Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Skor Pola Pangan Harapan Konsumsi di Kabupaten Malang 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Skor Pola Pangan Harapan Konsumsi di Kabupaten Malang
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-24.3507.013
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl Raya Pakisaji No 19
| Telepon: | (0341) 804423 |
| Faksimile: | - |
| Email: | ketahanan-pangan@malangkab.co.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ir. DHYAH DESIANTI PUSPITASARI, M.M.A |
| Jabatan: | Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan |
| Alamat: | Jl. Raya Pakisaji 19, Malang |
| Telepon: | 0341 804423 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dkp.malangkab@gmail.co.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPerlunya Penganekaragaman Pangan dalam upaya meningkatkan Ketersediaan Pangan yang beragam dan berbasis pada potensi sumber daya lokal. Penganekaragaman Pangan dilakukan melalui penetapan kaidah Penganekaragaman Pangan sesuai dengan prinsip Gizi seimbang yang diukur dengan pola pangan harapan.
Tujuan Kegiatan
1. Mengkaji faktor yang mempengaruhi konsumsi pangan; 2. Menyusun rekomendasi untuk penetapan kebijakan pangan; 3. Mengidentifikasi alternatif program dan penetapan target.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-11-01 s.d. 2023-11-30
Desain
2023-12-01 s.d. 2023-12-31
Pengumpulan Data
2024-01-01 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2024-01-01 s.d. 2024-12-31
Analisis
2024-12-01 s.d. 2024-12-31
Diseminasi Hasil
2024-12-01 s.d. 2024-12-31
Evaluasi
2025-01-01 s.d. 2025-01-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Rata-Rata Konsumsi Makanan Sebulan | Rata-Rata Konsumsi Makanan Sebulan | Pengeluaran konsumsi bahan makanan, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada rumah tangga | Tahunan |
| Pendapatan Rumah Tangga Sebulan | Pendapatan Rumah Tangga Sebulan | Pendapatan yang diterima oleh rumah tangga selama sebulan baik yang berupa uang maupun barang/jasa dalam rupiah. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | MALANG |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : WhatApps
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Pernyuluh OPD
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
QUOTA_SAMPLING
Unit Sampel
16 KK disetiap Desa, 6 Desa per Kecamatan
Unit Observasi
33 Kecamatan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : WhatApps
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 1
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-01-01;
Digital (softcopy): 2025-01-01;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Pengeluaran konsumsi bahan makanan, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada rumah tangga
-
Pendapatan yang diterima oleh rumah tangga selama sebulan baik yang berupa uang maupun barang/jasa dalam rupiah.
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100, maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.