Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survey Kualitas Air Sumatera Barat 2023
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvey Kualitas Air Sumatera Barat
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Khatib Sulaiman No. 22 Padang
| Telepon: | 0751-7055231 |
| Faksimile: | 0751-445232 |
| Email: | dlh@sumbarprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | TEGUH ARIEFIANTO ST |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan LH |
| Alamat: | Jl. Khatib Sulaiman No. 22 Padang |
| Telepon: | 0751 7055231 |
| Faksimile: | 0751 445232 |
| Email: | dlh@sumbarprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanProvinsi Sumatera Barat memiliki lebih dari 606 buah sungai besar dan kecil, yang melintasi daerah kabupaten/kota dan provinsi. Dari hasil pemantauan yang telah dilakukan selama ini kondisi sungai di Provinsi Sumatera Barat sangat memprihatinkan. Sungai dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup manusia, sungai juga dijadikan tempat pembuangan limbah dari berbagai kegiatan seperti kegiatan industri, buangan air sawah, perkebunan, pemukiman dan lain-lain. Besarnya beban pencemar yang diterima sungai akibat pembuangan limbah akhirnya dapat melewati daya tampung yang dimiliki sungai sehingga mengakibatkan terjadinya pencemaran sungai. Agar kualitas air sungai tersebut dapat menjamin kelangsungan kehidupan manusia, maka perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian kualitas air sungai secara intensif dan berkesinambungan.
Tujuan Kegiatan
1. Mendapatkan data kualitas air sungai, danau, dan laut 2. Sebagai bahan dalam menyusun kebijakan umum pengelolaan sungai tingkat provinsi untuk mendukung penataan ruang yang lebih baik.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-01-01 s.d. 2023-01-31
Desain
2023-02-01 s.d. 2023-02-28
Pengumpulan Data
2023-03-01 s.d. 2023-10-31
Pengolahan Data
2023-03-01 s.d. 2023-10-31
Analisis
2023-07-01 s.d. 2023-11-15
Diseminasi Hasil
2023-11-20 s.d. 2023-12-31
Evaluasi
2023-12-01 s.d. 2023-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Derajat Keasaman | derajat keasaman | Derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Ia didefinisikan sebagai kologaritma aktivitas ion hidrogen (H+) yang terlarut. Skala pH menunjukkan konsentrasi ion hidrogen [H+] dalam larutan. Skala dari pH terdiri dari angka 1 hingga 14. Larutan dengan pH kurang dari 7 dianggap bersifat asam, sedangkan larutan dengan pH lebih dari 7 dianggap bersifat basa atau alkali. Air murni memiliki pH 7 dan dianggap netral | Saat pencacahan |
| Kebutuhan Oksigen Biokimiawi | kebutuhan oksigen biokimiawi | Biologis (khususnya aktivitas mikroorganisme yang berlngsung di dalam air. Nilai BOD merupakan suatu pendekatan umum yang menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk menguraikan zat organik terlarut dan sebagian zat-zat organik yang ersuspensi di dalam air. Di dalam pemantauan kualitas air, BOD merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk mengukur tingkat pencemaran air | Saat pencacahan |
| Kebutuhan Oksigen Kimiawi | kebutuhan oksigen kimiawi | Jumlah oksigen (mg O2) yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat-zat organik yang ada dalam 1 L sampel air melalui reaksi kimia. Dalam hal ini bahan buangan organik akan dioksidasi oleh Kalium Bikarbonat menjadi gas CO2 dan H2O serta sejumlah Ion Krom | Saat pencacahan |
| Padatan Tersuspensi Total | padatan tersuspensi total | Residu dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2nm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid. Yang termasuk TSS adalah lumpur, tanah liat, logam oksida, sulfida, ganggang, bakteri dan jamur | Saat pencacahan |
| Oksigen Terlarut | oksigen terlarut | Oksigen yang terlarut dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). DO sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar DO yang rendah dapat menyebabkan kematian pada makhluk hidup tersebut | Saat pencacahan |
| Nitrat | nitrat | Senyawa yang terdiri dari unsur-unsur oksigen dan nitrogen, dan merupakan sumber nitrogen yang penting untuk kehidupan tumbuhan dan hewan. NItrat juga dapat ditemukan dalam air minum dan dapat membahayakan kesehatan manusia jika terlalu banyak | Saat pencacahan |
| Total Fosfat | total fosfat | Jumlah fosfat yang terdapat dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Fosfat sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar fosfat yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan dan merusak ekosistem air | Saat pencacahan |
| Total Nitrogen | total nitrogen | Jumlah nitrogen yang terdapat dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Nitrogen sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar nitrogen yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan dan merusak ekosistem air | Saat pencacahan |
| Fecal Coliform | fecal coliform | Bakteri yang terdapat dalam feses (tinja) dan merupakan indikator pencemaran oleh bahan organik yang berasal dari manusia atau hewan. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Kadar fecal coliform yang tinggi dalam air menunjukkan adanya kontaminasi oleh bahan organik yang berasal dari feses manusia atau hewan | Saat pencacahan |
| Minyak dan Lemak | minyak dan lemak | Kandungan minyak dan lemak dalam air | Saat pencacahan |
| Amonia Total | amonia total | Jumlah amonia yang terdapat dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Amonia sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar amonia yang tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada makhluk hidup tersebut | Saat pencacahan |
| Ortofosfat | ortofosfat | Kandungan ortofosfat dalam air. Kadar ortofosfat yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan dan merusak ekosistem air | Saat pencacahan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | SOLOK |
| SUMATERA BARAT | SIJUNJUNG |
| SUMATERA BARAT | TANAH DATAR |
| SUMATERA BARAT | PADANG PARIAMAN |
| SUMATERA BARAT | AGAM |
| SUMATERA BARAT | LIMA PULUH KOTA |
| SUMATERA BARAT | KOTA SOLOK |
| SUMATERA BARAT | KOTA SAWAH LUNTO |
| SUMATERA BARAT | KOTA PADANG PANJANG |
| SUMATERA BARAT | KOTA BUKITTINGGI |
| SUMATERA BARAT | KOTA PAYAKUMBUH |
| SUMATERA BARAT | KOTA PARIAMAN |
Pengamatan, Lainnya : Pengambilan dan pemeriksaan sampel
Sarana Pengumpulan Data
CAPI, Lainnya : Pemeriksaan lab
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Sungai dan Danau
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Air
Unit Observasi
Air
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : rapat
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 5
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Sungai, danau, laut
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2023-12-30;
Digital (softcopy): 2023-12-30;
Data Mikro: 2023-12-30;
Variabel Kegiatan
-
Analisis empiris untuk mengukur proses-proses biologis (khususnya aktivitas mikroorganisme yang berlngsung di dalam air. Nilai BOD merupakan suatu pendekatan umum yang menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk menguraikan zat organik terlarut dan sebagian zat-zat organik yang....
-
kandungan ortofosfat dalam air. Kadar ortofosfat yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan dan merusak ekosistem air
-
Residu dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2µm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid. Yang termasuk TSS adalah lumpur, tanah liat, logam oksida, sulfida, ganggang, bakteri dan jamur
-
Kandungan minyak dan lemak dalam air
-
Jumlah fosfat yang terdapat dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Fosfat sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar fosfat yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan dan merusak ekosistem air
-
Senyawa yang terdiri dari unsur-unsur oksigen dan nitrogen, dan merupakan sumber nitrogen yang penting untuk kehidupan tumbuhan dan hewan. NItrat juga dapat ditemukan dalam air minum dan dapat membahayakan kesehatan manusia jika terlalu banyak
-
Jumlah oksigen (mg O2) yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat-zat organik yang ada dalam 1 L sampel air melalui reaksi kimia. Dalam hal ini bahan buangan organik akan dioksidasi oleh Kalium Bikarbonat menjadi gas CO2 dan H2O serta sejumlah Ion Krom
-
Bakteri yang terdapat dalam feses (tinja) dan merupakan indikator pencemaran oleh bahan organik yang berasal dari manusia atau hewan. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Kadar fecal coliform yang tinggi dalam air menunjukkan adanya kontaminasi oleh bahan organik yang berasal....
-
Derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Ia didefinisikan sebagai kologaritma aktivitas ion hidrogen (H+) yang terlarut. Skala pH menunjukkan konsentrasi ion hidrogen [H+] dalam larutan. Skala dari pH terdiri dari angka 1 hingga....
-
Oksigen yang terlarut dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). DO sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar DO yang rendah dapat menyebabkan kematian pada makhluk hidup tersebut
-
Jumlah nitrogen yang terdapat dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Nitrogen sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar nitrogen yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan dan merusak ekosistem air
-
Jumlah amonia yang terdapat dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Amonia sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar amonia yang tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada makhluk hidup tersebut
Indikator Kegiatan
-
Suatu nilai yang menggambarkan kondisi kualitas air laut yang merupakan nilai komposit dari beberapa parameter kualitas air laut dalam suatu wilayah pada waktu tertentu.
-
Angka yang digunakan untuk menentukan tingkat pencemaran relatif terhadap parameter kualitas air yang diizinkan
-
Suatu nilai yang menggambarkan kondisi kualitas air yang merupakan nilai komposit parameter kualitas air dalam suatu wilayah pada waktu tertentu