Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pengumpulan Data Penderita TBC Di Kabupaten Bangkalan Tahun 2024 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanPengumpulan Data Penderita TBC Di Kabupaten Bangkalan Tahun 2024
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Raya Ketengan Bangkalan
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | perencanaandanevaluasi2022@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Sekretaris Daerah |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Aris Budiharta,S.PSi |
| Jabatan: | PLH.Kepala Bidang P2P |
| Alamat: | Jalan Raya Ketengan Kec.Burneh Kab.Bangkalan |
| Telepon: | 085334657161 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinkes@bangkalankab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPenyakit Tuberculosis (TBC) merupakan masalah kesehatan utama yang terjadi di Indonesia. Tuberkulosis masih merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian semua pihak. Di tahun 2020 diperkirakan sebanyak 10 juta orang di dunia menderita Tuberkulosis, dan diperkirakan jumlah kematian akibat penyakit Tuberkulosis sebanyak 93 ribu per tahun atau setara dengan 11 kematian per jam. Berdasarkan Global TBC Report tahun 2022, Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia untuk insiden Tuberkulosis (TBC) setelah India. Dengan angka estimasi kasus TBC sebesar 969.000 kasus dan kematian 144.000 dan notifikasi kasus TBC sebesar 443.235 kasus (45%), maka masih ada sekitar 55% kasus yang belum ternotifikasi baik yang belum terjangkau, belum terdeteksi maupun belum terlaporkan. Mereka yang belum ditemukan menjadi sumber penularan TBC di masyarakat Capaian program Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Bangkalan sampai dengan Bulan Oktober 2023 yang diambil dari data SITB per 31 Oktober 2023 masih menunjukkan angka yang jauh di bawah target yakni sebesar 55% dala penemuan kasus, 67% terduga yang dilakukan pemeriksaan bakteriologis, 1% cakupan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), dan 40% indek kasus yang dilakukan investigasi kontak. Salah satu yang mempengaruhi rendahnya capaian program TBC adalah under-reporting cases atau kasus yang belum dilaporkan di SITB oleh fasyankes. Mengingat kewajiban pelaporan kasus tuberculosis yang telah tercantum dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan No. HK.02.02/MENKES/660/2020 tentang kewajiban Fasilitass Pelayanan Kesehatan dalam melakukan Pencatatan Dan Pelaporan Tuberculosis. Namun dalam lapangan masih banyak fasyankes yang belum semua melaporkan penemuan kasus TBC pada SITB sehingga berpengaruh pada rendahnya capaian program TBC. Dalam rangka mencapai target program nasional TBC maka perlu dilakukan kegiatan validasi data untuk mendeteksi under-reporting cases pada setiap faskes
Tujuan Kegiatan
Diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antara penanggung jawab TBC fasyankes dengan Dinas Kesehatan, dan mendaptakan data yang baik dan akurat serta meminimalisir under-reporting cases pada setiap faskes
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-10-02 s.d. 2023-11-01
Desain
2023-11-02 s.d. 2023-12-31
Pengumpulan Data
2024-05-17 s.d. 2024-12-01
Pengolahan Data
2024-05-17 s.d. 2024-12-01
Analisis
2024-11-01 s.d. 2024-12-01
Diseminasi Hasil
2025-01-05 s.d. 2025-01-05
Evaluasi
2025-01-06 s.d. 2025-01-20
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Penemuan Kasus TBC | Kasus TB, Tuberkulosis | Penderita TBC yang telah dilakukan screening dan pemeriksaan di fasyankes | Triwulan |
| Pengobatan Kasus TBC | Kasus TB, Tuberkulosis | pengobatan dan follow up kasus TBC dilakukan difasyankes | Triwulan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
HARIAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | BANGKALAN |
Wawancara, Pengumpulan data sekunder, Lainnya : Register TBC
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI, CATI, CAWI, Mail
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 22
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataCoding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-01-05;
Digital (softcopy): 2025-01-05;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Pengobatan dan follow up kasus TBC dilakukan di Fasyankes
-
Penderita TBC yang telah dilakukan Screening dan Pemeriksaan di Fasyankes
Indikator Kegiatan
-
Bagian dari perkiraan semua kasus TBC (insiden), yang ditemukan dan diobati.