Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Neraca Bahan Makanan Kota Cimahi 2022
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Neraca Bahan Makanan Kota Cimahi
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Rd Demang Hardjakusumah Komp Pemkot-Cimahi
| Telepon: | (022) 20665337 |
| Faksimile: | (022) 20665337 |
| Email: | dispangtan@cimahikota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Tita Mariam S.Pt.,MM |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Dadan Saepuloh,ST |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketahanan Pangan |
| Alamat: | Jalan Rd Demang Hardjakusumah Komp Pemkot-Cimahi Gedung C Lantai 3 |
| Telepon: | (022) 20665337 |
| Faksimile: | (022) 20665337 |
| Email: | dispangtan@cimahikota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPangan merupakan kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi setiap saat supaya dapat hidup layak. Pemenuhan Pangan yang cukup dan berkualitas merupakan salah satu faktor terbentuknya sumber daya manusia yang berdaya saing. Dalam rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasinal (RPJMN) 2020-2024, terlihat komitmen Indonesia untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing.Sumberdaya manusia yang dimaksud adalah manusia yang sehat dan cerdas,adaptif, inovatif, terampil dan berkarakter. Pemerintah wajib mewujudkan ketahanan pangan hingga di tingkat individu. Pemerintah mengatur tentang Ketahanan Pangan dan gizi masyarakat dengan menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2012 tentang Ketahanan dan Gizi. Dalam aturan ini, pengertian pangan dan gizi yang dimaksud adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan dan gizi negara sampai perorangan. Hal ini tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik dari sisi mutu, aman, beragam, terpenuhinya standar gizi secara merata dan terjangkau untuk seluruh masyarakat. Terdapat tiga aspek dalam ketahanan pangan yaitu ketersediaan, keterjangkauan konsumsi pangan dan stabilitas dari ketiganya. Ketersediaan pangan merupakan syarat penting dalam konsusmi yang berkelanjutan. Menurut Fatimah et al.(2022) beberapa hal khususnya aspek produksi pangan dapat menjadi tantangan dalam meningkatkan ketahanan pangan suatu wilayah.Sebagai contoh, pertumbuhan luas panen yang terbatas, pertumbuhan produktivitas yang kurang baik, serta periode musim yang tidak menentu dapat mengganggu produksi pangan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ketersediaan pangan. Salah satu pendekatan untuk memperoleh inforasi tentang ketersediaan pangan wilayah adalah menggunakan Neraca Bahan Makanan (NBM). Neraca Bahan Makanan (NBM) merupakan suatu instrumen barupa tabel yang menyajikan gambaran menyeluruh tentang penyediaan/pengadaan (supply) dan penggunaan/pemanfaatan (utilization) pangan di suatu wilayah dalam periode tertentu (Sutrisno 2022). NBM wajib disusun oleh Pemerintah Daerah, mengacu pada Permendagri Nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah Kabupaten/Kota pada Sub kegiatan Informasi Harga Pangan dan Neraca Bahan Makanan, Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan, Penyusunan NBM daerah sebaiknya berdasarkan data tahun terakhir, karena penyusunan NBM ini mempunyai tujuan untuk mengetahui jumlah penyediaan, penggunaan dan ketersediaan pangan per kapita untuk konsumsi penduduk, mengevaluasi pengadaan dan penggunaan pangan, serta mengevaluasi tingkat ketersediaan pangan berdasarakan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan komposisinya berdasarakan Pola Pangan Harapan (PPH), sebagai acuan perencanaan pangan, perumusan kebijakan terkait pangan dan gizi. Untuk menyusun Neraca Bahan Makanan diperlukan kompilasi data dari berbagai instansi
Tujuan Kegiatan
1. Mengkompilasi data untuk penyusunan Neraca Bahan Makanan 2. Mengolah dan menghitung Neraca Bahan Makanan 2. Menganalisis hasil perhitungan Neraca Bahan Makanan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2022-04-01 s.d. 2022-05-31
Desain
2022-06-01 s.d. 2022-07-31
Pengumpulan Data
2022-08-01 s.d. 2022-09-30
Pengolahan Data
2022-10-03 s.d. 2022-11-30
Analisis
2022-11-01 s.d. 2022-12-15
Diseminasi Hasil
2022-12-16 s.d. 2022-12-16
Evaluasi
2022-12-23 s.d. 2022-12-23
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah penduduk Kota Cimahi | Jumlah Penduduk | Penduduk pertengahan tahun yang tinggal di Kota Cimahi | Tahun 2021 |
| Produksi Padi-Padian | Produksi Padi | Jumlah keseluruhan bahan makanan berupa gabah (gabah kering giling) beserta produksi turunannya beras, jagung (pipilan) dab jagung basah, gandum beserta produksi turunannya tepung gandum (tepung terigu),yang dihasilkan dan masih dalam bentuk asli | Tahun 2021 |
| Jumlah Produksi makanan berpati | Produksi makanan berpati | Jumlah keseluruhan bahan makanan berupa makanan yang mengandung pati yang berasal dari akan/umbi dan lain-lain bagian tanaman yang merupakan bahan makanan pokok lainnya. Kelompok ini terdiri atas ubi jalar, ubi kayu dengan produksi turunannya yaitu gaplek dan tapioca, tepung sagu yang merupakan produksi turunan dari sagu,yang dihasilkan dan masih dalam bentuk asli | Tahun 2021 |
| Jumlah Produksi Buah/Biji Berminyak | Produksi Buah/Biji Bermiyak | Jumlah keseluruhan bahan makanan berupa bahan makanan yang mengandung minyak yang berasal dari buah dan biji bijian. Bahan Makanan Kelompok ini adalah : Kacang tanah berkulit beserta produksi turunannya kacang tanah lepas kulit, kedelai, kacang hijau, kelapa daging (produksi turunan dari kelapa berkulit) dan kopra (turunan dari kelapa daging), yang dihasilkan dan masih dalam bentuk asli | Tahun 2021 |
| Jumlah Produksi Buah Buahan | Produksi Buah Buahan | Jumlah keseluruhan bahan makanan berupa alpokat, jeruk, duku, durian, jambu, mangga, nenas, pepaya, pisang, rambutan, salak sawo dan yang lainnya,yang dihasilkan dan masih dalam bentuk asli | Tahun 2021 |
| Jumlah Produksi sayur sayuran | Produksi Buah Buahan | Jumlah keseluruhan bahan makanan berupa bawang merah, ketimun, kacang merah, kacang panjang, kentang, kubis, tomat, wortel, cabe, terong, petsai/ sawi, bawang daun, kangkung, lobak, labu siam, buncis ayam, bawang putih dan lainnya,yang dihasilkan dan masih dalam bentuk asli | Tahun 2021 |
| Jumlah Produksi Peternakan | Produksi Peternakan | Jumlah keseluruhan bahan makanan berupa daging (daging sapi, daging kerbau, daging kambing, daging domba, daging kuda/lainnya, daging babi, daging ayam buras, daging ayam ras, daging itik, dan jeroan semua jenis) Telur (telur ayam buras, telur ayam ras, telur itik, dan telur unggas lainnya) Susu (Susu Sapi termasuk susu olahan impor yang disetarakan susu segar) ,yang dihasilkan dan masih dalam bentuk asli | Tahun 2021 |
| Jumlah Produksi Perikanan | Produksi Perikanan | Jumlah keseluruhan bahan makanan berupa binatang air dan biota perairan lainnya yang meliputi jenis ikan darat dan ikan laut budidaya maupun serta tangkap serta rumput laut, yang dihasilkan dan masih dalam bentuk asli | Tahun 2021 |
| Jumlah Konsumsi pangan penduduk | Jumlah Konsumsi pangan penduduk | sejumlah bahan makanan yang dikonsumsi setiap penduduk kota Cimahi dalam kurun waktu satu tahun | Tahun 2021 |
| Perubahan Stok | Perubahan Stok | Perubahan Stok adalah selisih antara stok akhir tahun dengan stok awal tahun | Tahun 2021 |
| Impor | Impor | Sejumlah bahan makanan baik yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan, yang didatangkan/masuk dari laur Kota Cimahi dengan tujuan untuk diperdagangkan diedarkan atau disimpan. | Tahun 2021 |
| Ekspor | Ekspor | Sejumlah bahan makanan baik yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan, yang dikeluarkan/keluar dari wilayah Kota Cimahi | Tahun 2021 |
| Pemakaian untuk pakan | Pemakaian untuk pakan | Bagian dari pemakaian dalam negeri berupa sejumlah bahan makanan yang langsung diberikan kepada ternak peliharaan baik ternak besar, ternak kecil unggas maupun ikan | Tahun 2021 |
| Pemakaian untuk Bibit/Benih | Pemakaian untuk Bibit /Benih | Bagian dari pemakaian dalam negeri berupa sejumlah bahan makanan yang digunakan untuk keperluan reproduksi | Tahun 2021 |
| Pemakaian diolah untuk makanan | Pemakaian diolah untuk makanan | Bagian dari pemakaian dalam negeri berupa sejumlah bahan makanan yang masih mengalami proses pengolahan lebih lanjut melalui industri makanan dan hasilnya dimanfaatkan untuk makanan manusia dalam bentuk lain. | Tahun 2021 |
| Pemakaian diolah untuk bukan makanan | Pemakaian diolah untuk bukan makanan | Bagian dari pemakaian dalam negeri berupa sejumlah bahan makanan yang masih mengalami proses pengolahan lebih lanjut dan dimanfaatkan untuk kebutuhan industri bukan untuk makanan manusia, termasuk untuk industri pakan/ikan | Tahun 2021 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | KOTA CIMAHI |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI, Mail
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Dinas Instansi
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2022-12-30;
Digital (softcopy): 2022-12-30;
Data Mikro: -