Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Lengkap Komoditas Tanaman Perkebunan Kabupaten Tabalong 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Lengkap Komoditas Tanaman Perkebunan Kabupaten Tabalong
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-24.6309.005
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Jend. A.Yani Km 6, Mabuun
| Telepon: | 0526-2022580 |
| Faksimile: | 0526-2022580 |
| Email: | disbunak.tabalong@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Pj. BUPATI TABALONG |
| Eselon 2: | Soleh, SP., MP |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | SUAIDI, SP |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas |
| Alamat: | Jl.A.Yani Km.6 Kec.Mabu’un Kec.Murung Pudak Kab.Tabalong |
| Telepon: | 082153171456 |
| Faksimile: | 05262022580 |
| Email: | ikmdisbunnak@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPeran dan kontribusi sub sektor perkebunan selama ini menunjukkan hasil positif dalam mendukung, khususnya pembangunan sektor pertanian dan secara umum pembangunan nasional, baik berperan langsung terhadap pendapatan produk domestik bruto (PDB), penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, perolehan devisa negara melalui kegiatan ekspor hasil perkebunan dan menjaga kelangsungan program ketahanan pangan nasional, maupun berperan tidak langsung dalam mewujudkan kondisi yang kondusif terhadap pelaksanaan pembangunan dan membangun hubungan sinergis dengan sub sektor yang lain. Melihat peran dan kontribusinya yang nyata tersebut, maka strategi pembangunan sub sektor perkebunan perlu terus ditingkatkan melalui peluang investasi dengan penciptaan atau pengembangan areal penanaman baru, sehingga dapat meningkatkan produksi secara nasional. Upaya mendukung iklim investasi yang baik salah satunya perlu penyediaan data dan informasi yang berkualitas sebagai bahan penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan yang akurat. Data yang berkualitas harus memenuhi kriteria sahih (valid), handal (reliable), mutakhir (up to date), obyektif (objective), dan konsisten (consistent). Ketersediaan data dan informasi yang akurat, tepat waktu, relevan, konsisten, dan lengkap sangat diperlukan oleh manajemen di lingkup Direktorat Jenderal Perkebunan di berbagai tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan pusat yaitu dalam proses perencanaan/perumusan kebijakan, monitoring, dan I evaluaskebijakan. Di samping itu, data dan informasi juga sangat diperlukan oleh para stakeholder atau pelaku agribisnis dalam perencanaan bisnisnya.
Tujuan Kegiatan
1. Terwujudnya penyusunan laporan data statistik tanaman perkebunan yang sahih, handal, mutakhir, obyektif dan konsisten; 2. Terlaksananya koordinasi antara Desa dan Kecamatan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-10-01 s.d. 2024-05-31
Desain
2023-10-01 s.d. 2024-06-30
Pengumpulan Data
2024-07-01 s.d. 2024-07-31
Pengolahan Data
2024-07-01 s.d. 2024-09-30
Analisis
2024-07-01 s.d. 2024-09-30
Diseminasi Hasil
2024-09-01 s.d. 2024-09-30
Evaluasi
2024-09-01 s.d. 2024-09-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| TBM (Tanaman Belum Menghasilkan) | Tanaman/pohon muda yang belum menghasilkan | Tanaman yang belum memberikan hasil karena masih muda, belum pernah berbunga atau belum cukup umur untuk berproduksi | Semester 1 dan 2 Tahun 2024 |
| TM (Tanaman Menghasilkan) | Tanaman/pohon yang sedang atau pernah menghasilkan | Tanaman yang sedang menghasilkan dan atau sudah pernah menghasilkan walaupun saat ini sedang tidak menghasilkan karena belum musimnya | Semester 1 dan 2 Tahun 2024 |
| TR/TTM (Tanaman Rusak/Tanaman Tidak Menghasilkan) | Tanaman tua yang rusak/tidak menghasilkan | Tanaman yang sudah tua, rusak dan tidak memberikan hasil yang memadai lagi, walaupun ada hasilnya tetapi secara ekonomi sudah tidak produktif lagi (Produksi kurang darai 15 % dari produksi normal) | Semester 1 dan 2 Tahun 2024 |
| Luasan Komoditas | Total luasan komoditas | Luas Tanaman Perkebunan yang umumnya berumur lebih dari satu tahun dan pemungutan hasilnya dilakukan lebih dari satu kali dan tidak dibongkar sekali panen | Semester 1 dan 2 Tahun 2024 |
| Produksi | Banyaknya produksi/hasil | Banyaknya hasil dari setiap tanaman tahunan menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada semester laporan | Semester 1 dan 2 Tahun 2024 |
| Pemilik Kebun | Rumah tangga usaha pertanian | Banyaknya rumah tangga petani pekebun di Desa yang membudidayakan/mengusahakan tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri, dan mempunyai jumlah pohon lebih besar atau sama dengan dari batas minimal usaha (BMU) | Semester 1 dan 2 Tahun 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN SELATAN | TABALONG |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 1
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Petani/Pekebun
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2024-09-30; 2025-03-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
pekebun di Desa yang membudidayakan/mengusahakan tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri, dan mempunyai jumlah pohon lebih besar atau sama dengan dari batas minimal usaha (BMU)
-
Tanaman yang sedang menghasilkan dan atau sudah pernah menghasilkan walaupun saat ini sedang tidak menghasilkan karena belum musimnya
-
Tanaman yang sudah tua, rusak dan tidak memberikan hasil yang memadai lagi, walaupun ada hasilnya tetapi secara ekonomi sudah tidak produktif lagi (Produksi kurang darai 15 % dari produksi normal)
-
Banyaknya hasil dari setiap tanaman tahunan menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada semester laporan
-
Luas Tanaman Perkebunan yang umumnya berumur lebih dari satu tahun dan pemungutan hasilnya dilakukan lebih dari satu kali dan tidak dibongkar sekali panen
-
Menghasilkan) Tanaman yang belum memberikan hasil karena masih muda, belum pernah berbunga atau belum cukup umur untuk berproduksi
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya hasil dari setiap tanaman tahunan menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada semester laporan
-
Pekebun di Desa yang membudidayakan/mengusahakan tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri, dan mempunyai jumlah pohon lebih besar atau sama dengan dari batas minimal usaha (BMU)
-
Luas Tanaman yang sudah tua, rusak dan tidak memberikan hasil yang memadai lagi, walaupun ada hasilnya tetapi secara ekonomi sudah tidak produktif lagi (Produksi kurang darai 15 % dari produksi normal)
-
Luas Tanaman Perkebunan yang umumnya berumur lebih dari satu tahun dan pemungutan hasilnya dilakukan lebih dari satu kali dan tidak dibongkar sekali panen
-
Tingkat produksi per luas areal
-
Luas Tanaman yang sedang menghasilkan dan atau sudah pernah menghasilkan walaupun saat ini sedang tidak menghasilkan karena belum musimnya
-
Jumlah Tanaman yang belum memberikan hasil karena masih muda, belum pernah berbunga atau belum cukup umur untuk berproduksi