Detail Metadata Indikator Statistik
Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut menurut Kecamatan dan Puskesmas
| Nama Indikator | Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut menurut Kecamatan dan Puskesmas |
|---|---|
| Konsep | Pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah serangkaian tindakan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang diberikan kepada masyarakat untuk memelihara, meningkatkan, dan memulihkan kesehatan gigi dan mulut. Indikator ini mencakup jumlah atau cakupan pelayanan yang diberikan di wilayah kerja puskesmas, yang dapat diakses melalui kegiatan di fasilitas kesehatan maupun kegiatan lapangan. |
| Definisi | Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Setiap penyelenggaraan upaya kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan gigi dan mulut perorangan, keluarga, kelompok atau masyarakat secara paripurna, terpadu dan berkualitas. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang diberikan dapat berupa pemeriksaan, pengobatan, pencabutan gigi tetap/gigi sulung, penambalan tetap/sementara, perawatan pulpa, pembersihan karang gigi dan pembuatan gigi tiruan lepasan (Permenkes Nomor 89 tahun 2015 Tentang Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut). Tumpatan Gigi Tetap Jumlah tumpatan gigi tetap yang telah selesai dilakukan penambalan permanen dalam satu tahun Pencabutan Gigi Tetap Jumlah pencabutan gigi tetap yang dilakukan dalam satu tahun Jumlah kunjungan Jumlah kunjungan baru dan lama rawat jalan gigi dan mulut di puskesmas meliputi pemeriksaan, pengobatan dan perawatan gigi dan mulut dalam satu tahun Kasus dirujuk Jumlah kasus gigi dan mulut yang dikirim dari Puskesmas ke fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut dalam satu tahun. |
| Interpretasi | Nilai tinggi menunjukkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut telah menjangkau sebagian besar sasaran di wilayah tersebut, yang berpotensi menurunkan angka kejadian penyakit gigi dan mulut. Nilai rendah mengindikasikan perlunya peningkatan akses, sosialisasi, atau ketersediaan tenaga/layanan kesehatan gigi di puskesmas atau di luar gedung. Perbandingan antar kecamatan dan puskesmas dapat mengidentifikasi daerah dengan pelayanan rendah untuk dijadikan prioritas intervensi. Pemantauan dari waktu ke waktu membantu mengevaluasi program UKGS (Usaha Kesehatan Gigi Sekolah) maupun kegiatan pelayanan gigi masyarakat umum. |
| Metode Perhitungan | Rasio Gigi Tumpatan /Pencabutan Gigi Tetap=Jumlah gigi tetap yang ditambal atau ditumpat di suatu wilayah pada periode waktu tertentuJumlah gigi tetap yang dicabut pada wilayah dan periode waktu yang sama % Kasus Dirujuk=Jumlah kasus gigi dirujuk di suatu wilayah pada periode tertentu Jumlah seluruh kasus gigi pada wilayah dan periode waktu yang sama??100% |
| Rumus | $RasioGigiTumpatan/PencabutanGigiTetap=Jumlahgigitetapyangditambala\tau ditumpatdisuatuwilayahpadaperiodewaktutertentuJumlahgigitetapyangdicabutpadawilayahdanperiodewaktuyangsama,PersentaseKasusDirujuk=JumlahkasusgigidirujukdisuatuwilayahpadaperiodetertentuJumlahseluruhkasusgigipadawilayahdanperiodewaktuyangsama??100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | % |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 |