Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Ketersediaan, Konsumsi Dan Distribusi Beras 2023
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Ketersediaan, Konsumsi Dan Distribusi Beras
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Wekoila, No.27 Kecamatan Unaaha
| Telepon: | (0408) 2422578 |
| Faksimile: | - |
| Email: | ketapang@konawekab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Muh. Akbar, Sp., M.si |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | I Gusti Ketut Pinda, Sp |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas |
| Alamat: | Unaaha |
| Telepon: | 082291750992 |
| Faksimile: | - |
| Email: | Igustiketutpinda71@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanMasalah Pangan Semakin Penting Saat Telah Dikaitkan Dengan Hak Asasi Manusia. Dalam Undang Undang Ri No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan, Disebutkan Bahwa Pangan Merupakan Kebutuhan Dasar Manusia Yang Pemenuhannya Menjadi Hak Asasi Setiap Rakyat. Kekurangan Gizi Pada Individu Dapat Dicegah Jika Akses Setiap Individu Terhadap Pangan Dapat Dijamin. Akses Pangan Setiap Individu Ini Sangat Tergantung Pada Ketersediaan Pangan Dan Kemampuan Untuk Mengaksesnya Secara Terus-menerus (continue).salah Satu Cara Untuk Memperoleh Gambaran Situasi Pangan Dapat Disajikan Dalam Suatu Neraca Atau Tabel Yang Dikenal Dengan Nama “neraca Bahan Makanan”. Undang Undang Ri No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan Juga Mengamanatkan Bahwa Pemerintah Dan Pemerintah Daerah Memfasiltasi Pengembangan Cadangan Pangan Masyarakat Sesuai Dengan Kearifan Lokal. Program Lumbung Pangan Masyarakat (lpm) Adalah Upaya Inventarisasi Jenis Dan Jumlah Kebutuhan Pangan Masyarakat Di Tingkat Pedesaaan Dan Rumah Tangga Yang Bertujuan Untuk Menjamin Ketersediaan Pangan Dengan Terpenuhinya Kebutuhan Pangan Masyarakat Secara Berkelanjutan, Serta Mengantisipasi Kerawanan Pangan Di Masa Yang Akan Datang. Dalam Rangka Penyusunan Program Pembangunan Ketahanan Tersebut, Maka Diperlukan Analisis Situasi Pangan Yang Dituangkankan Dalam Neraca Bahan Makanan.informasi Mengenai Penyediaan Pangan Dapat Dilakukan Dengan Penyediaan Data Neraca Bahan Makanan (nbm) Dan Pola Pangan Harapan (pph) Di Tingkat Daerah.
Tujuan Kegiatan
1. Acuan Bagi Pengelola Data Dinas Ketahanan Pangan; 2. Untuk Mengetahui Data Produksi, Ketersedian, Konsumsi Dan Harga Pangan Serta Data Lain Yang Mendukung Informasi Tentang Ketahanan Pangan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2021-10-01 s.d. 2021-12-31
Desain
2021-10-01 s.d. 2021-12-31
Pengumpulan Data
2022-01-04 s.d. 2022-12-16
Pengolahan Data
2022-01-04 s.d. 2022-12-16
Analisis
2022-12-01 s.d. 2022-12-24
Diseminasi Hasil
2022-12-01 s.d. 2022-12-31
Evaluasi
2022-12-01 s.d. 2022-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Skor Pola Pangan Harapan Ketersediaan | Skor PPH Ketersediaan | Skor PPH Ketersediaan adalah Ketersediaan Energi dan Zat Gizi yang dihasilkan dari 11 kelompok bahan makanan dengan tujuan untuk memberikan gambaran kualitas keragaman ketersediaan pangan yang siap dikonsumsi oleh penduduk/masyarakat. | Tahunan |
| Jumlah ketersediaan energi | Energi | Energi adalah Sejumlah kalori hasil pembakaran karbohidrat yang berasal dari berbagai jenis bahan makanan. | Tahunan |
| Skor Pola Pangan Harapan Konsumsi | Skor PPH Konsumsi | Skor PPH Konsumsi adalah jumlah dari skor 9 kelompok pangan, yaitu jumlah dari kelompok padi-padian sampai dengan skor kelompok lain-lain yang dikonsumsi masyarakat. | Tahunan |
| Jumlah Kebutuhan Pangan | Kebutuhan Pangan | Kebutuhan pangan adalah Kebutuhan akan makanan yang merupakan kebutuhan dasar dari setiap makhluk hidup yang tidak dapat ditunda | Tahunan |
| Jumlah Cadangan Pangan | Kebutuhan Pangan | Jumlah cadangan pangan adalah total persediaan pangan di seluruh wilayah untuk konsumsi manusia dan untuk menghadapi masalah kekurangan Pangan, gangguan pasokan dan harga, serta keadaan darurat | Tahunan |
| Ketersediaan Pangan | Ketersediaan Pangan | Ketersediaan Pangan adalah kemampuan memiliki sejumlah pangan yang cukup untuk kebutuhan dasar manusia | Tahunan |
| peta ketahanan dan kerentanan pangan | Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan | Peta ketahanan dan kerentanan pangan (Food Security and Vulnerability Atlas-FSVA) adalah peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis dari hasil analisa data indikator kerentanan terhadap kerawanan pangan | Tahunan |
| Jumlah ketersediaan Protein | Protein | Protein adalah suatu persenyawaan yang mengandung unsur “N” yang sangat dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan serta penggantian jaringan yang rusak. | Tahunan |
| Infrastruktur Pergudangan | Infrastruktur pergudangan | Infrastruktur Pergudangan adalah sarana fisik untuk penyimpanan gabah atau beras dalam mewujudkan ketahanan pangan | Tahunan |
| Pemberdayaan Masyarakat untuk konsumsi pangan | Pemberdayaan masyarakat untuk konsumsi pangan | Pekarangan Pangan Lestari (P2L) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesbilitas, pemanfaatan dan pendapatan. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI TENGGARA | KONAWE |
Mengisi Kuesioner Sendiri
Sarana Pengumpulan Data
CAWI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kecamatan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 3
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2022-12-31;
Digital (softcopy): 2022-12-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Kebutuhan pangan adalah Kebutuhan akan makanan yang merupakan kebutuhan dasar dari setiap makhluk hidup yang tidak dapat ditunda
-
Pekarangan Pangan Lestari (P2L) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesbilitas, pemanfaatan dan pendapatan.
-
Peta ketahanan dan kerentanan pangan (Food Security and Vulnerability Atlas-FSVA) adalah peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis dari hasil analisa data indikator kerentanan terhadap kerawanan pangan
-
Skor PPH Konsumsi adalah jumlah dari skor 9 kelompok pangan, yaitu jumlah dari kelompok padi-padian sampai dengan skor kelompok lain-lain yang dikonsumsi masyarakat.
-
Ketersediaan Pangan adalah kemampuan memiliki sejumlah pangan yang cukup untuk kebutuhan dasar manusia
-
Skor PPH Ketersediaan adalah Ketersediaan Energi dan Zat Gizi yang dihasilkan dari 11 kelompok bahan makanan dengan tujuan untuk memberikan gambaran kualitas keragaman ketersediaan pangan yang siap dikonsumsi oleh penduduk/masyarakat.
-
Infrastruktur Pergudangan adalah sarana fisik untuk penyimpanan gabah atau beras dalam mewujudkan ketahanan pangan
Indikator Kegiatan
-
Skor PPH merupakan indikator mutu gizi dan keragaman konsumsi pangan sehingga dapat digunakan untuk merencanakan kebutuhan konsumsi pangan. Skor PPH maksimal adalah 100.
-
Protein adalah suatu persenyawaan yang mengandung unsur “N” yang sangat dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan serta penggantian jaringan yang rusak.
-
Skor PPH merupakan indikator mutu gizi dan keragaman konsumsi pangan sehingga dapat digunakan untuk merencanakan kebutuhan konsumsi pangan. Skor PPH maksimal adalah 100.
-
Menurut UU Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan, Ketersediaan Pangan adalah kondisi tersedianya Pangan dari hasil produksi dalam negeri dan Cadangan Pangan Nasional serta impor apabila kedua sumber utama tidak dapat memenuhi kebutuhan.
-
Energi adalah Sejumlah kalori hasil pembakaran karbohidrat yang berasal dari berbagai jenis bahan makanan.