| Nama Indikator | Jumlah Kejadiaan Bencana Alam |
| Konsep | Bencana Alam
|
| Definisi | Jumlah peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor. |
| Interpretasi | Semakin tinggi nilai menunjukan semakin banyak kejadian bencana alam |
| Metode Perhitungan | ? Kejadiaan Bencana Alam |
| Rumus | $\sum KejadiaanBencanaAlam$ |
| Ukuran | jumlah |
| Satuan | kejadian |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | 1. Gempa Bumi 2. Tsunami 3. Gunung Meletus 4. Banjir 5. kekeringan 6. Angin Topan 7. Tanah Longsor
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Jumlah Kejadiaan Bencana Alam
|
| Level Estimasi | - |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Pengumpulan Data Kedaruratan dan Logistik Bencana Kota Tangerang 2025 |
|---|