Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyusunan Skor Pola Pangan Harapan Kabupaten Bogor 2020
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyusunan Skor Pola Pangan Harapan Kabupaten Bogor
Tahun Kegiatan
2020
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Segar III Komplek Perkantoran PEMDA Kabupaten Bogor
| Telepon: | (021) 87917425 |
| Faksimile: | (021) 87917425 |
| Email: | dkpangankab.bogor@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Judi Rachmat S, S.Hut. MM. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan |
| Alamat: | Jalan Segar III, Komplek Perkantoran PEMDA, Cibinong, Kabupaten Bogor |
| Telepon: | (021) 87917425 |
| Faksimile: | (021) 87917425 |
| Email: | dkpangankab.bogor@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPola Pangan Harapan (PPH) atau Desirable Dietary Pattern (DDP) adalah susunan keragaman pangan yang didasarkan pada sumbangan energi dari kelompok pangan utama pada tingkat ketersediaan maupun konsumsi pangan.
Tujuan Kegiatan
Menilai situasi konsumsi pangan baik jumlah dan komposisi/keragaman pangan penduduk Kabupaten Bogor per golongan pengeluaran untuk mengetahui : 1. Tingkat kecukupan energi 2. Capaian skor PPH 3. Kondisi angka konsumsi per kelompok pangan 4. Konsumsi energi dan skor PPH per golongan pengeluaran"
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
Feb 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Mar 31, 2020, 7:00:00 AM
Desain
Apr 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Apr 6, 2020, 7:00:00 AM
Pengumpulan Data
Apr 7, 2020, 7:00:00 AM s.d. May 1, 2020, 7:00:00 AM
Pengolahan Data
May 4, 2020, 7:00:00 AM s.d. May 29, 2020, 7:00:00 AM
Analisis
Oct 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Oct 30, 2020, 7:00:00 AM
Diseminasi Hasil
Nov 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Nov 30, 2020, 7:00:00 AM
Evaluasi
Dec 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Dec 16, 2020, 7:00:00 AM
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Pendataan Data Padi - padian (sumber karbohidrat) | Dalam penghitungan skor PPH, setiap kelompok pangan diberi bobot yang didasarkan pada fungsi pangan dalam triguna makanan (sumber karbohidrat/zat tenaga, sumber protein/zat pembangun, serta vitamin dan mineral/zat pengatur). Ketiga fungsi zat gizi tersebut memiliki proporsi yang seimbang, masing-masing sebesar 33.3% (berasal dari 100% dibagi 3) | Untuk kelompok pangan sumber karbohidrat (padi-padian, umbi-umbian, minyak dan lemak, buah/biji berminyak, dan gula), total kontribusi energi (%AKG) adalah 74%. Bobot untuk kelompok pangan ini adalah 0.5 (berasal dari nilai 33.3% dibagi 74%) | - |
| Pendataan sumber karbohidrat dari Umbi-Umbian | Dalam penghitungan skor PPH, setiap kelompok pangan diberi bobot yang didasarkan pada fungsi pangan dalam triguna makanan (sumber karbohidrat/zat tenaga, sumber protein/zat pembangun, serta vitamin dan mineral/zat pengatur). Ketiga fungsi zat gizi tersebut memiliki proporsi yang seimbang, masing masing sebesar 33.3% (berasal dari 100% dibagi 3) | Untuk kelompok pangan sumber karbohidrat (padi-padian, umbi-umbian, minyak dan lemak, buah/biji berminyak, dan gula), total kontribusi energi (%AKG) adalah 74%. Bobot untuk kelompok pangan ini adalah 0.5 (berasal dari nilai 33.3% dibagi 74%) | - |
| Pendataan Makanan yang bersumber dari Pangan Hewani | Dalam penghitungan skor PPH, setiap kelompok pangan diberi bobot yang didasarkan pada fungsi pangan dalam triguna makanan (sumber karbohidrat/zat tenaga, sumber protein/zat pembangun, serta vitamin dan mineral/zat pengatur). Ketiga fungsi zat gizi tersebut memiliki proporsi yang seimbang, masing masing sebesar 33.3% (berasal dari 100% dibagi 3) | Untuk kelompok pangan sumber protein (kacang-kacangan dan pangan hewani) dengan total kontribusi energi 17%, diperoleh bobot 2.0 (berasal dari nilai 33.3% dibagi 17%). | - |
| Pendataan sumber makanan dari Minyak dan Lemak | Dalam penghitungan skor PPH, setiap kelompok pangan diberi bobot yang didasarkan pada fungsi pangan dalam triguna makanan (sumber karbohidrat/zat tenaga, sumber protein/zat pembangun, serta vitamin dan mineral/zat pengatur). Ketiga fungsi zat gizi tersebut memiliki proporsi yang seimbang, masing masing sebesar 33.3% (berasal dari 100% dibagi 3) | Untuk kelompok pangan sumber karbohidrat (padi-padian, umbi-umbian, minyak dan lemak, buah/biji berminyak, dan gula), total kontribusi energi (%AKG) adalah 74%. Bobot untuk kelompok pangan ini adalah 0.5 (berasal dari nilai 33.3% dibagi 74%). | - |
| Pendataan Terhadap makanan yang bersumber dari Buah/Biji Berminyak | Data yang digunakan dalam penghitungan skor PPH adalah data jumlah konsumsi energi per kelompok pangan. Proporsi konsumsi energi untuk masing-masing kelompok hasil kesepakatan Deptan tahun 2001 yaitu : (1) Padi-padian 50%, (2) Umbi-umbian 6%, (3) Pangan hewani 12%, (4) Minyak dan lemak 10%, (5) Buah dan biji berminyak 3%, (6) Kacang-kacangan 5%, (7) Gula 5%, (8) Sayur dan buah 6%, serta (9) Lain-lain (bumbu) 3%. Selanjutnya, berdasarkan hasil perkalian antara proporsi energi dari masingmasing kelompok pangan dengan masing-masing pembobotnya diperoleh skor PPH. Dalam konsep PPH akan diperoleh skor ideal sebesar 100, yang artinya kualitas konsumsi pangan penduduk disebut ideal apabila mempunyai skor PPH sebesar 100. Dalam penghitungan skor PPH, setiap kelompok pangan diberi bobot yang didasarkan pada fungsi pangan dalam triguna makanan (sumber karbohidrat/zat tenaga, sumber protein/zat pembangun, serta vitamin dan mineral/zat pengatur). Ketiga fungsi zat gizi tersebut memiliki proporsi yang seimbang, masing masing sebesar 33.3% (berasal dari 100% dibagi 3) | Untuk kelompok pangan sumber karbohidrat (padi-padian, umbi-umbian, minyak dan lemak, buah/biji berminyak, dan gula), total kontribusi energi (%AKG) adalah 74%. Bobot untuk kelompok pangan ini adalah 0.5 (berasal dari nilai 33.3% dibagi 74%). | - |
| Pendataan terhadap makanan yang bersumber dari Sayuran dan Buah | Data yang digunakan dalam penghitungan skor PPH adalah data jumlah konsumsi energi per kelompok pangan. Proporsi konsumsi energi untuk masing-masing kelompok hasil kesepakatan Deptan tahun 2001 yaitu : (1) Padi-padian 50%, (2) Umbi-umbian 6%, (3) Pangan hewani 12%, (4) Minyak dan lemak 10%, (5) Buah dan biji berminyak 3%, (6) Kacang-kacangan 5%, (7) Gula 5%, (8) Sayur dan buah 6%, serta (9) Lain-lain (bumbu) 3%. Selanjutnya, berdasarkan hasil perkalian antara proporsi energi dari masingmasing kelompok pangan dengan masing-masing pembobotnya diperoleh skor PPH. Dalam konsep PPH akan diperoleh skor ideal sebesar 100, yang artinya kualitas konsumsi pangan penduduk disebut ideal apabila mempunyai skor PPH sebesar 100. Dalam penghitungan skor PPH, setiap kelompok pangan diberi bobot yang didasarkan pada fungsi pangan dalam triguna makanan (sumber karbohidrat/zat tenaga, sumber protein/zat pembangun, serta vitamin dan mineral/zat pengatur). Ketiga fungsi zat gizi tersebut memiliki proporsi yang seimbang, masing masing sebesar 33.3% (berasal dari 100% dibagi 3) | Untuk kelompok pangan sumber vitamin dan mineral (sayur dan buah) dengan total kontribusi energi 6%, diperoleh bobot 5.0 (berasal dari nilai 33.3% dibagi 6%) | - |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | BOGOR |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Kompilasi data sekunder
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Pola Konsumsi Pangan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan Data-
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Pola Konsumsi Pangan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): Nov 24, 2020, 7:00:00 AM;
Digital (softcopy): Nov 17, 2020, 7:00:00 AM;
Data Mikro: Nov 17, 2020, 7:00:00 AM;