Detail Metadata Indikator Statistik
Penemuan Kasus Pneumonia Balita menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas
| Nama Indikator | Penemuan Kasus Pneumonia Balita menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas |
|---|---|
| Konsep | Indikator ini menggambarkan jumlah kasus pneumonia pada anak balita (usia 0–59 bulan) yang berhasil ditemukan dan tercatat melalui pelayanan kesehatan, baik di puskesmas maupun jejaringnya. Data disajikan berdasarkan jenis kelamin balita, wilayah kecamatan, dan puskesmas, sehingga dapat memantau distribusi penyakit dan kinerja deteksi dini di tingkat pelayanan kesehatan. |
| Definisi | Pneumonia Balita mengalami batuk dan atau kesukaran bernapas dan hasil perhitungan napas, usia 0-<2 bulan =60 kali/menit, usia 2-<12 bulan = 50 kali/menit, usia 12-59 bulan =40 kali/menit Pneumonia berat Tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam (TDDK) atau saturasi oksigen <90 Batuk bukan pneumonia Tidak ada TDDK dan tidak ada napas cepat Penemuan penderita Pneumonia Balita Balita dengan pneumonia yang ditemukan dan diberikan tatalaksana sesuai standar di sarana kesehatan di satu wilayah dalam waktu satu tahun Tatalaksana pneumonia Balita sesuai standar Balita dengan keluhan batuk dan atau kesukaran bernafas yang berkunjung ke sarana kesehatan diberikan tatalaksana standar dilakukan hitung napas/ melihat TDDK Perkiraan Pneumonia Balita Jumlah perkiraan Pneumonia Balita yang diperloleh dari penghitungan prevalensi Pneuomnia pada Balita terhadap jumlah seluruh Balita pada wilayah dan kurun waktu tertentu. Penghitungan berbeda untuk setiap provinsi, sesuai modeling hasil riskesdas 2013 yang dijustifikasi berdasarkan 3 faktor risiko yaitu BBLR, status gizi, dan status Imunisasi. Puskesmas yang melakukan tatalaksana standar minimal 60% Jumlah puskesmas yang melakukan tatalaksana standar terhadap minimal 60% balita yang berkunjung dengan keluhan batuk atau kesukaran bernapas. Misanya, jika di kabupaten/kota terdapat 10 puskesmas dan yang melaksanakan tatalaksana standar minimal 60% ada 5 puskesmas, maka jumlah puskesmas yang melakukan tatalaksana standar adalah 5 puskesmas |
| Interpretasi | Semakin tinggi angka penemuan kasus dapat menunjukkan: Kinerja deteksi dini dan pencatatan kasus pneumonia yang baik. Tingkat kesadaran masyarakat membawa anak berobat meningkat. Angka penemuan rendah bisa berarti: Akses pelayanan kesehatan kurang optimal. Kesadaran masyarakat rendah. Kemungkinan ada under-reporting (kasus tidak tercatat). Analisis menurut jenis kelamin membantu melihat perbedaan risiko atau perilaku pencarian pelayanan kesehatan antara anak laki-laki dan perempuan. Analisis menurut kecamatan dan puskesmas berguna untuk mengidentifikasi wilayah dengan beban kasus tinggi, sehingga bisa menjadi prioritas intervensi (misalnya peningkatan promosi kesehatan, pelatihan tenaga kesehatan, atau ketersediaan obat dan alat diagnostik). |
| Metode Perhitungan | Penemuan penderita pneumonia Balita = Jumlah penderita Pneumonia Balita yang ditangani dalam kurun waktu tertentuJumlah perkiraan penderita Pneumonia Balita di satu wilayah kerjapada kurun waktu tertentu×100% Persentase Balita yang diberikan tatalaksana standar = Jumlah Balita batuk dan atau kesukaran bernafas yang berkunjung ke sarana kesehatan yang dilakukan hitung napas/melihat TTDKJumlah kunjungan Balita dengan batuk dan atau kesukaran bernafas dalam kurun waktu tertentu×100% Persentase Puskesmas yang melakukan tatalaksana standar = Jumlah puskesmas yang melakukan tatalaksana standar minimal 60% Jumlah seluruh puskesmas di Kab/Kota tersebut pada tahun yang sama×100% |
| Rumus | $PenemuanpenderitapneumoniaBalita=JumlahpenderitaPneumoniaBalitayangditanganidalamkurunwaktutertentuJumlahperkiraanpenderitaPneumoniaBalitadisatuwilayahkerjapadakurunwaktutertentu×100\%,PersentaseBalitayangdiberikantatalaksanastandar=JumlahBalitabatukdana\tau kesukaranbernafasyangberkunjungkesaranakesehatanyangdilakukanhitungnapas/melihatTTDKJumlahkunjunganBalitadenganbatukdana\tau kesukaranbernafasdalamkurunwaktutertentu×100\%,PersentasePuskesmasyangmelakukantatalaksanastandar=Jumlahpuskesmasyangmelakukantatalaksanastandarminimal60\%JumlahseluruhpuskesmasdiKab/Kotatersebutpadatahunyangsama×100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | % |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Penemuan Kasus Pneumonia Balita |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 |