Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Administrasi Guru dan Kepala Sekolah di SMA, SMK, dan SLB Provinsi Jawa Timur 2023
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Administrasi Guru dan Kepala Sekolah di SMA, SMK, dan SLB Provinsi Jawa Timur
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pendidikan dan Pelatihan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Genteng Kali No. 33, Genteng, Kec. Genteng, Surabaya, Jawa Timur
| Telepon: | (031) 5342706 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dindik@jatimprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretariat Daerah Provinsi |
| Eselon 2: | Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Rani Kemala Trapsilasiwi, M.Si |
| Jabatan: | Statistisi Ahli Muda |
| Alamat: | Gedung Sekretariat Lantai 4 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jalan Gentengkali 33 Surabaya |
| Telepon: | 031) 5342706/5342709 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dindik@jatimprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKetersediaan data dan informasi terkait administrasi guru dan kepala sekolah memiliki peran sentral dalam pembangunan sistem pendidikan yang efektif. Informasi ini menjadi pijakan utama bagi pengambilan keputusan yang berbasis bukti, pemantauan kinerja, dan pengembangan program pendidikan yang berkelanjutan. Data mengenai jumlah guru, kualifikasi menurut status dan golongan, pengalaman, dan kinerja guru dapat memberikan wawasan mendalam tentang kebutuhan pengembangan profesional mereka. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), jumlah guru di Indonesia sebanyak 3,31 juta orang pada tahun ajaran 2022/2023 dan sebanyak 413.254 guru berada di Jawa Timur. Angka tersebut menempati urutan kedua dengan jumlah guru terbanyak setelah Jawa Barat dengan jumlah guru 464.363 orang. Data yang akurat dan terkini menjadi dasar untuk lembaga pendidikan dalam merencanakan kesejahteraan guru dan kepala sekolah secara lebih efisien, memastikan akuntabilitas, serta mendorong kolaborasi yang lebih baik antara para pemangku kepentingan, seperti guru, kepala sekolah, orang tua, dan pemerintah.
Tujuan Kegiatan
Mendukung ketersediaan data dan informasi terkait administrasi guru dan kepala sekolah pada jenjang SMA, SMK, dan SLB Mempermudah pemerintah dalam menyusun langkah yang tepat untuk mengambil keputusan dalam mengatasi permasalahan administrasi guru dan kepala sekolah
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-06-01 s.d. 2023-06-30
Desain
2023-06-01 s.d. 2023-06-30
Pengumpulan Data
2023-08-14 s.d. 2023-08-25
Pengolahan Data
2023-08-28 s.d. 2023-09-30
Analisis
2023-09-18 s.d. 2023-09-30
Diseminasi Hasil
2023-11-06 s.d. 2023-11-10
Evaluasi
2023-11-13 s.d. 2023-11-17
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Guru dan Kepala Sekolah Menurut Golongan | 1. Guru dan kepala sekolah golongan II 2. Guru dan kepala sekolah golongan III 3. Guru dan kepala sekolah golongan IV | Jumlah guru dan kepala sekolah menurut golongan dikelompokkan menjadi golongan II, III, dan IV, | Satu tahun terakhir |
| Jumlah Guru dan Kepala Sekolah Menurut Status Sekolah | 1. Guru dan kepala sekolah pada SMA negeri 2. Guru dan kepala sekolah pada SMA swasta 3. Guru dan kepala sekolah pada SMK negeri 4. Guru dan kepala sekolah pada SMK swasta 5.Guru dan kepala sekolah pada SLB negeri 6. Guru dan kepala sekolah pada SLB swasta | Jumlah guru dan kepala sekolah menurut status sekolah dikelompokkan menjadi guru dan kepala sekolah yang bertugas di sekolah negeri dan sekolah swasta. | Satu tahun terakhir |
| Jumlah Guru dan Kepala Sekolah Menurut Status Kepegawaian | 1. Guru tetap (GT) 2. Guru tidak tetap (GTT) 3. Guru bantu (GTT Bantu) 4. Guru tetap yayasan 5. Kepala sekolah 6. Kepala sekolah yayasan | Jumlah guru menurut status kepegawaian dikelompokkan menjadi GT, GTY, GTT, dan GTT Bantu. Sedangkan jumlah kepala sekolah menjadi KS dan KSY. | Satu tahun terakhir |
| Jumlah Guru dan Kepala Sekolah Menurut Kelompok Umur | 1. Guru dan kepala sekolah usia <26 tahun 2. Guru dan kepala sekolah usia 26-45 tahun 3. Guru dan kepala sekolah usia 46-55 4. Guru dan kepala sekolah usia 56-60 | Jumlah guru dan kepala sekolah menurut kelompok umur dibagi menjadi 4 kelompok, yakni kelompok umur <26, kelompok umur 26-45, kelompok umur 46-55, dan kelompok umur 56-60. | Satu tahun terakhir |
| Jumlah Guru dan Kepala Sekolah Menurut Masa Kerja Seluruhnya | 1. Guru dan kepala sekolah dengan masa kerja <6 tahun 2. Guru dan kepala sekolah dengan masa kerja 6-20 tahun 3. Guru dan kepala sekolah dengan masa kerja 21-30 tahun 4. Guru dan kepala sekolah dengan masa kerja >30 tahun | Jumlah guru dan kepala sekolah menurut masa kerja seluruhnya dibagi menjadi 4 kelompok, yakni kelompok dengan masa kerja <6 tahun, kelompok dengan masa kerja 6-20 tahun, kelompok dengan masa kerja 21-30 tahun, dan kelompok dengan masa kerja >30 tahun. | Satu tahun terakhir |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | PACITAN |
| JAWA TIMUR | PONOROGO |
| JAWA TIMUR | TRENGGALEK |
| JAWA TIMUR | TULUNGAGUNG |
| JAWA TIMUR | BLITAR |
| JAWA TIMUR | KEDIRI |
| JAWA TIMUR | MALANG |
| JAWA TIMUR | LUMAJANG |
| JAWA TIMUR | JEMBER |
| JAWA TIMUR | BANYUWANGI |
| JAWA TIMUR | BONDOWOSO |
| JAWA TIMUR | SITUBONDO |
| JAWA TIMUR | PROBOLINGGO |
| JAWA TIMUR | PASURUAN |
| JAWA TIMUR | SIDOARJO |
| JAWA TIMUR | MOJOKERTO |
| JAWA TIMUR | JOMBANG |
| JAWA TIMUR | NGANJUK |
| JAWA TIMUR | MADIUN |
| JAWA TIMUR | MAGETAN |
| JAWA TIMUR | NGAWI |
| JAWA TIMUR | BOJONEGORO |
| JAWA TIMUR | TUBAN |
| JAWA TIMUR | LAMONGAN |
| JAWA TIMUR | GRESIK |
| JAWA TIMUR | BANGKALAN |
| JAWA TIMUR | SAMPANG |
| JAWA TIMUR | PAMEKASAN |
| JAWA TIMUR | SUMENEP |
| JAWA TIMUR | KOTA KEDIRI |
| JAWA TIMUR | KOTA BLITAR |
| JAWA TIMUR | KOTA MALANG |
| JAWA TIMUR | KOTA PROBOLINGGO |
| JAWA TIMUR | KOTA PASURUAN |
| JAWA TIMUR | KOTA MOJOKERTO |
| JAWA TIMUR | KOTA MADIUN |
| JAWA TIMUR | KOTA SURABAYA |
| JAWA TIMUR | KOTA BATU |
Lainnya : Dokumentasi
Sarana Pengumpulan Data
CAWI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Sekolah
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : pemeriksaan Tabel
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Sekolah
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2023-11-06;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah guru dan kepala sekolah menurut masa kerja seluruhnya dibagi menjadi 4 kelompok, yakni kelompok dengan masa kerja <6 tahun, kelompok dengan masa kerja 6-20 tahun, kelompok dengan masa kerja 21-30 tahun, dan kelompok dengan masa kerja >30 tahun.
-
Jumlah guru dan kepala sekolah menurut status sekolah dikelompokkan menjadi guru dan kepala sekolah yang bertugas di sekolah negeri dan sekolah swasta.
-
Jumlah guru dan kepala sekolah menurut golongan dikelompokkan menjadi golongan II, III, dan IV,
-
Jumlah guru dan kepala sekolah menurut kelompok umur dibagi menjadi 4 kelompok, yakni kelompok umur <26, kelompok umur 26-45, kelompok umur 46-55, dan kelompok umur 56-60.
-
Jumlah guru menurut status kepegawaian dikelompokkan menjadi GT, GTY, GTT, dan GTT Bantu. Sedangkan jumlah kepala sekolah menjadi KS dan KSY.
Indikator Kegiatan
-
Jumlah guru dan kepala sekolah merupakan total jumlah guru dan kepala sekolah pada tingkat kabupaten/kota pada jenjang pendidikan SMA, SMK, dan SLB