konsumsi bahan pangan diluar rumah tangga meliputi kebutuhan benih atau bibit, kebutuhan pakan ternak, kebutuhan industri nonpakan dan pangan, dan kebutuhan (Horeka) hotel, restoran, dan kantin.
-
Banyaknya bahan pangan yang dikeluarkan dari wilayah tertentu.
-
Banyaknya bahan pangan dihitung berdasarkan luas panen /luas areal/ pemotongan ternak/per trip penangkapan ikan dan produktivitas per satuan ukuran.
-
Jumlah bahan pangan yang disimpan sebagai cadangan, yang ada di Pemerintah (Perum BULOG) dan/atau masyarakat (Asosiasi, Pelaku Usaha, Industri, dan lainnya).
Indikator Kegiatan
-
Jumlah cadangan komoditas pangan di pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat pada saat pelaporan
-
Selisih antara ketersediaan pangan dan kebutuhan pangan antar waktu yang dinyatakan dalam surplus atau defisit.
-
Jumlah pangan yang digunakan untuk kebutuhan di rumah tangga dan kebutuhan di luar rumah tangga