Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Pemantauan Kualitas Air Laut 2023
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Pemantauan Kualitas Air Laut
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl.Kawaluyaan Indah Raya No.6 Bandung 40286
| Telepon: | 02287353565 |
| Faksimile: | 02287353565 |
| Email: | dlh@jabarprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Drs. Herman Suryatman, M.si |
| Eselon 2: | Dr. Prima Mayaningtias |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Resmiani, S.T, M.T. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan |
| Alamat: | Jl. Kawaluyaan Indah Raya No 6 Soekarno Hatta Bandung 40286 |
| Telepon: | 02287353565 |
| Faksimile: | 02287353565 |
| Email: | dlh@jabarprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBerdasarkan : 1. Undang-undang Ri Nomor 32 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah; 2. Peraturan Pemerintah Ri No. 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup; 3. Permenlhk Ri No. 27 Tahun 2021 Tentang Indeks Kualitas Lingkungan Hidup
Tujuan Kegiatan
Untuk Mengetahui Kualitas Air Laut
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2022-11-17 s.d. 2022-12-29
Desain
2022-12-06 s.d. 2023-01-04
Pengumpulan Data
2023-05-10 s.d. 2023-10-23
Pengolahan Data
2023-06-01 s.d. 2023-11-01
Analisis
2023-06-01 s.d. 2023-11-01
Diseminasi Hasil
2024-01-08 s.d. 2024-01-10
Evaluasi
2024-01-15 s.d. 2024-01-19
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nilai TSS | Padatan Tersuspensi Total | Parameter penting dalam penilaian kualitas air laut. TSS merujuk pada partikel-partikel padat yang tersuspensi dalam air, termasuk tanah, lumpur, plankton, dan zat organik lainnya. Tingginya nilai TSS dapat mengindikasikan tingkat pencemaran dan gangguan ekosistem akuatik, karena partikel-partikel ini dapat menghalangi penetrasi cahaya matahari, yang penting untuk fotosintesis organisme laut. | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
| Nilai DO | Oksigen Terlarut | Parameter penting dalam penilaian kualitas air laut. DO mengukur jumlah oksigen yang tersedia dalam air untuk mendukung kehidupan akuatik. Nilai DO yang optimal sangat penting untuk kesehatan ekosistem laut karena oksigen terlarut digunakan oleh organisme laut, termasuk ikan, invertebrata, dan mikroorganisme, untuk respirasi. | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
| Nilai minyak dan lemak | minyak dan lemak | parameter penting dalam penilaian kualitas air laut karena keberadaan mereka dapat mengindikasikan adanya pencemaran dari sumber antropogenik seperti aktivitas industri, pembuangan limbah domestik, dan tumpahan minyak. | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
| Nilai N-NH3 | Amonia Total | parameter penting dalam penilaian kualitas air laut. Amonia (NH3) dan ion amonium (NH4+) merupakan bentuk utama nitrogen anorganik yang ditemukan dalam air dan dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk limpasan pertanian, limbah domestik, dan aktivitas industri. Amonia total mengacu pada gabungan kedua bentuk tersebut dalam air | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
| Nilai PO4-P | Orto Fosfat | satu parameter kunci dalam penilaian kualitas air laut. Orto fosfat (PO4³?) merupakan bentuk fosfat yang paling sederhana dan paling mudah diakses oleh organisme akuatik. Fosfat biasanya masuk ke lingkungan laut melalui limpasan pertanian, limbah domestik, dan industri. | Pemantauan dilakukan selama 2 kali dalam satu tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | SUKABUMI |
| JAWA BARAT | CIANJUR |
| JAWA BARAT | GARUT |
| JAWA BARAT | TASIKMALAYA |
| JAWA BARAT | SUBANG |
| JAWA BARAT | PANGANDARAN |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Air Laut
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Air Laut
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelMULTI_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
QUOTA_SAMPLING
Unit Sampel
Air Laut di 6 Lokasi Kab/Kota
Unit Observasi
Kualitas Air Laut di Jawa Barat
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Konfirmasi Ulang
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Kualitas Air Laut
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2024-01-08;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
Metadata variabel tidak tersedia.Indikator Kegiatan
-
Indeks kualitas air laut dapat digunakan untuk untuk melihat kecenderungan mutu air laut. Kualitas air laut dipengaruhi oleh kegiatan yang dilakukan di daerah pesisir dan laut, sehingga penentuan lokasi untuk pemantauan kualitas air laut disinergikan dengan lokasi pemantauan kualitas air di bagian hilir sungai.