Detail Metadata Indikator Statistik
Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit
| Nama Indikator | Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit |
|---|---|
| Konsep | Mengukur tingkat kinerja pelayanan rumah sakit dari berbagai aspek, seperti mutu, kecepatan, keselamatan pasien, pemanfaatan sumber daya, dan kepuasan masyarakat. Biasanya terdiri dari beberapa sub-indikator. |
| Definisi | Jumlah hari perawatan total hari rawat dari semua pasien yang dirawat selama satu tahun Jumlah lama dirawat total lama dirawat dari pasien sejak masuk sampai pulang, selama satu tahun Contoh: seorang pasien masuk RS tanggal 5 dan pulang tanggal 10 Maka hari perawatan = tanggal 5, 6, 7, 8, 9, 10 = 6 hari Sedangkan lama dirawat = tanggal 10 - tanggal 5 = 5 hari BOR (Bed Occupancy Rate) Persentase pemakaian tempat tidur pada satu-satuan waktu tertentu. Nilai parameter BOR yang ideal adalah antara 60-85%. Nilai BOR dari setiap RS dapat diperoleh dari pelaporan SIRS Online R.L. 1.2 dan 3.1. BTO (Bed Turn Over) Frekuensi pemakaian tempat tidur pada satu periode, berapa kali tempat tidur dipakai dalam satu satuan waktu (biasanya dalam periode 1 tahun). Nilai parameter BTO yang ideal adalah 40-50 kali dalam satu tahun. Nilai BTO dari setiap RS dapat diperoleh dari pelaporan SIRS Online R.L. 1.2 dan 3.1. TOI (Turn Over Interval) Rata-rata hari tempat tidur tidak ditempati dari saat terisi ke saat terisi berikutnya. Nilai parameter TOI yang ideal pada kisaran 1-3 hari. Nilai TOI dari setiap RS dapat diperoleh dari pelaporan SIRS Online R.L. 1.2 dan 3.1. ALOS (Average Length of Stay) Rata-rata lama rawat (dalam satuan hari) seorang pasien. Nilai parameter ALOS yang ideal adalah 6-9 hari. Nilai ALOS dari setiap RS dapat diperoleh dari pelaporan SIRS Online R.L. 1.2 dan 3.1. |
| Interpretasi | Kinerja baik jika: BOR: 60%–85% ALOS: Sesuai jenis kasus dan tipe RS GDR & NDR: Tidak melebihi standar WHO atau nasional TOI dan BTO menunjukkan efisiensi rotasi tempat tidur Nilai di luar batas wajar menunjukkan: Ketidakefisienan penggunaan fasilitas Potensi masalah mutu pelayanan Kelebihan atau kekurangan kapasitas layanan |
| Metode Perhitungan | a) BOR (Bed Occupancy Rate) BOR =(Jumlah Hari Perawatan /Jumlah Tempat Tidur ×Jumlah Hari dalam Periode) ×100% ? b) ALOS (Average Length of Stay) ALOS = Jumlah Hari Perawatan/Jumlah Pasien Keluar (hidup + mati) ? c) TOI (Turnover Interval) TOI =(Jumlah Tempat Tidur × Jumlah Hari) - Hari Perawatan / Jumlah Pasien Keluar d) BTO (Bed Turn Over) BTO =Jumlah Pasien Keluar / Jumlah Tempat Tidur. |
| Rumus | $a)BORBedOccupancyRate=\left(JumlahHariPerawatan/JumlahTempatTidur\right).b)ALOSAverageLengthofStay=JumlahHariPerawatan/JumlahPasienKeluarhidup+mati.c)TOITurnoverInterval=JumlahTempatTidur×JumlahHari)-HariPerawatan/JumlahPasienKeluar.d)BTOBedTurnOver=JumlahPasienKeluar/JumlahTempatTidur.$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | % |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 |