Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pencacahan Lengkap Kondisi Jalan 2022
Informasi Umum
Judul KegiatanPencacahan Lengkap Kondisi Jalan
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. A.P. Pettarani No.90, Masale, Panakkukang, Kota Makassar
| Telepon: | 0411448309 |
| Faksimile: | - |
| Email: | putr.sulsel.dinas@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Andi Ihsan, S.T. |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas |
| Alamat: | Jl. A.P. Pettarani No. 90, Masale, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222 |
| Telepon: | (0411) 448309 |
| Faksimile: | - |
| Email: | putr.sulsel.dinas@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanProvinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan salah satu fungsinya adalah melaksanakan pekerjaan pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan dalam upaya untuk menjaga agar jaringan jalan tetap dalam kondisi mantap, kelancaran lalu lintas terjaga dengan memenuhi aspek keselamatan pengguna jalan dan berwawasan lingkungan. Data inventori dan kondisi jalan merupakan data utama jaringan jalan untuk mengukur dan memonitor kondisi jaringan jalan dan membantu dalam proses pengambilan keputusan strategis dalam manajemen jaringan jalan. Data tersebut juga menjadi data utama dalam perencanaan umum jaringan jalan, pemrograman dan penganggaran, memonitor kinerja jaringan jalan, pengelolaan pengadaan kontrak pekerjaan pemeliharaan, menganalisis data kecelakaan lalu lintas. Dengan demikian, data kondisi jaringan jalan harus bermutu tinggi. Berbagai teknik dan peralatan dapat digunakan untuk mengukur kondisi jalan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan menerapkan kebijakan penggunaan teknik dan peralatan yang dapat memberikan fleksibilitas, kemanfaatan, keandalan, kecepatan, keamanan bagi personil dan peralatan survei sesuai dengan kondisi geografis.
Tujuan Kegiatan
Diperolehnya data kondisi jalan yang akurat, andal, dan konsisten yang kemudian akan digunakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan dalam menetapkan kondisi faktual jaringan jalan untuk pelaporan data aset jalan yang ada, dan landasan untuk perencanaan manajemen aset jalan dan strategi investasi.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2021-12-01 s.d. 2021-12-31
Desain
2022-01-01 s.d. 2022-01-15
Pengumpulan Data
2022-01-16 s.d. 2022-12-31
Pengolahan Data
2023-01-02 s.d. 2023-01-15
Analisis
2023-01-16 s.d. 2023-01-31
Diseminasi Hasil
2023-02-01 s.d. 2023-02-28
Evaluasi
2023-03-01 s.d. 2023-03-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Trotoar Kanan | Trotoar Kanan | Keadaan trotoar kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Baik/aman, 3: Berbahaya | 1 Tahun yang lalu |
| Trotoar Kiri | Trotoar Kiri | Keadaan trotoar kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Baik/aman, 3: Berbahaya | 1 Tahun yang lalu |
| Kerusakan lereng kanan | Kerusakan lereng kanan | Kerusakan lereng kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Longsor/Runtuh | 1 Tahun yang lalu |
| Kerusakan lereng kiri | Kerusakan lereng kiri | Kerusakan lereng kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Longsor/Runtuh | 1 Tahun yang lalu |
| Kondisi Saluran Samping Kanan | Kondisi Saluran Samping Kanan | Kondisi saluran samping kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Longsor/Runtuh | 1 Tahun yang lalu |
| Kondisi Saluran Samping Kiri | Kondisi Saluran Samping Kiri | Kondisi saluran samping kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Longsor/Runtuh | 1 Tahun yang lalu |
| Permukaan Bahu Kanan | Permukaan Bahu Kanan | Letak dari permukaan bahu kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi: 1: Tidak ada, 2: Di atas permukaan jalan, 3: Rata dengan permukaan jalan, 4: Di bawah permukaan jalan, 5: > 10 cm di bawah permukaan jalan | 1 Tahun yang lalu |
| Permukaan Bahu Kiri | Permukaan Bahu Kiri | Letak dari permukaan bahu kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi: 1: Tidak ada, 2: Di atas permukaan jalan, 3: Rata dengan permukaan jalan, 4: Di bawah permukaan jalan, 5: > 10 cm di bawah permukaan jalan | 1 Tahun yang lalu |
| Kondisi Bahu Kanan | Kondisi Bahu Kanan | Kondisi bahu kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Baik/rata, 3: Bekas rd./Erosi Ringan, 4: Bekas rd./Erosi Berat | 1 Tahun yang lalu |
| Kondisi Bahu Kiri | Kondisi Bahu Kiri | Kondisi bahu kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Baik/rata, 3: Bekas rd./Erosi Ringan, 4: Bekas rd./Erosi Berat | 1 Tahun yang lalu |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI SELATAN | KEPULAUAN SELAYAR |
| SULAWESI SELATAN | BULUKUMBA |
| SULAWESI SELATAN | BANTAENG |
| SULAWESI SELATAN | JENEPONTO |
| SULAWESI SELATAN | TAKALAR |
| SULAWESI SELATAN | GOWA |
| SULAWESI SELATAN | SINJAI |
| SULAWESI SELATAN | MAROS |
| SULAWESI SELATAN | PANGKAJENE DAN KEPULAUAN |
| SULAWESI SELATAN | BARRU |
| SULAWESI SELATAN | BONE |
| SULAWESI SELATAN | SOPPENG |
| SULAWESI SELATAN | WAJO |
| SULAWESI SELATAN | SIDENRENG RAPPANG |
| SULAWESI SELATAN | PINRANG |
| SULAWESI SELATAN | ENREKANG |
| SULAWESI SELATAN | LUWU |
| SULAWESI SELATAN | TANA TORAJA |
| SULAWESI SELATAN | LUWU UTARA |
| SULAWESI SELATAN | LUWU TIMUR |
| SULAWESI SELATAN | TORAJA UTARA |
| SULAWESI SELATAN | KOTA MAKASSAR |
| SULAWESI SELATAN | KOTA PAREPARE |
| SULAWESI SELATAN | KOTA PALOPO |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Jalan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 6
Pengumpul data/enumerator: 40
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Lainnya : Jalan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2023-03-31;
Digital (softcopy): 2023-03-31;
Data Mikro: 2023-03-31;
Variabel Kegiatan
-
Kondisi bahu kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Baik/rata, 3: Bekas rd./Erosi Ringan, 4: Bekas rd./Erosi Berat
-
Kondisi saluran samping kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Longsor/Runtuh
-
Keadaan trotoar kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Baik/aman, 3: Berbahaya
-
Kondisi bahu kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Baik/rata, 3: Bekas rd./Erosi Ringan, 4: Bekas rd./Erosi Berat
-
Kondisi saluran samping kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Longsor/Runtuh
-
Kerusakan lereng kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Longsor/Runtuh
-
Letak dari permukaan bahu kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi: 1: Tidak ada, 2: Di atas permukaan jalan, 3: Rata dengan permukaan jalan, 4: Di bawah permukaan jalan, 5: > 10 cm di bawah permukaan jalan
-
Letak dari permukaan bahu kanan dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi: 1: Tidak ada, 2: Di atas permukaan jalan, 3: Rata dengan permukaan jalan, 4: Di bawah permukaan jalan, 5: > 10 cm di bawah permukaan jalan
-
Kerusakan lereng kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Longsor/Runtuh
-
Keadaan trotoar kiri dari segmen jalan tersebut, ditandai dengan kondisi 1: Tidak ada, 2: Baik/aman, 3: Berbahaya
Indikator Kegiatan
-
Metode SDI adalah pemeriksaan secara visual dengan data parameter luas total keretakan, lebar rata-rata keretakan, jumlah lubang dan kedalaman bekas roda kendaraan