Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi 2020
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi
Tahun Kegiatan
2020
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi
| Telepon: | (0760)561843 |
| Faksimile: | (0760)561843 |
| Email: | dinaskesehatankuansing@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | - |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Kesehatan |
| Alamat: | Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi |
| Telepon: | (0760)561843 |
| Faksimile: | (0760)561843 |
| Email: | dinaskesehatankuansing@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanData dan informasi sebagai sumber daya yang sangat strategis dalam pengelolaan pembangunan kesehatan haruslah berkualitas. Data yang berkualitas lahir dari tata kelola data yang terpadu, bukan dari data yang berserakan di berbagai unit teknis atau individu. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu penyajian data kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi yang terpadu dan terstruktur.
Tujuan Kegiatan
Merespon tingginya kebutuhan akan data dan informasi kesehatan sebagai landasan pengambilan keputusan yang evidence-based yang penuh dengan tantangan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
Jun 1, 2019, 7:00:00 AM s.d. Aug 31, 2019, 7:00:00 AM
Desain
Jun 1, 2019, 7:00:00 AM s.d. Aug 31, 2019, 7:00:00 AM
Pengumpulan Data
Jan 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Dec 31, 2020, 7:00:00 AM
Pengolahan Data
Jan 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Mar 31, 2021, 7:00:00 AM
Analisis
Jan 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Mar 31, 2021, 7:00:00 AM
Diseminasi Hasil
Jan 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Apr 30, 2021, 7:00:00 AM
Evaluasi
Apr 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Apr 30, 2021, 7:00:00 AM
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Perawat | Perawat | jumlah orang yang telah lulus pendidikan perawat baik di dalam maupun di luar negeri sesuai dengan peraturan perundang-undangan | - |
| Jumlah Bidan | Bidan | jumlah orang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya, telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi ntuk didafta (register) dan atau memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan | - |
| Jumlah Dokter Gigi | Dokter Gig | Jumlah dokter gigi dan dokter gigi spesialis lulusan pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundangundangan. | - |
| Jumlah Dokter Spesialis | Dokter Spesialis | Jumlah dokter yang mengkhususkan diri dalam suatu bidang ilmu kedokteran tertentu. Seorang dokter harus menjalani pendidikan profesi dokter pasca sarjana(spesialisi) untuk dapat menjadi dokter spesialis. | - |
| Jumlah Dokter Umum | Dokter Umum | Jumlah dokter lulusan pendidikan kedokteran baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan | - |
| Jumlah Dokter Umum | Dokter Umum | Jumlah dokter lulusan pendidikan kedokteran baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan | - |
| Jumlah Puskesmas Pembantu | Jumlah Puskesmas Pembantu | Jumlah unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu memperluas jangkauan puskesmas dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan puskesmas dalam ruang lingkup wilayah yang lebih kecil serta jenis dan kompetensi pelayanan yang disesuaikan dengan kemampuan tenaga dan sarana yang tersedia. | - |
| Jumlah Puskesmas Rawat Inap | Puskesmas Rawat Inap | Jumlah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja dengan fasilitas rawat inap. | - |
| Jumlah Puskesmas Rawat Inap | Puskesmas Rawat Inap | Jumlah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja dengan fasilitas rawat inap. | - |
| Jumlah Rumah Sakit Swasta | Rumah Sakit Swasta | Rumah sakit yang dijalankan oleh suatu yayasan atau swasta lain yang umumnya juga berdasarkan sosial serta tujuan ekonomi (mencari keuntungan). | - |
| Jumlah Rumah Sakit Umum | Rumah Sakit Umum | Jumlah Rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit. | - |
| Jumlah Bayi Berat Badan Lahir Rendah | Jumlah Bayi Berat Badan Lahir Rendah | Jumlah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, yang ditimbang pada saat lahir sampai dengan 24 jam pertama setelah lahir. | - |
| Jumlah Bayi Yang Mendapat Imunisasi | Jumlah Bayi Yang Mendapat Imunisasi | Jumlah bayi yang mendapatkan (imunisasi)suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak ia terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan menderita penyakit tersebut. | - |
| Jumlah Bayi Baru Lahir Mendapat Inisiasi Menyusui Dini (IMD) | Jumlah Bayi Baru Lahir Mendapat Inisiasi Menyusui Dini (IMD) | Jumlah bayi baru lahir yang mendapat program Departemen Kesehatan Republik Indonesia, dengan memberikan rangsangan awal dimulai pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara dini, dan diharapkan berkelanjutan selama enam bulan | - |
| Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Anak Usia 6-24 Bulan | Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Anak Usia 6-24 Bulan | Jumlah anak usia 6-24 bulan yang mendapatkan makanan atau minuman mengandung gizi untuk memenuhi kebutuhan gizinya selain dari ASI. | - |
| Jumlah Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapat ASI Eksklusif | Jumlah Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapat ASI Eksklusif | Jumlah bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI (air susu ibu) saja tanpa makanan dan minuman lain kepada bayi dari lahir sampai berusia 6 bulan. | - |
| Jumlah Ibu Hamil Dengan Lila < 23,5 Cm | Jumlah Ibu Hamil Dengan Lila < 23,5 Cm | Jumlah ibu hamil dengan ukuran lingkar lengan atas (LiLA) <23,5 cm | - |
| Jumlah Ibu Yang Mendapat Pelayanan Nifas | Jumlah Ibu Yang Mendapat Pelayanan Nifas | Jumlah ibu nifas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sedikitnya 3 kali, pada 6 jam pasca persalinan s.d 3 hari; pada minggu ke II, dan pada minggu ke VI termasuk pemberian Vitamin A 2 kali serta persiapan dan/atau pemasangan KB Pasca Persalinan. | - |
| Jumlah Ibu Yang Bersalin Di Fasilitas Kesehatan | Jumlah Ibu Yang Bersalin Di Fasilitas Kesehatan | Jumlah ibu yang bersalin di tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif, yang dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat | - |
| Jumlah Ibu Hamil Yang Mendapatkan Pelayanan Atenatal K4 | Jumlah Ibu Hamil Yang Mendapatkan Pelayanan Atenatal K4 | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kontak minimal 4 kali selama masa kehamilan untuk mendapatkan pelayanan antenatal, yang terdiri atas minimal 1 kali kontak pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua dan dua kali pada trimester ketiga. | - |
| Jumlah Ibu Hamil Yang Mendapatkan Pelayanan Neonatal K1 | Jumlah Ibu Hamil Yang Mendapatkan Pelayanan Neonatal K1 | Jumlah ibu hamil yang melakukan kunjungan ibu hamil yang pertama kali pada masa kehamilan untuk mendapatkan pelayanan yang berhubungan dengan bayi baru lahir. | - |
| Jumlah Penderita Gizi Buruk | Jumlah Penderita Gizi Buruk | Jumlah orang yang menderita gizi buruk. Yang dimaksud gizi buruk yaitu suatu keadaan kurang gizi tingkat berat pada anak berdasarkan indeks berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) <-3 SD dan atau ditemukan tanda-tanda klinis marasmus, kwashiorkor dan marasmus-kwashiorkor. - Marasmus: adalah keadaan gizi buruk yang ditandai dengan tampak sangat kurus, iga gambang, perut cekung, wajah seperti orang tua dan kulit keriput - Kwashiorkor: adalah keadaan gizi buruk yang ditandai dengan edema seluruh tubuh terutama di punggung kaki, wajah membulat dan sembab, perut buncit, otot mengecil, pandangan mata sayu dan rambut tipis/kemerahan. - Marasmus-Kwashiorkor: adalah keadaan gizi buruk dengan tanda-tanda gabungan dari marasmus dan kwashiorkor | - |
| Jumlah Penderita HIV/AIDS | Jumlah Penderita HIV/AIDS | Jumlah orang yang menderita sekumpulan gejala penyakit yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh HIV atau sejenis virus yang menyerang/mengifeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. | - |
| Jumlah Penderita Malaria | Jumlah Penderita Malaria | Jumlah orang yang menderita suatu penyakit yang disebabkan oleh sejenis parasit genus plasmodium, dengan gejala demam yang berulang-ulang. | - |
| Jumlah Penderita Campak | Jumlah Penderita Campak | Jumlah orang yang menderita penyakit (campak) infeksi yang sangat menular yang disebabkan oleh virus, dengan gejala-gejala eksantem akut, demam, kadang kataral selaput lendir dan saluran pernapasan, gejala-gejala mata, kemudian diikuti erupsi makulopapula yang berwarna merah dan diakhiri dengan deskuamasi dari kulit. | - |
| Jumlah Penderita Infeksi Saluran Pernafasan | Jumlah Penderita Infeksi Saluran Pernafasan | Jumlah orang yang menderita penyakit ( ISPA) saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular, yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala atau infeksi ringan sampai penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya, faktor lingkungan, dan faktor pejamu. | - |
| Jumlah Penderita Demam Berdarah | Jumlah Penderita Demam Berdarah | Jumlah orang yang menderita penyakit (Demam Berdarah) penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, yang ditandai demam mendadak 2-7 hari, lemah/lesu, gelisah nyeri ulu hati disertai tanda pendarahan dikulit berupa bintik pendarahan, lebam, kadang-kadang disertai dengan mimisan, berak darah dan kesadaran menurun. | - |
| Jumlah Penderita Muntaber | Jumlah Penderita Muntaber | Jumlah orang yang menderita suatu gangguan kesehatan, dimana penderita mengalami muntah-muntah dan diare tak hanya sekali atau dua kali dengan selang waktu yang tidak lama. Penderita bisa lemas karena banyak kehilangan cairan, jika tidak segera ditangani dengan cepat dan tepat dapat mengakibatkan kematian. | - |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| RIAU | KUANTAN SINGINGI |
Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu, Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 5
Pengumpul data/enumerator: 25
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan Data-
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya :
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): Apr 5, 2021, 7:00:00 AM;
Digital (softcopy): Apr 5, 2021, 7:00:00 AM;
Data Mikro: Jan 4, 2021, 7:00:00 AM;
Variabel Kegiatan
-
Jumlah dokter yang mengkhususkan diri dalam suatu bidang ilmu kedokteran tertentu. Seorang dokter harus menjalani pendidikan profesi dokter pasca sarjana(spesialisi) untuk dapat menjadi dokter spesialis.
-
jumlah orang yang telah lulus pendidikan perawat baik di dalam maupun di luar negeri sesuai dengan peraturan perundang-undangan
-
Jumlah bayi baru lahir yang mendapat program Departemen Kesehatan Republik Indonesia, dengan memberikan rangsangan awal dimulai pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara dini, dan diharapkan berkelanjutan selama enam bulan
-
Jumlah orang yang menderita sekumpulan gejala penyakit yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh HIV atau sejenis virus yang menyerang/mengifeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia.
-
Rumah sakit yang dijalankan oleh suatu yayasan atau swasta lain yang umumnya juga berdasarkan sosial serta tujuan ekonomi (mencari keuntungan).
-
jumlah orang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya, telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi ntuk didafta (register) dan atau memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan
-
Jumlah ibu nifas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sedikitnya 3 kali, pada 6 jam pasca persalinan s.d 3 hari; pada minggu ke II, dan pada minggu ke VI termasuk pemberian Vitamin A 2 kali serta persiapan dan/atau pemasangan KB Pasca Persalinan.
-
Jumlah ibu hamil dengan ukuran lingkar lengan atas (LiLA) <23,5 cm
-
Jumlah dokter gigi dan dokter gigi spesialis lulusan pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundangundangan.
-
Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kontak minimal 4 kali selama masa kehamilan untuk mendapatkan pelayanan antenatal, yang terdiri atas minimal 1 kali kontak pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua dan dua kali pada trimester ketiga.
-
Jumlah ibu hamil yang melakukan kunjungan ibu hamil yang pertama kali pada masa kehamilan untuk mendapatkan pelayanan yang berhubungan dengan bayi baru lahir.
-
Jumlah orang yang menderita suatu penyakit yang disebabkan oleh sejenis parasit genus plasmodium, dengan gejala demam yang berulang-ulang.
-
Jumlah dokter lulusan pendidikan kedokteran baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan
-
Jumlah Rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit.
-
Jumlah orang yang menderita penyakit (campak) infeksi yang sangat menular yang disebabkan oleh virus, dengan gejala-gejala eksantem akut, demam, kadang kataral selaput lendir dan saluran pernapasan, gejala-gejala mata, kemudian diikuti erupsi makulopapula yang berwarna merah dan diakhiri dengan deskuamasi....
-
Jumlah orang yang menderita penyakit (Demam Berdarah) penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, yang ditandai demam mendadak 2-7 hari, lemah/lesu, gelisah nyeri ulu hati disertai tanda pendarahan dikulit berupa bintik pendarahan, lebam, kadang-kadang....
-
Jumlah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja dengan fasilitas rawat inap.
-
Jumlah wadah peran serta masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan dasar dan memantau pertumbuhan balita dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara dini.
-
Jumlah anak usia 6-24 bulan yang mendapatkan makanan atau minuman mengandung gizi untuk memenuhi kebutuhan gizinya selain dari ASI.
-
Jumlah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja yang tidak menyediakan fasilitas rawat inap.
-
Jumlah orang yang menderita suatu gangguan kesehatan, dimana penderita mengalami muntah-muntah dan diare tak hanya sekali atau dua kali dengan selang waktu yang tidak lama. Penderita bisa lemas karena banyak kehilangan cairan, jika tidak segera ditangani dengan cepat dan tepat dapat mengakibatkan kematian.
-
Jumlah orang yang menderita penyakit ( ISPA) saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular, yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala atau infeksi ringan sampai penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya, faktor lingkungan,....
-
Jumlah ibu yang bersalin di tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif, yang dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat
-
Jumlah bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI (air susu ibu) saja tanpa makanan dan minuman lain kepada bayi dari lahir sampai berusia 6 bulan.
-
Jumlah unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu memperluas jangkauan puskesmas dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan puskesmas dalam ruang lingkup wilayah yang lebih kecil serta jenis dan kompetensi pelayanan yang disesuaikan dengan kemampuan tenaga....
-
Jumlah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, yang ditimbang pada saat lahir sampai dengan 24 jam pertama setelah lahir.
-
Jumlah bayi yang mendapatkan (imunisasi)suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak ia terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan menderita penyakit tersebut.
-
Jumlah orang yang menderita gizi buruk. Yang dimaksud gizi buruk yaitu suatu keadaan kurang gizi tingkat berat pada anak berdasarkan indeks berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) <-3 SD dan atau ditemukan tanda-tanda klinis marasmus, kwashiorkor dan marasmus-kwashiorkor. - Marasmus: adalah keadaan....
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menunjukkan banyaknya kematian bayi usia 0 tahun dari setiap 1000 kelahiran hidup pada tahun tertentu atau dapat dikatakan juga sebagai probabilitas bayi meninggal sebelum mencapai usia satu tahun (dinyatakan dengan per seribu kelahiran hidup)
-
Angka yang menunjukkan banyaknya kematian bayi usia 0 tahun dari setiap 1000 kelahiran hidup pada tahun tertentu atau dapat dikatakan juga sebagai probabilitas bayi meninggal sebelum mencapai usia satu tahun (dinyatakan dengan per seribu kelahiran hidup)
-
Banyaknya kematian perempuan pada saat hamil atau selama 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lama dan tempat persalinan, yang disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, dan bukan karena sebab-sebab lain, per 100.000 kelahiran hidup. Yang dimaksud dengan Kematian Ibu adalah kematian....