Detail Metadata Indikator Statistik
Jumlah Kepala Keluarga dengan Akses terhadap Fasilitas Sanitasi menurut Kecamatan dan Puskesmas
| Nama Indikator | Jumlah Kepala Keluarga dengan Akses terhadap Fasilitas Sanitasi menurut Kecamatan dan Puskesmas |
|---|---|
| Konsep | Indikator ini menunjukkan jumlah kepala keluarga (KK) yang memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi layak. Fasilitas sanitasi layak adalah sarana pembuangan kotoran manusia yang memenuhi syarat kesehatan (misalnya jamban sehat, septic tank kedap, atau sistem pembuangan yang tidak mencemari lingkungan). |
| Definisi | Akses Sanitasi Aman Pengguna fasilitas sanitasi rumah tangga milik sendiri, menggunakan kloset leher angsa yang memiliki tangki septik dan disedot setidaknya sekali dalam 3-5 tahun terakhir atau terhubung ke Sistem Pengolahan Air Limbah (SPAL) Akses Sanitasi Layak Sendiri Pengguna fasilitas sanitasi rumah tangga milik sendiri, menggunakan kloset leher angsa dengan tangki septik yang belum pernah disedot (perkotaan) atau menggunakan leher angsa dengan lubang tanah/cubluk (perdesaan) Akses Sanitasi Layak Bersama (Sharing) Pengguna fasilitas sanitasi bersama rumah tangga lain tertentu yang : 1) menggunakan kloset leher angsa dengan tangki septik yang belum pernah disedot (perkotaan) atau 2) menggunakan kloset leher angsa dengan lubang tanah/cubluk (perdesaan) Akses Belum Layak Pengguna fasilitas sanitasi rumah tangga sendiri atau digunakan bersama dengan rumah tangga lain tertentu : 1) kloset menggunakan leher angsa dengan lubang tanah/cubluk (perkotaan); 2) menggunakan plengsengan dengan tutup dengan lubang tanah/cubluk (perdesaan); atau 3) fasilitas umum (pasar/masjid/dll) yang sudah memenuhi syarat (tangki septik) BABS Tertutup Pengguna fasilitas sanitasi : 1) ada bangunan atas (atap, dinding, ½ bangunan tutup sementara) atau bangunan tengah (menggunakan kloset leher angsa dan atau menggunakan plengsengan dengan tutup); atau 2) fasilitas umum (pasar/masjid/dll) yang memiliki tempat pembuangan akhir tinja berupa kolam/sawah/sungai/danau/laut dan atau pantai/tanah lapang/kebun dan lainnya BABS Terbuka Tidak memiliki fasilitas sanitasi rumah tangga atau memiliki fasilitas sanitasi rumah tangga namun tidak menggunakannnya (masih berperilaku buang air besar sembarangan ditempat terbuka) KK SBS Kepala Keluarga yang tidak lagi melakukan perilaku buang air besar sembarangan yang berpotensi menyebarkan penyakit dan pembuangan akhirnya tidak mencemari lingkungan. Kepala keluarga ini mencakup kriteria sanitasi aman, sanitasi layak sendiri, sanitasi layak bersama, dan akses belum layak. KK dengan Akses Terhadap Fasilitas Sanitasi yang Layak Kepala Keluarga yang memiliki akses sanitasi layak bersama, akses sanitasi layak sendiri, dan akses sanitasi aman. KK dengan Akses Terhadap Fasilitas Sanitasi yang Aman Kepala Keluarga yang menggunakan fasilitas sanitasi rumah tangga milik sendiri menggunakan leher angsa dengan tangki septik yang disedot setidaknya sekali dalam 3-5 tahun terakhir atau terhubung ke Sistem Pengolahan Air Limbah (SPAL) (kriteria 1) |
| Interpretasi | Tingginya jumlah KK dengan akses sanitasi layak ? menunjukkan cakupan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat semakin baik. Rendahnya jumlah KK dengan sanitasi layak ? menunjukkan adanya risiko lebih besar terhadap penyakit berbasis lingkungan (Diare, Hepatitis A, Kecacingan, dsb). Dapat digunakan sebagai dasar intervensi program kesehatan lingkungan dan sanitasi. |
| Metode Perhitungan | Persentase KK SBS=Jumlah KK dengan akses sanitasi aman, sanitasi layak sendiri, sanitasi layak bersama, dan sanitasi belum layakJumlah KK di wilayah dan kurun waktu yang samax 100% Persentase KK dengan Akses Terhadap Fasilitas Sanitasi yang Layak=Jumlah KK dengan akses sanitasi aman, sanitasi layak sendiri, dan sanitasi layak bersamaJumlah KK di wilayah dan kurun waktu yang samax 100 Persentase KK dengan Akses Terhadap Fasilitas Sanitasi yang Aman=Jumlah KK dengan akses sanitasi amanJumlah KK di wilayah dan kurun waktu yang samax 100% |
| Rumus | $PersentaseKKSBS=JumlahKKdenganaksessanitasiaman,sanitasilayaksendiri,sanitasilayakbersama,dansanitasibelumlayakJumlahKKdiwilayahdankurunwaktuyangsamax100\%,PersentaseKKdenganAksesTerhadapFasilitasSanitasiyangLayak=JumlahKKdenganaksessanitasiaman,sanitasilayaksendiri,dansanitasilayakbersamaJumlahKKdiwilayahdankurunwaktuyangsamax100,PersentaseKKdenganAksesTerhadapFasilitasSanitasiyangAman=JumlahKKdenganaksessanitasiamanJumlahKKdiwilayahdankurunwaktuyangsamax100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | % |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Jumlah Kepala Keluarga dengan Akses terhadap Fasilitas Sanitasi |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 |