Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Profil Kesehatan Kabupaten Wakatobi 2023
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Profil Kesehatan Kabupaten Wakatobi
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Cara lain sesuai dengan perkembangan TI
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. La Ode Ali No. 2 Kec. Wangi-Wangi
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinkes.wktbi@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | dr. La Hija |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Kesehatan |
| Alamat: | Kel. Mandati II |
| Telepon: | 081314413731 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinkes.wktbi@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSistem Informasi Kesehatan adalah seperangkat tatanan yang meliputi data, Informasi, indikator, prosedur, perangkat, teknologi, dan sumber daya manusia yang saling berkaitan dan dikelola secara terpadu untuk mengarahkan tindakan atau keputusan yang berguna dalam mendukung pembangunan kesehatan. Salah satu faktor pendukung pengelolaan data dan informasi kesehatan adalah system informasi kesehatan (SIK) yang terintegraasi antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Sistem informasi kesehatan (SIK) terus berkembang seiring perkembangan teknologi informasi. Manajemen SIK terus disempurnakan mulai dari aspek atau komponen hardware, aplikasi, brainware serta mekanisme dan subtansi data atau informasinya yang dikelola, namun hingga saat ini SIK dilingkungan institusi kesehatan dirasakan masi berjalan secara terfragmentasi dan variatif tingkat perkembangan antara daerah dan antar level institisi manajemen dan pelayanan kesehatan. Masing-masing level manajemen( termasuk jenis program kesehatan) cenderung mengumpulkan data sebanyak banyaknya menggunakan mekanisme pelaporanya sendiri, baik secara manual konvesional dan elektronik. Salah satu dampaknya data dan informasi tidak sesuai dengan yang diharapkan, yaitu data yang terintegrasi memiliki konsistensi cepat, akurat dan siap dimanfaatkan sebagai bagian dari manajemen kesehatan secara keseluruhan.
Tujuan Kegiatan
1. Untuk Mewujudkan Penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan yang terintegrasi. 2. Untuk Menjamin ketersediaan data dan informasi yang berkualitas. 3. Untuk Meningkatkankan kualitas pembangunan kesehatan diwilayah kerjanya melalui penguatan manajemen puskesmas
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-01-01 s.d. 2023-02-28
Desain
2023-01-01 s.d. 2023-02-28
Pengumpulan Data
2023-03-01 s.d. 2023-12-31
Pengolahan Data
2023-11-01 s.d. 2023-12-31
Analisis
2023-11-01 s.d. 2023-12-31
Diseminasi Hasil
2024-01-01 s.d. 2024-01-01
Evaluasi
2024-02-01 s.d. 2024-03-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Penderita Penyakit Lainnya | Penyakit Lainnya | Banyaknya Penderita Penyakit Lainnya | 1 tahun |
| Desa/Kelurahan UCI | Desa/Kelurahan UCI | Desa/kelurahan dimana 80% dari jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapat imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun | 1 tahun |
| Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Pelayanan Antenatal Care? | Pemerintah Indonesia membuat kebijakan program pelayanan antenatal terpadu yang berkualitas dan berkuantitas yaitu pelayanan antenatal harus menerapkan standar pelayanan â7Tâ dengan frekuensi kunjungan minimal 4 kali selama masa kehamilan. | 4 kali selama kehamilan |
| Jumlah Ibu Hamil | Jiwa | Jumlah kunjungan ibu hamil melakukan kunjungan K1, Kunjungan K4, kurang energi kronis (KEK) dan mendapat zat besi (fe) | 1 Tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI TENGGARA | WAKATOBI |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Instansi
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-03-01;
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah kunjungan ibu hamil melakukan kunjungan K1, Kunjungan K4, kurang energi kronis (KEK) dan mendapat zat besi (fe)
-
Pemerintah Indonesia membuat kebijakan program pelayanan antenatal terpadu yang berkualitas dan berkuantitas yaitu pelayanan antenatal harus menerapkan standar pelayanan â7Tâ dengan frekuensi kunjungan minimal 4 kali selama masa kehamilan.
-
Desa/kelurahan dimana 80% dari jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapat imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun
-
Banyaknya Penderita Penyakit Lainnya
Indikator Kegiatan
-
Pelayanan yang diberikan kepada ibu hamil minimal 4 kali selama kehamilan dengan jadwal satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua dan dua kali pada trimester