Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Kualitas Air Sungai di Kabupaten Boyolali 2023
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Kualitas Air Sungai di Kabupaten Boyolali
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-24.3309.001
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Lingkungan Hidup
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Tegalarum, Kemiri, Kec. Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57482
| Telepon: | (0276) 321013 |
| Faksimile: | (0276) 321013 |
| Email: | dlh@boyolali.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Suraji, S.T., M.Si. |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Retna Nawangtari, STP |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (PP) |
| Alamat: | Tegalarum, Kemiri, Kec. Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57482 |
| Telepon: | (0276) 321013 |
| Faksimile: | (0276) 321013 |
| Email: | dlh@boyolali.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSaat ini air bersih menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian yang seksama dan cermat, karena untuk mendapatkan kualitas air yang baik sesuai dengan standar tertentu saat ini menjadi barang yang mahal karena air permukaan sudah banyak tercemar oleh bermacam-macam zat pencemar dari hasil kegiatan manusia, baik limbah dari kegiatan rumah tangga, limbah dari kegiatan industri dan kegiatan-kegiatan lainnya. Dampak dari kegiatan manusia tersebut cenderung menurunkan kualitas air permukaan yang ada di aliran sungai dan waduk di wilayah Kab. Boyolali. Salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka pengelolaan kualitas dan pengendalian pencemaran air sungai adalah dengan melakukan pemantauan kualitas air secara kontinyu dan berkesinambungan. Untuk mendapatkan gambaran kualitas sungai, diperlukan trend data kualitas air setiap tahunnya, dalam melaksanakan kebijakan penanggulangan pencemaran air permukaan tersebut, maka diperlukan adanya Survei Kualitas Air Sungai di Kabupaten Boyolali.
Tujuan Kegiatan
Untuk melakukan pemantauan kualitas air sungai di Kabupaten Boyolali;Sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap para pelaku usaha yang menghasilkan air limbah;Sebagai dasar untuk menentukan Wilayah Prioritas Program Pengendalian Pencemaran;Sebagai dasar untuk merumuskan Program Pemulihan, Pemeliharaan dan Pengelolaan Sumber Daya Air; dan Mengetahui Indeks Kualitas Air Sungai Di Kabupaten Boyolali.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-01-02 s.d. 2023-01-13
Desain
2023-01-16 s.d. 2023-01-31
Pengumpulan Data
2023-02-01 s.d. 2023-12-31
Pengolahan Data
2024-01-01 s.d. 2024-02-29
Analisis
2024-03-01 s.d. 2024-05-31
Diseminasi Hasil
2024-06-01 s.d. 2024-07-31
Evaluasi
2024-08-01 s.d. 2024-08-09
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Total Suspended Solid (TSS) | Suspended Solid | Padatan yang menyebabkan kekeruhan air dengan membatasi penetrasi cahaya untuk fotosintesis dan visibilitas perairan. TSS yang tinggi menghalangi masuknya sinar matahari kedalam air, sehingga akan mengganggu proses fotosintesis dimana proses fotosintesis ini sendiri merupakan proses penunjang ketersediaan oksigen bagi biota laut yang didalamnya. | 2023 |
| Dissolved Oxygen (DO) | Dissolved Oxygen (DO) | Banyaknya oksigen yang terkandung dalam air. Air yang memiliki DO tinggi menunjukkan tingkat pencemaran yang rendah, dan sebaliknya air yang memiliki DO rendah menunjukkan tingkat pencemaran yang tinggi. Baku Mutu DO untuk mutu air kelas II minimal sebesar 4 mg/L. | 2023 |
| Biological Oxygen Demand (BOD) | Biological Oxygen Demand (BOD) | suatu karakteristik yang menunjukkan jumlah oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk mengurai atau mendekomposisi bahan organik dalam kondisi aerobik. Jumlah BOD dalam perairan berbanding terbalik dengan jumlah DO. Apabila dalam suatu perairan memiliki jumlah BOD yang tinggi maka secara tidak langsung oksigen terlarut (DO) dalam air berkurang, hal ini dapat mengakibatkan terancamnya kehidupan biota perairan. | 2023 |
| Chemical Oxygen Demand (COD) | Chemical Oxygen Demand (COD) | Jumlah oksigen (mg O2) yang dibutuhakan untuk mengoksidasi zat-zat organik yang ada dalam 1 liter air. Jumlah oksigen yang diperlukan agar bahan organik dalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia, baik yang dapat didegradasi secara biologis maupun yang sulit didegradasi. | 2023 |
| Fosfat (T-Phosphat) | Fosfat (T-Phosphat) | Senyawa fosfat dapat bersifat metabolitoksik dan membawa dampak buruk bagi ekosistem perairan. Keberadaan fosfat secara excessive (berlebihan) dapat menyebabkan blooming algae atau biasa disebut dengan ledakan alga yang dapat menimbulkan pertumbuhan alga dan tumbuhan air lain secara berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan eutrofikasi yang artinya terdapat kandungan nutrisi yang berlebihan pada badan air, khususnya air tawar. | 2023 |
| Fecal Coliform | Fecal Coliform | Polutan air yang berasal dari bakteri yang ditemukan di tanah dan perairan yang telah tercemar oleh limbah pembuangan kotoran manusia atau hewan. Fecal coliform subkelompok spesifik dari coliform total, anggota yang paling umum adalah Escherichia coli. Fecal coliform selain berasal dari kotoran manusia, juga berasal dari hewan berdarah panas. Secara alamiah bakteri Escherichia coli terdapat pula di alam, bakteri E. coli dapat berasal dari pelapukan kayu dan daun-daun kering atau berasal dari hewan atau tumbuhan yang mati. | 2023 |
| Total Coliform | Total Coliform | Total coliform memberikan indikasi umum kondisi sanitasi karena bakteri coliform dapat digunakan sebagai indikator karena densitasnya berbanding lurus dengan tingkat pencemaran air. | 2023 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TENGAH | BOYOLALI |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Lainnya : Pihak Ketiga
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Sungai
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Hulu Sungai, Tengah Sungai, Dan Hilir Sungai
Unit Observasi
Hulu Sungai, Tengah Sungai, Dan Hilir Sungai
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 7
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Sungai
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : Sungai
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-06-27;
Digital (softcopy): 2024-07-22;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Tingkat kondisi mutu air yang menunjukkan kondisi cemar atau kondisi baik pada suatu sumber air dalam waktu tertentu dengan membandingkan dengan baku mutu air yang ditetapkan
Indikator Kegiatan
-
Kualitas air permukaan sebagai air baku merupakan pendekatan dalam mengetahui kualitas air ambien yang baik pada badan air. Air permukaan meliputi air yang berada pada sungai, danau dan waduk/bendungan yang perlu dipelihara kualitasnya sebagai sumber air baku. Ada 7 (tujuh) parameter yang digunakan dalam....