Detail Metadata Indikator Statistik
Persentase Posyandu dan Posbindu PTM menurut Kecamatan dan Puskesmas
| Nama Indikator | Persentase Posyandu dan Posbindu PTM menurut Kecamatan dan Puskesmas |
|---|---|
| Konsep | Mengukur jumlah sarana pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dalam bentuk Posyandu (untuk ibu dan anak) dan Posbindu PTM (untuk pencegahan penyakit tidak menular) yang tersebar di setiap kecamatan dan wilayah kerja Puskesmas. |
| Definisi | Posyandu Salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita. Posyandu mengembangkan kegiatan tambahan kesehatan minimal satu kegiatan (misalnya Pos PAUD, kesehatan reproduksi remaja/Posyandu Remaja, kesehatan usia kerja/Pos UKK, kesehatan lanjut usia/Posyandu Lansia, Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Bina Keluarga Balita (BKB), Posbindu PTM, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, pos malaria desa (posmaledes), kelompok pemakai dan pecinta air bersih (pokmair), dsbnya). Tingkatan perkembangan posyandu yang dihasilkan dari penilaian yang dilakukan dengan menggunakan metode dan alat telaahan perkembangan posyandu yang dikenal dengan telaahan kemandirian posyandu. Perkembangan Posyandu dibedakan menjadi 4 tingkat/strata yaitu Pratama, Madya, Purnama dan Mandiri. Pengukuran tingkat perkembangan posyandu ditujukan dalam rangka pembinaan karena perkembangan masing-masing Posyandu tidak sama, sehingga pembinaan yang dilakukan untuk masing-masing posyandu akan berbeda. Posyandu Aktif Posyandu yang memenuhi kriteria sebagai berikut: 1.Melakukan kegiatan rutin posyandu minimal 8 kali/tahun yaitu melakukan kegiatan hari buka layanan posyandu minimal 8 kali/tahun dalam bulan berbeda, baik hari buka posyandu maupun kunjungan rumah/kegiatan mandiri/janji temu ke fasyankes. 2.Posyandu memiliki kader minimal 5 orang disahkan dengan surat keputusan Kepala Desa/Lurah 3.Sebanyak 3 dari 4 layanan di posyandu memenuhi cakupan minimal 50% sasaran sebanyak 8 bulan dalam satu tahun, yaitu: Gizi, KIA, KB, dan Imunisasi. 4.Setiap Posyandu memiliki alat pertumbuhan (alat ukur panjang badan bayi, alat ukur tinggi badan, timbangan bayi, timbangan dacin, timbangan dewasa, dan perlengkapannya) dan perkembangan (sesuai panduan di dalam buku KIA). Posbindu PTM Upaya kesehatan berbasis bersumberdaya masyarakat (UKBM) dalam pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui kegiatan skrining kesehatan/deteksi dini faktor risiko PTM, intervensi/modifikasi faktor risiko. |
| Interpretasi | Jumlah Posyandu dan Posbindu yang tinggi mencerminkan: Partisipasi masyarakat yang baik Cakupan layanan kesehatan preventif yang luas Dukungan Puskesmas dalam pembinaan wilayah kerja Jika terdapat kecamatan dengan jumlah Posyandu/Posbindu rendah: Bisa menjadi indikator kurangnya pembinaan Puskesmas Dapat menunjukkan kesenjangan akses pelayanan promotif-preventif. |
| Metode Perhitungan | Persentase Posyandu aktif=Jumlah Posyandu Aktif di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu/Jumlah seluruh posyandu yang ada di wilayah dan pada kurun waktu yang samax100% |
| Rumus | $PersentasePosyanduaktif=JumlahPosyanduAktifdisuatuwilayahpadakurunwaktutertentu/Jumlahseluruhposyanduyangadadiwilayahdanpadakurunwaktuyangsamax100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | % |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Kecamatan Puskesmas |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Persentase Posyandu dan Posbindu PTM |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 |